Kabar5News – Memperingati International Firefighters Day (IFFD), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Plaju terus menegaskan komitmen kesiapsiagaan sistem tanggap darurat aspek keselamatan dan pengendalian risiko di area kilang dan sekitarnya.
General Manager Kilang Plaju, Hermawan Budiantoro saat pembukaan IFFD 2025, menegaskan bahwa keselamatan adalah inti dari setiap proses bisnis. Kesiapsiagaan dibangun melalui kedisiplinan, keterlibatan penuh seluruh personel, dan komunikasi aktif dengan masyarakat sekitar. Budaya ini harus terus dijaga dan ditumbuhkan agar menjadi bagian tak terpisahkan dari cara kerja sehari-hari. (28/05).
“Keselamatan merupakan budaya yang harus hidup dalam keseharian, dan perlu melalui proses konsisten yang melibatkan semua pihak, dari personel operasional hingga masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sistem dan fasilitas tanggap darurat dalam kondisi ready to use untuk penanggulangan worst case scenario (single jeopardize). Adapun fasilitasi tanggap darurat utama dan pendukung yang dimiliki Kilang Pertamina Plaju antara lain fire truck, main fire pump, foam concentrate, fire extinguisher, FDGS (Flame & Gas Detection System), serta fire water system yang tersebar di area kilang.
Dukungan infrastruktur tersebut dilengkapi dengan keberadaan Kru Shift Fire Brigade bersertifikasi yang bertugas 24 jam serta Auxiliary Emergency Team (AET) dengan kompetensi minimal Fireman Level 1. Keberadaan kedua tim ini menjadi elemen penting dalam sistem penanggulangan darurat di lingkungan Kilang Plaju.
Rutin Latihan
Latihan rutin juga menjadi bagian penting dari strategi kesiapsiagaan. Seluruh personel menjalani Fire Ground Drill, Minor Emergency Drill, dan Major Emergency Drill yang dirancang berdasarkan simulasi kejadian rill.

Sebagai bagian dari komitmen menyeluruh terhadap HSSE (Health, Safety, Security, and Environment), Kilang Plaju juga terlibat aktif dalam kerja sama lintas wilayah melalui Mutual Agreement Emergency Preparedness and Response bersama Pertamina Group area Sumbagsel.
Kerja sama ini menjadi upaya memperkuat koordinasi dan efisiensi penanggulangan darurat lintas unit.
Edukasi dan Kampanye Kesadaran
Dalam rangka IFFD 2025, Kilang Plaju menggelar serangkaian kegiatan campaign edukatif yang menyasar internal dan eksternal perusahaan.
Kampanye ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang pentingnya kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran dan meningkatkan kesadaran risiko di setiap lapisan.
Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain adalah kampanye massif mengenai keadaan darurat, sosialisasi penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) bagi pekerja dan penghuni Komperta Plaju dan Sungai Gerong, serta kegiatan edukatif Fireman Goes to School ke sekolah-sekolah di area Ring I Perusahaan sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan.
Selain itu, kegiatan Fireman Kilang Roadshow diadakan di area kerja berisiko tinggi untuk memperkuat kesadaran pekerja terhadap potensi kebakaran dan upaya penanganannya.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pengendalian risiko dimulai dari pemahaman individu terhadap lingkungan kerjanya. Kegiatan IFFD turut akan menghadirkan sesi Sharing Session Fire Brigade bersama stakeholder dan Pertamina Group area Sumbagsel, guna membuka ruang pertukaran praktik terbaik serta memperkuat sinergi dalam upaya menghadirkan sistem tanggap darurat yang lebih efektif dan terintegrasi.
Melalui momentum IFFD 2025 ini, Kilang Plaju menegaskan langkah berkelanjutan untuk membangun lingkungan kerja yang aman, tanggap terhadap risiko, dan sadar terhadap pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan HSSE Excellence secara menyeluruh.
“Dengan semangat sinergi, kami memohon doa dan dukungan dari seluruh pihak, baik internal maupun eksternal, agar operasional kilang senantiasa berjalan aman, lancar, dan terlindungi dari segala potensi bahaya. Semoga komitmen kita bersama dalam menjaga keselamatan menjadi jalan menuju keberkahan dan keberlanjutan bagi seluruh insan dan lingkungan sekitar,” tutupnya.