Kabar5News – Manchester United kembali menaruh kepercayaan pada sosok yang tak asing lagi bagi publik Old Trafford. Klub raksasa Liga Inggris tersebut secara resmi mengumumkan Michael Carrick sebagai pelatih kepala, menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Ruben Amorim.
Penunjukkan tersebut secara resmi diumumkan melalui laman resmi klub pada Rabu (14/1/2026) dini hari.
Dalam pernyataan resminya, Manchester United menyebut Carrick akan memimpin tim hingga akhir musim 2025/2026. Keputusan ini menandai kembalinya salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah modern klub ke kursi kepelatihan utama.
“Manchester United dengan sangat gembira mengumumkan Michael Carrick sebagai pelatih kepala hingga akhir musim 2025/2026,” tulis pernyataan resmi klub.
Selama menjalankan tugasnya, Carrick tidak bekerja sendiri. Ia akan didampingi oleh lima asisten pelatih berpengalaman, yakni Steve Holland, Jonathan Woodgate, Travis Binnion, Jonny Evans, dan Craig Mawson. Komposisi tim pelatih ini dinilai mencerminkan perpaduan antara pengalaman, pemahaman tentang klub, hingga pendekatan modern dalam dunia sepakbola.
Nama Michael Carrick memang sangat lekat dengan Manchester United. Semasa masih menjadi pemain, ia tampil dalam 464 pertandingan bersama Setan Merah dan menjadi bagian penting dari era kejayaan klub.
Perannya sebagai gelandang bertahan dikenal sangat vital dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
Selama berseragam Manchester United, Carrick mengoleksi sejumlah gelar prestisius. Ia juga meraih lima trofi Liga Inggris, satu gelar Liga Champions, Piala FA, dua Piala Liga Inggris, Liga Eropa, serta Piala Dunia Antarklub. Deretan prestasi tersebut menempatkannya sebagai salah satu pemain paling sukses dalam sejarah klub.
Usai gantung sepatu pada 2018, Carrick tak benar-benar meninggalkan Old Trafford. Ia bergabung ke jajaran staf pelatih Manchester United dan menjadi asisten pelatih di era Jose Mourinho serta Ole Gunnar Solskjaer. Carrick juga sempat menjabat sebagai pelatih karteker ketika Solskjaer meninggalkan jabatannya, menunjukkan kepercayaan manajemen terhadap kapasitas kepemimpinannya.
Selama dua setengah tahun, pengalaman kepelatihan Carrick berlanjut ketika ia menerima tantangan sebagai pelatih Middlesbrough pada Oktober 2022, serta dinilai berhasil membangun fondasi permainan yang solid dan menunjukkan kematangan sebagai pelatih kepala.
Direktur Sepak Bola Manchester United, Jason Wilcox, memberikan pujian terhadap penunjukkan Carrick. Menurutnya, Carrick merupakan sosok yang memahami karakter klub dan tuntutan untuk meraih kemenangan di level tertinggi.
“Michael adalah pelatih yang luar biasa dan tahu persis apa yang dibutuhkan untuk menang di Manchester United,” ujar Wilcox.
Penunjukkan Michael Carrick bukan sekadar solusi jangka pendek, melainkan bagian dari upaya Manchester United membangun stabilitas dan kesinambungan klub.
Dengan rekam jejak sebagai legenda, staf pelatih, dan pelatih kepala, Carrick diharapkan mampu membawa ketenangan sekaligus arah yang jelas bagi Setan Merah di tengah proses transisi menuju masa depan yang lebih kompetitif.












