Kabar5News – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional setelah masuk dalam daftar 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia Tahun 2026 versi The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) yang berbasis di Yordania.
Dalam laporan tersebut, Prabowo menempati peringkat ke-15, yang menandai posisi penting Indonesia dalam peran strategis dunia Islam.
Masuknya Prabowo ke dalam jajaran tokoh Muslim paling berpengaruh tidak terlepas dari perannya sebagai kepala negara, di negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
Kepemimpinannya dinilai membawa arah baru dalam hubungan diplomatik dan pembangunan nasional yang berpijak pada nilai-nilai keislaman yang moderat, inklusif, dan menekankan pentingnya kesejahteraan rakyat.
RISSC menyoroti kepemimpinan Prabowo yang dimulai sejak Oktober 2024, dengan karakter tegas dan kharisma yang kuat dalam berpidato.
Lembaga tersebut juga menilai Prabowo sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat di tingkat pedesaan dan kelas pekerja, serta dikenal sebagai penunggang kuda ulung yang pernah mewakili Indonesia di kompetisi internasional.
Di kancah global, sikap Prabowo terhadap isu kemanusiaan, termasuk kecaman keras terhadap agresi Israel di Gaza dan dukungannya terhadap langkah hukum di Mahkamah Internasional (ICJ), disebut mencerminkan posisi Indonesia yang konsisten dalam memperjuangkan keadilan dan perdamaian dunia. Lantas, lembaga apakah RISSC itu? Berikut ulasannya.
Profil The Royal Islamic Strategi Studies Center (RISSC)
The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) merupakan sebuah lembaga penelitian independen yang berbasis di Amman, Yordania. RISSC berada dalam afiliasi dengan Royal Aal al‑Bayt Institute for Islamic Thought
Lembaga ini dikenal sebagai penyelenggara publikasi tahunan “The Muslim 500: The World’s 500 Most Influential Muslims”.
Didirikan pada tahun 2007, RISSC bertujuan memperkuat kajian strategis terkait umat Islam global yang meliputi bidang pemikiran, kepemimpinan, serta peran sosial-politik di dunia Islam dan internasional.
Setiap tahun, melalui publikasi The Muslim 500, RISSC menyoroti figur-figur muslim yang berpengaruh dalam lingkup global berdasarkan kriteria seperti kepemimpinan, pengaruh sosial, dan kontribusi kemanusiaan.
Dalam daftar terbarunya untuk tahun 2026, RISSC menempatkan Presiden Prabowo Subianto di peringkat ke-15 sebagai tokoh muslim paling berpengaruh di dunia.
Pencapaian ini menjadi sorotan penting, baik bagi Indonesia maupun dunia Islam.
Peringkat tersebut mencerminkan bahwa pengaruh Prabowo bukan hanya dalam politik nasional, tetapi juga di panggung global.
Alasan RISSC memilih Prabowo antara lain karena posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar, serta gaya kepemimpinan Prabowo yang menurut RISSC mencerminkan nilai moderasi, inklusivitas, dan keberpihakan pada kesejahteraan rakyat.
Lembaga itu mencatat aktivitas diplomasi Prabowo dalam isu kemanusiaan serta kesejahteraan sosial sebagai bagian dari pengaruhnya di dunia Islam dan internasional.
Pengakuan RISSC ini memberikan sinyal bahwa pengaruh seorang pemimpin muslim dapat diukur bukan hanya dari jabatan, tetapi juga dari keseriusan mengatasi tantangan global dan nasional secara terintegrasi.
Bagi Indonesia, posisi Prabowo dalam daftar RISSC memperkuat narasi bahwa negara ini mampu menjadi jembatan antara dunia Islam dan komunitas internasional.
Dengan latar belakang RISSC sebagai lembaga terkemuka di bidang studi Islam strategis, pencapaian Prabowo bisa dilihat sebagai hasil dari konsistensi kepemimpinan serta pengakuan internasional terhadap peran Indonesia.












