Kabar5News – Kabar gembira bagi para calon pemudik yang berencana pulang kampung pada momen Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama sejumlah operator jalan tol telah menyiapkan strategi khusus untuk mengurai kemacetan.
Dua jalur, yakni Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan dan ruas baru di Tol Serang-Panimbang (Banten), dipastikan siap dibuka secara fungsional.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi mencapai puncaknya pada H-2 lebaran di pertengahan Maret 2026. Dengan dibukanya jalur fungsional ini, pemudik tidak hanya mendapatkan alternatif jalan baru, tetapi juga berkesempatan melintasi ruas-ruas tersebut secara gratis atau tanpa tarif tol.
Japek II Selatan: Jalur Alternatif Bandung ke Jakarta
Salah satu ruas yang paling dinantikan adalah Tol Japek II Selatan. Berdasarkan pengecekan terakhir oleh Korlantas Polri dan Polda Jawa Barat, ruas sepanjang kurang lebih 52 kilometer ini akan difungsikan untuk membantu kelancaran arus balik dari arah Bandung menuju Jakarta.
Jalur fungsional Japek II Selatan ini mencakup beberapa seksi mulai dari Seksi 6 (Kutanegara-Sadang) hingga Seksi 3 (Setu-Sukaragam). Pengendara dari arah Bandung bisa masuk melalui Gerbang Tol Sadang (Purwakarta) dan keluar di wilayah Bekasi, sehingga bisa langsung tersambung ke jaringan Tol JORR 2.
Pintu Tol Cikulur: Akses Baru Menuju Banten Selatan
Bergeser ke arah barat, para pemudik yang menuju wilayah Lebak dan Pandeglang juga akan dimanjakan dengan beroperasinya Tol Serang-Panimbang Seksi 2. Fokus utama pada mudik tahun ini adalah dibukanya akses hingga ke wilayah Cikulur dan Cileles.
Kehadiran Pintu Tol Cikulur ini menjadi angin segar bagi warga Banten Selatan. Jika sebelumnya pemudik harus keluar di Rangkasbitung dan terjebak kemacetan di jalan arteri kabupaten, kini perjalanan bisa diteruskan lebih jauh ke dalam hingga mendekati kawasan wisata Bayah dan daerah Lebak lainnya.
PT Wijaya Karya (WIKA) Serang Panimbang menargetkan pengoperasian satu arah (fungsional) untuk kendaraan Golongan I selama masa mudik Lebaran 2026. Kehadiran tol ini diperkirakan mampu memangkas waktu tempuh dari Serang menuju Banten Selatan hingga 45-60 menit dibandingkan jalur nasional yang kerap padat oleh aktivitas pasar tumpah.
Mengingat status jalur ini masih fungsional, para pemudik diimbau untuk memperhatikan beberapa hal penting:
• Beberapa titik di ruas fungsional mungkin belum memiliki penerangan jalan yang sempurna. Pastikan kondisi lampu kendaraan dalam keadaan prima.
• Batas kecepatan di jalur fungsional biasanya dibatasi antara 40-60 km/jam demi keamanan.
• Karena masih baru, fasilitas tempat istirahat (Rest Area) mungkin hanya tersedia secara temporer atau portabel. Pastikan bahan bakar dan saldo e-toll tetap mencukupi sebelum memasuki jalur ini.
Pemerintah menegaskan bahwa pembukaan ruas-ruas ini tetap bersifat situasional mengikuti diskresi Kepolisian di lapangan. Jika terjadi kepadatan luar biasa di jalur utama, maka pintu-pintu tol baru ini akan segera dibuka untuk mengurai kepadatan.












