Kabar5News – Kondisi geopolitik global masih belum stabil, ditambah ketegangan antara Amerika Serikat, Israel dan Iran yang terus beradu senjata andalan berdampak pada sektor kehidupan, termasuk harga minyak dunia yang melambung serta akibat lainnya.
Kondisi tersebut membuat banyak orang mulai mengencangkan sabuk pengaman jika nanti dampak dari kondisi tersebut merembet ke sektor ekonomi maupun keuangan.
Persiapan menghadapi kondisi sulit bisa disiasati dengan memperbanyak koleksi instrumen investasi. Salah satunya emas yang masih menjadi primadona bagi banyak orang.
Namun, perlu diingat saat Anda memutuskan investasi emas perlu mempertimbangkan estimasi harga terkini, mendadak bisa turun atau melejit.
Harga Emas Terbaru April 2026
Menurut hasil rangkuman dari berbagai sumber, harga emas Antam terbaru pada 1 April 2026 masih bertengger di posisi atas. Naik drastis Rp 75.000 menjadi sekitar Rp 2,9 juta, sebagai penanda level tertinggi baru.
Kenaikan harga emas dipicu oleh ketidakpastian kondisi geopolitik Timur Tengah serta permintaan global yang semakin meningkat. Maka tidak mengherankan kalau instrumen investasi tersebut termasuk safe haven.
Berikut rincian singkat harga emas per 1 April 2026:
• Harga Emas Antam (1 gram)
Adanya kenaikan signifikan dari hari sebelumnya, sekarang harganya tembus Rp 2.902.000.
• Harga Emas Antam (0,5 gram)
Emas batangan ukuran tersebut estimasi harga mulai Rp 1.571.000 sampai Rp 1.501.000.
• Harga Buyback
Saat Anda ingin menjual kembali harganya sekitar Rp 2.746.800 hingga Rp 2.847.000 per gram.
• Harga Emas Perhiasan
Kategori emas perhiasan harganya sekitar Rp 2.278.000 per gram.
Karena harga masih melambung tinggi, Anda bisa mempertimbangkan instrumen investasi lain yang menawarkan imbal hasil tinggi.
Daftar Investasi Alternatif yang Mendapatkan Keuntungan tinggi selain emas
Ada beberapa pilihan instrument investasi lain yang tidak kalah untung dari emas Antam maupun perhiasan. Apa sajakah itu? Simak rincian singkat berikut ini.
• Saham
Membeli saham berarti membeli sebagian kepemilikan perusahaan. Potensi keuntungan berasal dari kenaikan harga saham (capital gain) dan pembagian laba perusahaan (dividen). Saham cocok untuk jangka panjang dengan potensi pertumbuhan signifikan.
• Aset Kripto (Cryptocurrency)
Investasi kripto seperti Bitcoin menawarkan volatilitas tinggi, yang berarti potensi keuntungan sangat besar dalam waktu singkat, namun risiko kerugiannya juga tinggi.
• Properti (Rumah/Tanah)
Properti menawarkan keuntungan ganda: kenaikan harga aset (capital appreciation) dan arus kas dari uang sewa (jika disewakan). Ini adalah investasi fisik yang cenderung tahan inflasi.
• Reksa Dana Saham
Cocok bagi pemula yang ingin profit tinggi tapi tidak punya waktu analisis. Dana dikelola manajer investasi profesional untuk ditempatkan pada saham-saham potensial.
• P2P (Peer-to-Peer) Lending
Platform digital yang mempertemukan pemberi pinjaman (investor) dengan peminjam. Imbal hasil sering kali lebih tinggi daripada instrumen perbankan, namun memiliki risiko gagal bayar.
Itulah beberapa alternatif investasi selain emas yang bisa mendatangkan profit besar. Meskipun begitu, tetap mempertimbangkan plus minusnya sebelum menjatuhkan pilihan.










