Kabar5News – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghabiskan momen pergantian tahun 2025 menuju 2026 dengan cara berbeda.
Alih-alih merayakan di pusat kota, Prabowo memilih hadir langsung di tengah warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Kunjungan tersebut berlangsung pada Rabu malam (31/12/2025), beberapa saat sebelum detik-detik Tahun Baru.
Presiden mendatangi Posko Pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru.
Saat tiba di lokasi, suasana posko tampak hangat. Sejumlah anak-anak pengungsi terlihat tengah mengikuti kegiatan nonton bareng film anak berjudul Jumbo yang diputar melalui layar elektronik yang terpasang di badan mobil operasional.
Anak-anak terlihat fokus menyaksikan film tersebut sambil menunggu kehadiran Kepala Negara.
Ketika Prabowo tiba bersama rombongan, ia langsung masuk ke area posko dan duduk bersama para pengungsi serta pejabat daerah.
Tanpa banyak protokoler, Presiden ikut menyaksikan film yang masih berlangsung.
Dalam momen tersebut, Prabowo duduk sejajar dengan sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Kehadiran para pejabat itu memperkuat kesan kebersamaan dan empati terhadap warga terdampak bencana.
Beberapa menit setelah rombongan tiba, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan menyampaikan laporan singkat di hadapan Presiden dan jajaran.
Dalam keterangannya, ia mengungkapkan bahwa bencana banjir bandang dan tanah longsor telah menyebabkan kerusakan signifikan di wilayah tersebut.
“Total ada 2.461 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor,” ujar Gus Irawan melalui pengeras suara.
Ia menambahkan, wilayah Desa Batu Hula merupakan salah satu lokasi terdampak paling parah.
Meski demikian, Gus Irawan menyampaikan apresiasi atas kerja sama berbagai pihak dalam proses penanganan bencana.
Ia menyebut warga sempat terisolasi selama dua hari, namun bantuan dari TNI, Polri, serta sejumlah korporasi yang menurunkan alat berat sangat membantu membuka akses dan mempercepat pemulihan.
Pemerintah daerah menargetkan para korban bencana dapat menempati hunian sementara sebelum Lebaran Idul Fitri 2026.
Kunjungan Presiden di malam Tahun Baru tersebut dinilai menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.












