Kabar5News – Nama Hokky Caraka menjadi perhatian publik sepak bola Indonesia setelah momen tak biasa dalam laga antara Persita Tangerang menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-22 Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (22/2/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Hokky yang berposisi sebagai penyerang harus menjalankan peran tak biasa sebagai kiper darurat setelah penjaga gawang utama Persita, Igor Rodrigues, menerima kartu merah pada masa injury time.
Keputusan itu diambil karena Persita telah menghabiskan seluruh jatah pergantian pemain. Pelatih Carlos Pena pun menunjuk Hokky Caraka untuk mengisi posisi penjaga gawang dalam situasi genting.
Profil Hokky Caraka
Hokky Caraka dikenal sebagai salah satu penyerang muda potensial Indonesia yang memiliki kecepatan, determinasi tinggi, dan naluri mencetak gol yang baik. Ia menjadi bagian penting dalam skuad Persita Tangerang dan terus menunjukkan perkembangan sebagai pemain muda.
Sebagai striker, Hokky dikenal memiliki semangat juang tinggi serta komitmen kuat terhadap tim. Karakter tersebut terlihat jelas ketika ia bersedia mengambil peran sebagai kiper darurat demi membantu timnya keluar dari situasi sulit.
Keputusan Hokky untuk berdiri di bawah mistar mencerminkan mentalitas profesional dan loyalitasnya sebagai pemain. Meski bukan posisi aslinya, ia tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab hingga pertandingan berakhir.
Kronologi Hokky Jadi Kiper Dadakan
Insiden bermula ketika kiper Persita, Igor Rodrigues, maju membantu serangan pada menit-menit akhir pertandingan. Namun, dalam situasi serangan balik, Igor melakukan pelanggaran terhadap pemain Persib, Beckham Putra, yang membuat wasit mengeluarkan kartu merah setelah meninjau VAR.
Kartu merah tersebut membuat Persita harus bermain dengan 10 pemain tanpa memiliki kiper pengganti. Dalam kondisi darurat, Hokky Caraka ditunjuk menjadi penjaga gawang.
Tanpa perlengkapan khusus, Hokky mengenakan jersey milik kiper cadangan, Kartika Ajie, bahkan sempat memakainya dalam kondisi terbalik sebelum akhirnya menggunakan rompi pembeda.
Meski berada di posisi yang tidak biasa, Hokky mampu menjalankan tugasnya hingga pertandingan berakhir. Persib tidak mampu memanfaatkan situasi tersebut untuk menambah gol.
Dedikasi dan Mentalitas Pemain Muda
Momen tersebut menjadi bukti dedikasi dan mentalitas kuat Hokky Caraka sebagai pemain profesional. Ia menunjukkan bahwa seorang pemain harus siap membantu tim dalam situasi apa pun.
Keberanian Hokky menjadi kiper dadakan memperlihatkan karakter dan loyalitasnya terhadap Persita Tangerang. Dengan usia yang masih muda, Hokky dinilai memiliki masa depan cerah dalam sepak bola Indonesia.
Momen langka tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Hokky Caraka bukan hanya penyerang berbakat, tetapi juga pemain dengan semangat juang tinggi dan komitmen penuh terhadap timnya.











