Kabar5News – Masalah berat badan seringkali menjadi momok bagi wanita maupun pria, selain mempengaruhi penampilan bisa berdampak pada kesehatan, hingga sparkling water seringkali menjadi pilihan untuk capai BB turun atau ideal.
Sparkling water atau air berkarbonasi tanpa gula sering dipilih untuk alternatif minuman sehat, menyegarkan daripada soda. Bahkan dipakai sebagai sarana menurunkan berat badan.
Suatu studi baru menunjukkan kalau minuman tersebut berpotensi besar menurunkan berat badan, tapi memang efeknya tidak terlalu besar.
Hasil Penelitian Terkait Sparkling Water untuk Menurunkan Berat Badan
Penelitian yang terkandung pada Jurnal BMJ Nutrition, Prevention dan Health mengemukakan bahwa sparkling water mempunyai kandungan Karbon Dioksida (CO2) yang bisa membantu penurunan berat badan.
Caranya dengan meningkatkan penyerapan glukosa serta metabolisme pada sel darah merah. Meskipun begitu, peneliti menyarankan bahwa Sparkling Water bukan satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan.
Manfaat Sparkling Water dari Hasil Studi
Manfaat air berkarbonasi tanpa tambahan gula maupun bahan lainnya sempat diteliti oleh ahli termasuk adanya proses hemodialisis.
Berdasarkan Women Health penelitian tersebut dikembangkan sesuai riset sebelumnya tentang proses hemodialisis yang diteliti oleh Akira Takahashi serta tim pada tahun 2004.
Ketika proses hemodialisis, karbon dioksida masuk dalam darah, yang mana mirip saat orang konsumsi minuman alkohol.
Sesuai penelitian tersebut maka para peneliti menduga kandungan CO2 pada sparkling water bisa bantu proses penyerapan gula, sehingga berat badan bisa turun.
Dalam pemaparannya, Takashi mengungkapkan kalau manfaat tersebut sebaiknya dipandang sebagai bagian pola hidup sehat keseluruhan.
Ia juga menambahkan bahwa sparkling water bukan menjadi patokan utama menurunkan BB. Pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur sebagai komponen utama dalam pengelolaan berat badan.
Selain mempengaruhi glukosa, peneliti tersebut mengungkapkan kalau sparkling water bisa memberi rasa kenyang yang lebih dari biasanya.
Hal seperti itu bisa terjadi karena gas yang dilepaskan pada area lambung mampu menyebabkan peregangan pada sisi bawah lambung. Sehingga memberi rasa kenyang serta meminimalkan lapar.
Pendapat senada juga diungkapkan oleh Emily Morse, NASM-CPT, Pelatih Gaya Hidup dan Penurunan Berat Badan yang mengatakan air berkarbonasi punya manfaat tapi kecil.












