Kabar5News – Artis Sandra Dewi tengah memperjuangkan aset-asetnya yang disita negara bisa segera dikembalikan. Sebagai imbas kasus korupsi pengelolaan timah dengan terdakwa Harvey Moeis.
Melalui gugatan yang dilayangkan Sandra Dewi di Pengadilan Negeri, Jakarta Pusat. Ia meminta harta miliknya yang tidak berkaitan kasus Harvey Moeis bisa kembali.
Ia berdalih bahwa, deretan harta bernilai fantastis yang kini disita penyidik, semua berasal dari kerja kerasnya sebagai artis, model, brand ambassador, hadiah dan lain-lain. Bukan pemberian Harvey Moeis, sehingga Sandra bersikeras harus segera kembali.
“Barang-barang itu merupakan hasil kerja keras saya sebagai artis, bukan dari hasil korupsi. Bahkan mobil yang disita itu hadiah ulang tahun, bukan pemberian Harvey,” ucap Sandra saat di Pengadilan.
Permohonan gugatan Sandra Dewi berkaitan dengan keberatan atas penyitaan hartanya tertuang dalam nomor perkara 7/PID.SUS/KEBERATAN/TPK/2025/PN.Jk.Pst, Kejaksaan Agung sebagai termohon. Hal tersebut juga disampaikan oleh Juru Bicara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Andri Saputra.
“Mengajukan keberatan aset yang disita dalam kasus Harvey Moeis yang diajukan oleh Sandra Dewi, Kartika Dewi, Raymon Gunawan, dan terdaftar dengan nomor 7/PID.SUS/KEBERATAN/TPK/2025/PN.Jk.Pst. Dimana yang bersangkutan meminta pengembalian aset yang dirampas negara,” ungkao Andi Saputra dihadapan awak media pada Senin, (20/10/2025).
Lebih lanjut Andi Saputra menjelaskan bahwa, Sandra Dewi telah mengklaim dirinya sudah beritikad baik serta mempunyai sejumlah harta hasil jerih payahnya sendiri, tanpa ada campur tangan suami.
“Pemohon mengklaim sebagai pihak ketiga beritikad baik dan aset diperoleh secara sah, baik itu didapat dari endorsement, pembelian pribadi dan hadiah,” kata Andi.
Aset Sandra Dewi yang Disita Imbas Kasus Korupsi Harvey Moeis
Sebagai artis papan atas Tanah Air, Sandra Dewi memiliki sejumlah aset yang bernilai besar, sehingga ia rela memperjuangkan supaya semua miliknya kembali lagi.
Aset yang kini tengah diperjuangkan meliputi mobil mewah (MINI Cooper S Countryman F60, Mercedes-Benz SLS AMG, Rolls-Royce Ghost Extended Wheelbase, Ferrari 458 Speciale), 141 perhiasan, logam mulia, 88 tas branded, rekening deposito senilai Rp 33 miliar, sejumlah tangan dan bangunan berkelas (dua bidang tanah serta bangunan di Kembangan, Jakarta Barat, tiga bidang tanah dan bangunan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dua unit kondominium Beverly di Kelapa Dua, Tangerang).
Terlepas dari deretan aset berharga yang dimiliki istri Harvey Moeis, publik penasaran dengan profil Sandra Dewi dan pekerjaannya sekarang.
Pekerjaan dan Profil Sandra Dewi
Berdasarkan penelusuran berbagai sumber, saat ini pekerjaan Sandra Dewi lebih fokus bisnis serta brand ambassador. Ia memiliki bisnis mentereng menjual perhiasaan dengan brand Sandra Dewi Gold.
Ia semakin melebarkan sayap bisnisnya dengan menekuni produk kosmetik bernama SAINT by Sandra.
Meskipun aktif sebagai pebisnis, ia diketahui masih menerima job brand ambassador seperti CIMB Niaga.
Maka tidak mengherankan, meskipun suami tengah berada di penjara. Ia masih aman meneruskan hidup bersama dua anaknya yang pintar dan lucu.
Selanjutnya, mengenai profil singkat istri Harvey Moeis ini. Sandra Dewi adalah artis, model dan selebgram asal Indonesia yang lahir pada 8 Agustus 1983 di Pangkal Pinang, Bangka Belitung.
Ia telah lulus mengenyam pendidikan di SMUK St.Yosef, Pangkal Pinang. Lalu, melanjutkan studi dan berhasil lulus dari London School of Public Relation Jakarta. Kemudian mengambil pendidikan S1 lagi, dengan studi komunikasi di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung dan dinyatakan lulus.
Awal karir sebagai bintang iklan dan melalui kontes kecantikan serta kontes pariwisata. Debut film pertama adalah Quickie Express (2007) yang mampu mengantarkan dirinya raih penghargaan Pendatang Baru Terbaik di Indonesia, Movie Awards 2008.
Ia juga berhasil membintangi beberapa judul sinetron seperti Cinta Indah, Bawang Merah Bawang Putih dan lain-lain.
Karirnya semakin bersinar setelah berhasil menyabet beberapa awards bergengsi contohnya Duta Anti Narkoba dari Presiden SBY tahun 2008, menjadi wakil Indonesia dalam project The Walt Disney Company pada tahun 2015.












