Kabar5news
Selasa,13 Oktober , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Presiden Prabowo Targetkan 1.000 Desa Nelayan Beroperasi pada 2026, 5.000 Desa Hingga 2029

Presiden menegaskan pembangunan desa nelayan terpadu akan dipercepat sebagai langkah memperkuat ekonomi maritim dan meningkatkan kesejahteraan nelayan di berbagai daerah.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
26 Mei 2026
in NASIONAL
0
Presiden Prabowo Targetkan 1.000 Desa Nelayan Beroperasi pada 2026, 5.000 Desa Hingga 2029

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya saat menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026. Foto: @presidenrepublikindonesia

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor kelautan nasional melalui pembangunan desa nelayan terpadu di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah menargetkan sebanyak 1.000 desa nelayan mulai beroperasi pada 2026, sebagai bagian dari target besar 5.000 desa nelayan hingga 2029.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2).

RELATED POSTS

TNI Gagalkan Penyelundupan 5,2 Kilogram Sabu dari Malaysia di Sambas

Sekolah Advokasi Karang Taruna Nanggung Bekali Pemuda Hadapi Persoalan Sosial

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti kondisi nelayan yang selama ini dinilai belum mendapat perhatian optimal dari negara, terutama terkait kebutuhan dasar penunjang aktivitas melaut dan distribusi hasil tangkapan.

“Selama Republik Indonesia berdiri, nelayan-nelayan kita belum pernah dapat perhatian. Mereka kadang-kadang tidak bisa punya es, tidak ada pabrik es di desa mereka, sulit dapat solar, sulit akses ke pasar. Ini kita ubah,” ujar Prabowo.

Presiden menjelaskan, setiap desa nelayan nantinya akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti pabrik es, cold storage, dermaga, kapal, hingga kendaraan operasional. Infrastruktur tersebut disiapkan untuk memperkuat rantai distribusi hasil tangkapan sekaligus meningkatkan produktivitas nelayan.

Prabowo menegaskan program tersebut tidak dijalankan dalam bentuk bantuan cuma-cuma, melainkan dikelola melalui koperasi agar berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat pesisir.

“Ini bukan hand out, bukan bagi-bagi. Kita organisasi dalam koperasi, semua pengeluaran akan dibayar kembali ke bank dan ke pemerintah,” tegasnya.

Menurut Prabowo, pemerintah juga menyiapkan skema pembiayaan jangka panjang bagi para nelayan dengan tenor pengembalian lebih dari 10 tahun agar tidak membebani masyarakat.

Selain pembangunan desa nelayan, Presiden turut menyoroti percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di berbagai desa. Hingga kini, hampir 30.000 koperasi beserta gudang dilaporkan sedang dalam tahap pembentukan.

Setiap koperasi nantinya akan dilengkapi gudang logistik, cold storage, gerai kebutuhan pokok, klinik desa, farmasi murah, hingga layanan pembiayaan mikro berbunga ringan. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus menekan praktik rentenir di desa.

“Semua barang subsidi akan punya akses. Rakyat bisa dapat langsung, tidak ada penyelewengan dan tidak ada kebocoran,” kata Presiden.

Pendanaan program ini disebut bersumber dari optimalisasi dana desa yang telah berjalan selama satu dekade terakhir. Ke depan, penggunaan dana tersebut akan diarahkan lebih produktif agar memberi dampak nyata terhadap ekonomi masyarakat.

Program pembangunan desa nelayan ini menjadi bagian dari visi pemerintah untuk menjadikan sektor kelautan sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus mendorong kawasan pesisir menjadi pusat ekonomi baru yang modern, mandiri, dan berdaya saing.

Tags: berita indonesiadesa nelayanEkonomi MaritimIndonesia Economic Outlook 2026Kabar5NewsKoperasi Merah Putihnelayan indonesiaPembangunan DesaPrabowo Subianto
Previous Post

Selain Puncak, Ini 5 Tempat Wisata di Bogor yang Menarik untuk Dikunjungi saat Long Weekend

Next Post

Prabowo Tekankan Pentingnya Adaptasi TNI di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

TNI Gagalkan Penyelundupan 5,2 Kilogram Sabu dari Malaysia di Sambas

TNI Gagalkan Penyelundupan 5,2 Kilogram Sabu dari Malaysia di Sambas

by Fajar Novryanto
12 Oktober 2026
0

Kabar5News - TNI Angkatan Darat melalui Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu...

Sekolah Advokasi Karang Taruna Nanggung Bekali Pemuda Hadapi Persoalan Sosial

Sekolah Advokasi Karang Taruna Nanggung Bekali Pemuda Hadapi Persoalan Sosial

by Fajar Novryanto
11 Oktober 2026
0

Kabar5News - Puluhan pemuda dari berbagai desa di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mengikuti kegiatan Sekolah Advokasi yang diselenggarakan Karang Taruna...

Pertamina Dukung Kesiapan Safety Car MotoGP dengan Pasokan Pertamax Turbo

Pertamina Dukung Kesiapan Safety Car MotoGP dengan Pasokan Pertamax Turbo

by Fajar Novryanto
11 Oktober 2026
0

Kabar5News - Pertamina Patra Niaga menghadirkan fasilitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Modular dengan produk bahan bakar minyak (BBM)...

TNI Perkuat Akses Desa lewat Karya Bakti di Pandeglang

TNI Perkuat Akses Desa lewat Karya Bakti di Pandeglang

by Fajar Novryanto
10 Oktober 2026
0

Kabar5News - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menuntaskan program Karya Bakti Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten. Program...

TNI Sentuh Kebutuhan Warga Perbatasan, 1.000 Kacamata Dibagikan Gratis

TNI Sentuh Kebutuhan Warga Perbatasan, 1.000 Kacamata Dibagikan Gratis

by Fajar Novryanto
8 Oktober 2026
0

Kabar5News - Kehadiran TNI di wilayah perbatasan tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan negara. Di tengah masyarakat, TNI juga...

Next Post
Prabowo Tekankan Pentingnya Adaptasi TNI di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Prabowo Tekankan Pentingnya Adaptasi TNI di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Phil Collins Absen di Rock and Roll Hall of Fame 2026, Siapa Saja Musisi yang Pernah Masuk Nominasi?

Phil Collins Absen di Rock and Roll Hall of Fame 2026, Siapa Saja Musisi yang Pernah Masuk Nominasi?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Amsterdam Dalam Bayangan Badai

Amsterdam Dalam Bayangan Badai

13 Oktober 2026
TNI Gagalkan Penyelundupan 5,2 Kilogram Sabu dari Malaysia di Sambas

TNI Gagalkan Penyelundupan 5,2 Kilogram Sabu dari Malaysia di Sambas

12 Oktober 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In