Kabar5News – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Nikel Kolaka berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka mengadakan pelatihan inovasi produk Kain Mantik serta Tali Rajut untuk pelaku usaha, mikro, kecil, menengah (UMKM) yang berlokasi di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Pelatihan tersebut bertujuan untuk mengembangkan potensi kerajinan lokal, supaya punya daya saing tinggi di pasaran digital hingga nasional maupun global.
Kolaka Region, CSR dan ER Sub Division Head Unit PT ANTAM UBP Nikel Kolaka, Muhammad Rusdan, di Kolaka, Senin (15/6/2026), mengatakan bahwa pelatihan tersebut termasuk bagian program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi setempat.
“Pelatihan Kain Mantik dan Tali Rajut ini merupakan salah satu program CSR PT Antam untuk memberikan kesempatan kepada ibu-ibu yang memiliki minat di bidang menenun maupun merajut agar dapat meningkatkan kemampuan serta menghasilkan produk yang lebih inovatif,” ungkap Rusdan.
Rusdan menuturkan bahwa kegiatan tersebut penting dilakukan karena berpotensi besar untuk mengembangkan usaha dalam bidang kerajinan.
Semua itu bisa tercapai jika mendapat dukungan penuh berupa peningkatan kompetensi maupun inovasi produk yang terus dilakukan.
Lebih lanjut Rusdan menjelaskan bahwa pelatihan tersebut diselenggarakan selama kurang lebih tiga minggu. Setiap peserta nantinya memperoleh keterampilan mumpuni untuk bisa menciptakan peluang usaha berkelanjutan.
Hasil karya peserta nantinya akan dipromosikan melalui pameran yang diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan.
“Kami berharap dari proses pembelajaran ini lahir produk-produk yang lebih inovatif, kreatif, dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi untuk menembus pasar yang lebih luas,” tuturnya.
Dukungan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kolaka
Sinyal positif juga diberikan oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kolaka yang mendukung program CSR PT ANTAM terkait pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kaum perempuan yang berupa pengembangan keterampilan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT ANTAM yang terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi ibu-ibu di Kabupaten Kolaka. Pelatihan merajut dan pengembangan Kain Mantik ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan perusahaan dalam meningkatkan kreativitas masyarakat,” ujar Agus.
Selanjutnya, ia menuturkan bahwa kolaborasi antara Pemkab dan PT ANTAM bisa mendorong produk lokal supaya berdaya saing tinggi.
“Kami harap kegiatan ini terus berlanjut. Dan produk-produk yang kita latihkan ini bisa masuk di pasar-pasar,” kata Agus.
Sebagai tambahan informasi, peserta yang ikut pelatihan akan dibekali aneka materi. Mulai dari teknik pewarnaan alami, inovasi motif Kain Mantik, membuat produk tali rajut berupa tas, aksesori, dompet.
Program ini diikuti oleh 30 peserta yang diselenggarakan di Aula Gedung Huko-Huko, Kompleks PT ANTAM UBP Nikel Kolaka, di Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara.












