Kabar5News – PT Nusantara Regas (NR) sukses menyelenggarakan Risk Culture Week 2025 pada 8–11 Desember 2025 di Kantor Pusat Nusantara Regas, Jakarta. Mengusung tema “Navigating Risk for Sustainable Future”, kegiatan ini menegaskan bahwa pertumbuhan berkelanjutan membutuhkan fondasi budaya sadar risiko yang kuat, tidak hanya berupa prosedur atau dokumen, tetapi tercermin dalam cara insan perusahaan bekerja, mengambil keputusan, dan saling mengingatkan dalam setiap proses bisnis.
Kegiatan ini dihadiri oleh segenap jajaran Komisaris dan Direksi PT Nusantara Regas. Hadir pula pimpinan PT Pertamina (Persero), di antaranya Direktur Manajemen Risiko Pertamina (Persero) Ahmad Siddik Badruddin, SVP Risk Strategy & Governance, Ahmad Maulana, SVP Project Risk Management Agung Eka Purnawan, SVP Operational Risk Management, Ibnu Suhartanto, bersama seluruh Risk Champion Team NR.

(Foto: Dokumentasi PT Pertamina Gas Negara PGN)
Direktur Manajemen Risiko PT Nusantara Regas, Ali Azmy, menyampaikan laporan pelaksanaan rangkaian Risk Culture Week 2025, yang meliputi penandatanganan Komitmen Direksi terhadap Manajemen Risiko, Sharing Knowledge terkait Risk on Climate Change, sosialisasi Pedoman Manajemen Risiko, Interactive Podcast “Risk On Air”, hingga closing session yang menghadirkan Yoris Sebastian dalam Business Canvas Model Workshop dan Dr. Waluyo untuk sesi berbagi pengetahuan terkait Governance, Risk, and Compliance (GRC) serta Anti Fraud. Seluruh perwira juga terlibat aktif dalam pembuatan video kreatif bertema risiko sebagai bagian dari upaya internalisasi budaya risiko yang lebih komunikatif dan engaging.

(Foto: Dokumentasi PT Pertamina Gas Negara PGN)
Pada kesempatan yang sama, NR memperkenalkan NR Risk Management Self Learning System, sebuah platform digital terintegrasi berbasis dashboard yang dirancang sebagai sarana internalisasi kebijakan, standar tata kelola, serta materi pelatihan manajemen risiko kepada seluruh perwira. Platform ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran berkelanjutan dan menjadi sarana knowledge management yang mendukung peningkatan pemahaman risiko secara menyeluruh dan konsisten.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Strategi Risiko dan Top Risk Perusahaan Tahun 2026 serta pemberian apresiasi kepada insan Perwira Nusantara Regas atas kontribusi proaktif dalam mendukung implementasi manajemen risiko di seluruh lini operasional.

(Foto: Dokumentasi PT Pertamina Gas Negara PGN)
Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Ahmad Siddik Badruddin, memberikan apresiasi atas inisiatif Nusantara Regas dalam membangun budaya sadar risiko secara komprehensif.
“Risk Culture Week 2025 yang diselenggarakan oleh NR merupakan inisiatif strategis dalam membangun budaya sadar risiko secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. Manajemen risiko tidak cukup hanya hadir dalam kebijakan atau sistem, tetapi harus benar-benar dihidupi dalam proses kerja dan pengambilan keputusan sehari-hari. Inisiatif ini menunjukkan komitmen kuat NR dalam menginternalisasikan prinsip-prinsip manajemen risiko ke seluruh lini organisasi, dan diharapkan dapat menjadi rujukan serta direplikasi oleh entitas Pertamina Group lainnya,” ujar Siddik.

Direktur Utama PT Nusantara Regas, Mohd. Iskandar Mirza, menegaskan bahwa penguatan manajemen risiko merupakan bagian penting dari strategi pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan.
“Penguatan manajemen risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pertumbuhan dan keberlanjutan Nusantara Regas. Dalam dinamika bisnis yang semakin kompleks, kemampuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko sejak dini menjadi kunci agar seluruh aktivitas operasional dapat berjalan secara aman, efektif, dan optimal,” jelas Mirza.

Ia menambahkan bahwa budaya sadar risiko harus tertanam sebagai perilaku bersama dalam keseharian insan perusahaan.
“Melalui Risk Culture Week 2025, kami ingin menegaskan bahwa budaya sadar risiko bukan sekadar kewajiban fungsi tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh perwira. Ketika kesadaran risiko tertanam dalam cara berpikir dan bekerja, pengambilan keputusan akan menjadi lebih terukur, kolaborasi lintas fungsi semakin kuat, dan ketahanan operasional perusahaan dapat terus terjaga,” tambahnya.
Melalui penyelenggaraan Risk Culture Week 2025, Nusantara Regas terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya sadar risiko, meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan, serta memastikan keberlanjutan operasional sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi Pertamina Group dan ketahanan energi nasional.

PT Nusantara Regas adalah afiliasi PT Pertamina (Persero) yang didirikan bersama PT Perusahaan Gas Negara, Tbk yang bertugas mengoperasikan Floating Storage & Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat di Perairan Teluk Jakarta dan Onshore Receiving Facilities Muara Karang, DKI Jakarta. Fasilitas ini menerima dan memproses LNG menjadi pasokan energi pembangkit listrik yang punya peran vital di Jakarta dan Jawa bagian barat.












