Kabar5News – Meta belum lama ini mengumumkan telah resmi mencabut fitur kecerdasan buatan (AI) di Instagram yang memungkinkan pengguna untuk menciptakan gambar baru dengan memanfaatkan foto pada akun IG lain sebagai referensi.
Keputusan dibuat tidak lama setelah fitur itu rilis yang berbarengan dengan mode AI pembuat gambar terbaru berupa Meta Muse Image.
Cara kerja fitur tersebut sebenarnya sangat simple sama seperti tools AI pada umumnya, saat membuat foto atau gambar. Hanya saja harus menyebut (tag) nama akun Instagram dalam kolom perintah (prompt).
Selanjutnya AI akan menggunakan atau memproses foto-foto publik dari akun yang mendapat tag untuk dibuatkan gambar baru. Tentu saja, hal itu bisa merugikan pihak lain.
Tidak butuh waktu lama, sejak awal proses peluncuran. Fitur AI tersebut langsung mendapat kritik tajam dari pengguna, karena berpotensi besar melanggar privasi maupun penyalahgunaan.
Bahkan, pengguna tidak mendapatkan notifikasi apapun saat foto atau gambar dipakai untuk membuat gambar AI.
Tanggapan Meta Terkait Fitur Instagram untuk Membuat Gambar AI
Pada unggahan blog resminya, Meta juga menyampaikan fitur tersebut tidak memenuhi harapan perusahaan secara keseluruhan.
“Tujuan kami adalah menyediakan alat kreatif yang bermanfaat dan memberi orang kendali atas apakah konten publik mereka dapat direferensikan dengan cara ini,” tulis Meta.
“Kami telah mendengar masukan bahwa fitur ini tidak mencapai sasaran, sehingga fitur tersebut tidak lagi tersedia,” imbuh Meta.
Tujuan Meta Membuat Fitur AI
Fitur tersebut awalnya dibuat untuk tujuan yang bermanfaat seperti membantu pengguna dalam mengkreasikan undangan acara, konsep desain kolaboratif, grafis personal yang menggunakan gambar orang sungguhan.
Alih-alih mempermudah urusan pengguna dalam karya-karya grafis maupun konten, justru fitur memicu kekhawatiran luas berupa semua akun Instagram publik mau tidak mau diikutsertakan secara otomatis.
Dengan kata lain, selama akun IG Anda tetap di setting publik, maka foto dan video yang diunggah berpeluang besar dipakai pengguna lain sebagai referensi membuat gambar AI.
Kelemahan Fitur Pakai Foto Instagram Publik untuk AI hingga Keputusan Pencabutan
Sebagai pihak pencetus fitur tersebut, Meta tidak merancang sistem untuk memberikan notifikasi pada pemilik akun saat kontennya dipakai.
Keputusan akhir dalam mencabut fitur muncul saat banyaknya sorotan terkait penyalahgunaan AI di media sosial.
Teknologi seperti itu sering disalahgunakan dalam membuat gambar palsu, bahkan gambar senonoh yang melibatkan tokoh publik perempuan.
Merangkum dari Puck News, Meta akhirnya menarik fitur tersebut pasca mendapat pantauan, kritik dari pengguna hingga sejumlah agensi bakat, termasuk Creative Artist Agency.












