Kabar5News – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berencana mendorong peningkatan jumlah konser K-Pop di Indonesia sebagai bagian dari kerja sama budaya dengan Korea Selatan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri, Sugiono, usai pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai bentuk kolaborasi, termasuk di sektor budaya populer.
Sugiono menyampaikan bahwa rencana penambahan konser K-Pop ini muncul sebagai respons terhadap tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap industri hiburan Korea Selatan.
“Presiden berencana meningkatkan jumlah konser bagi para pecinta K-Pop di Indonesia,” ujar Sugiono dalam diskusi di Kantor Staf Presiden, Jakarta.
Ia juga mengungkapkan fakta menarik terkait industri K-Pop, yakni adanya warga negara Indonesia yang berhasil menjadi bagian dari grup idola di Korea Selatan. Hal ini dinilai semakin memperkuat kedekatan budaya antara kedua negara.
Lebih lanjut, Sugiono menegaskan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo tidak hanya berfokus pada diplomasi tingkat tinggi, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.
“Setiap kunjungan diharapkan membawa dampak yang bisa langsung dirasakan rakyat, termasuk melalui kerja sama budaya seperti ini,” jelasnya.
Diketahui, pertemuan bilateral antara Prabowo dan Presiden Lee berlangsung di Istana Kepresidenan Korea Selatan, Cheong Wa Dae. Agenda tersebut diawali dengan upacara kenegaraan, dilanjutkan pertemuan resmi, hingga jamuan makan siang kenegaraan.
Dalam jamuan tersebut, turut hadir sosok idola K-Pop asal Indonesia, Carmen, yang merupakan anggota grup Hearts2Hearts. Kehadirannya menarik perhatian kedua kepala negara, yang kemudian mengabadikan momen bersama dengan pose khas finger heart.
Momentum ini dinilai sebagai simbol semakin eratnya hubungan budaya antara Indonesia dan Korea Selatan, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi industri hiburan internasional untuk berkembang di Indonesia.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap sektor ekonomi kreatif dan hiburan di Tanah Air dapat semakin berkembang, sekaligus memberikan pengalaman langsung bagi para penggemar K-Pop di Indonesia.











