Kabar5news
Kamis,5 Februari , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Undangan Prabowo untuk Putin: Begini Akar Sejarah Hubungan Indonesia–Rusia

Rizky SN by Rizky SN
11 Desember 2025
in NASIONAL
0
Undangan Prabowo untuk Putin: Begini Akar Sejarah Hubungan Indonesia–Rusia

Pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dan Vladimir Putin di Kremlin. Sumber Foto Instagram @prabowosubianto

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Pertemuan bilateral antara Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Moskow, pada Rabu (10/12/2025), menjadi salah satu momen penting dalam dinamika hubungan kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo secara langsung mengundang Putin untuk berkunjung ke Indonesia pada kesempatan mendatang. Dengan singkat namun tegas, Putin merespons, “Terima kasih, saya akan datang.”

RELATED POSTS

Keunggulan Rumah Beratap Genteng, Program Gentengisasi Prabowo untuk Indonesia ASRI

Perwira Pertamina Pimpin Tim Multinasional di Aljazair, Perkuat Peran Indonesia dalam Pengembangan Aset Migas Global

Undangan itu langsung disambut tawa ringan ketika Prabowo menambahkan bahwa Putin jangan hanya mengunjungi India, tetapi menyempatkan diri datang ke Indonesia pada tahun 2026 atau 2027.

Suasana yang cair itu menandai keakraban kedua pemimpin yang tengah membahas berbagai agenda strategis, termasuk tindak lanjut kerja sama industri dan teknologi antara perusahaan nasional Indonesia dan mitra dari Rusia.

Prabowo mengatakan bahwa pemerintah Indonesia sudah mempertemukan berbagai entitas strategis dari kedua negara, dan hasilnya menunjukkan respons positif yang berpotensi mempercepat proyek-proyek kerja sama.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas penerimaan hangat dari Putin, mengingat padatnya agenda pemimpin Rusia tersebut.

Di balik momen diplomatik yang terkesan singkat namun sarat makna ini, publik kembali mengingat betapa panjang dan dalamnya sejarah hubungan Indonesia–Rusia.

Undangan Prabowo dan respons Putin bukan sekadar gestur politik, tetapi refleksi dari relasi dua negara yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade.

Sejarah Hubungan Diplomatik Indonesia–Rusia: Dimulai Tahun 1950 dan Terus Menguat

Hubungan diplomatik Indonesia-Rusia memiliki akar sejarah yang kuat sejak era awal kemerdekaan.

Rusia pada masa itu masih bernama Uni Soviet adalah salah satu negara besar pertama yang secara aktif menjalin hubungan resmi dengan Indonesia.

Hubungan kedua negara dimulai secara formal pada 3 Februari 1950, hanya beberapa bulan setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia.

Sejak saat itu, hubungan bilateral Indonesia–Uni Soviet berkembang pesat, terutama selama era Presiden Soekarno.

  1. Masa Keemasan Era Soekarno

Di era 1950–1960-an, hubungan Indonesia dan Uni Soviet berada pada masa keemasan. Ada sejumlah tonggak sejarah penting yang memperkuat hubungan tersebut, antara lain:

  • Kerja Sama Militer dan Pertahanan

Uni Soviet memberikan dukungan besar kepada Indonesia melalui penyediaan alutsista, termasuk pesawat tempur MiG, kapal perang, kapal selam kelas Whiskey, dan berbagai peralatan strategis lainnya.

Kekuatan militer Indonesia pada era itu banyak bertumpu pada teknologi Soviet.

  • Dukungan Politik dan Diplomatik

Uni Soviet mendukung Indonesia dalam berbagai forum internasional, terutama pada isu anti-kolonialisme dan pembebasan wilayah Irian Barat.

  • Pembangunan Infrastruktur dan Teknologi

Uni Soviet turut membantu pembangunan beberapa proyek monumental seperti:

  • Gelora Bung Karno (GBK)
  • Hotel Indonesia
  • Pembangunan sejumlah fasilitas industri dan pendidikan

Kerja sama strategis ini membuat hubungan Indonesia–Uni Soviet tak hanya bersifat diplomatik tetapi juga ideologis dan teknologis.

 

  1. Hubungan Pasca Bubarnya Uni Soviet

Setelah Uni Soviet runtuh pada tahun 1991 dan Rusia menjadi negara penerusnya, hubungan kedua negara sempat merenggang karena situasi geopolitik global yang berubah.

Namun memasuki awal 2000-an, hubungan ini kembali stabil dan mendapatkan momentum baru.

Presiden Vladimir Putin dan Presiden Megawati Soekarnoputri menandatangani berbagai kesepakatan strategis pada awal dekade 2000, termasuk kerja sama pertahanan yang kembali menghangat.

Pada periode berikutnya, hubungan kedua negara berkembang dalam berbagai bidang:

  • Kerja Sama Pertahanan

Indonesia kembali mengandalkan sejumlah alutsista Rusia seperti Sukhoi Su-27 dan Su-30, Helikopter Mil Mi-17 dan Sistem persenjataan lainnya.

  • Kerja Sama Energi dan Pertambangan

Rusia menawarkan teknologi nuklir untuk energi, sementara beberapa perusahaan Rusia terlibat dalam sektor migas Indonesia.

  • Pendidikan dan Kebudayaan

Pertukaran mahasiswa dan kerja sama riset menjadi salah satu bidang yang terus tumbuh hingga hari ini. Ribuan mahasiswa Indonesia telah menempuh pendidikan di Rusia.

 

  1. Hubungan Indonesia–Rusia di Era Modern

Di era pemerintahan-pemerintahan setelahnya, termasuk masa Presiden Joko Widodo hingga transisi ke Presiden Prabowo Subianto, hubungan Indonesia–Rusia tetap terjaga dalam jalur pragmatis dan strategis.

Fokus kerja sama meliputi:

  • Pertahanan dan teknologi militer,
  • pangan dan energi,
  • industri strategis,
  • ekonomi digital,
  • ruang angkasa,
  • serta penanganan bencana dan teknologi mitigasi.

Pertemuan Prabowo–Putin tahun 2025 menjadi lanjutan dari kerja sama jangka panjang tersebut, sekaligus sinyal bahwa hubungan kedua negara masih dan akan terus relevan di masa depan.

 

Makna Strategis Undangan Prabowo untuk Putin

Undangan resmi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Vladimir Putin bukan sekadar gestur diplomatik.

Langkah ini memiliki makna strategis yang lebih dalam dan mencerminkan arah hubungan bilateral kedua negara ke depan.

Persetujuan Putin untuk datang ke Indonesia menunjukkan bahwa Moskow menempatkan Indonesia sebagai mitra yang signifikan di kawasan Asia Tenggara.

Ini bukan hanya tentang persahabatan antarpemimpin, tetapi juga sinyal bahwa Rusia melihat Indonesia sebagai negara yang memiliki pengaruh geopolitik penting di Asia.

Di sisi lain, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah Indonesia telah mempertemukan sejumlah pelaku industri nasional dengan mitra industri Rusia.

Hal ini menunjukkan bahwa undangan tersebut tidak hanya berbicara dalam tataran politik, tetapi juga membawa implikasi ekonomi dan teknologi yang besar.

Jika kunjungan Putin terealisasi, momentum politik tersebut berpotensi membuka jalan bagi kerja sama yang lebih luas dalam sektor pertahanan, energi, teknologi, hingga industri strategis lainnya.

Kunjungan kenegaraan semacam ini biasanya diiringi penandatanganan nota kesepahaman atau perjanjian baru yang dapat memperkuat fondasi kerja sama jangka panjang.

Lebih jauh, langkah Prabowo mengundang Putin mencerminkan konsistensi Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

Indonesia selalu menjaga hubungan yang seimbang dengan berbagai kekuatan besar dunia, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, Uni Eropa, hingga Rusia.

Dalam konteks global yang semakin kompetitif, hubungan yang harmonis dengan semua pihak menjadi aset strategis.

Kehadiran Putin di Indonesia nantinya dapat menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang mampu berdialog dengan semua pihak tanpa terjebak dalam blok politik tertentu, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai jembatan diplomasi di kawasan.

Tags: Berita Hari IniBerita UpdateDiplomasi IndonesiaHubungan BilateralHubungan DiplomatikIndonesia-RusiaIsu HangatPolitik InternasionalPrabowo-Putin
Previous Post

15 Prompt Gemini AI Foto Tema Natal Penuh Kehangatan dan Estetik

Next Post

Demokrasi Kerakyatan Sebagai Solusi Membangun Masyarakat yang Adil dan Sejahtera

Rizky SN

Rizky SN

Related Posts

Keunggulan Rumah Beratap Genteng, Program Gentengisasi Prabowo untuk Indonesia ASRI

Keunggulan Rumah Beratap Genteng, Program Gentengisasi Prabowo untuk Indonesia ASRI

by Fajar Novryanto
4 Februari 2026
0

Kabar5News - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong penggunaan genteng sebagai atap rumah di seluruh Indonesia. Kebijakan tersebut disampaikan dalam...

Perwira Pertamina Pimpin Tim Multinasional di Aljazair, Perkuat Peran Indonesia dalam Pengembangan Aset Migas Global

Perwira Pertamina Pimpin Tim Multinasional di Aljazair, Perkuat Peran Indonesia dalam Pengembangan Aset Migas Global

by Noni Devitasari Silaban
4 Februari 2026
0

Kabar5News– Komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional tidak hanya dijalankan di dalam negeri, tetapi juga melalui kiprah global di...

Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan

Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan

by Noni Devitasari Silaban
4 Februari 2026
0

Kabar5News – Di dunia migas, ketangguhan sebuah perusahaan tidak diuji saat semua berjalan lancar, melainkan saat krisis menghantam. Ketika pasokan...

PHE ONWJ Borong 7 Penghargaan Indonesia Green Awards 2026, Tegaskan Komitmen Inovasi Hijau dan Dampak Sosial

PHE ONWJ Borong 7 Penghargaan Indonesia Green Awards 2026, Tegaskan Komitmen Inovasi Hijau dan Dampak Sosial

by Noni Devitasari Silaban
4 Februari 2026
0

Kabar5News— PHE ONWJ kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan kontribusi sosial melalui capaian membanggakan pada Malam Penganugerahan Penghargaan Indonesia...

PHE WMO Berhasil Evakuasi Enam ABK KLM Sejarah Tirta Abadi yang Hampir Tenggelam di Perairan Gresik

PHE WMO Berhasil Evakuasi Enam ABK KLM Sejarah Tirta Abadi yang Hampir Tenggelam di Perairan Gresik

by Noni Devitasari Silaban
3 Februari 2026
0

Kabar5News - Kapal Offshore Supply Ship atau Kapal Suplai Lepas Pantai CB. Cast Marine 3 milik Pertamina PHE WMO berhasil...

Next Post
Demokrasi Kerakyatan Sebagai Solusi Membangun Masyarakat yang Adil dan Sejahtera

Demokrasi Kerakyatan Sebagai Solusi Membangun Masyarakat yang Adil dan Sejahtera

Siapa Jason Donovan Yusuf? Perenang Muda yang Lolos dari Debut ke Emas SEA Games

Siapa Jason Donovan Yusuf? Perenang Muda yang Lolos dari Debut ke Emas SEA Games

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Cara Upload Video Supaya Terbaca Algoritma TikTok

Cara Upload Video Supaya Terbaca Algoritma TikTok

4 Februari 2026
Keunggulan Rumah Beratap Genteng, Program Gentengisasi Prabowo untuk Indonesia ASRI

Keunggulan Rumah Beratap Genteng, Program Gentengisasi Prabowo untuk Indonesia ASRI

4 Februari 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In