Kabar5News – Komitmen Indonesia dalam mendukung misi kemanusiaan di Palestina kembali ditunjukkan melalui persiapan pengiriman tenaga kesehatan (Nakes) TNI Gelombang VII ke Gaza. Sebelum diberangkatkan ke daerah operasi, para personel terlebih dahulu mengikuti pembekalan intensif guna memastikan kesiapan mereka menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI) resmi membuka pembekalan bagi 25 personel tenaga kesehatan TNI yang akan bertugas memberikan pelayanan medis kepada masyarakat Palestina. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Agustus 2026.
Pembekalan tidak hanya difokuskan pada kemampuan medis, tetapi juga membekali personel dengan berbagai pengetahuan yang dibutuhkan selama menjalankan misi kemanusiaan di wilayah konflik.
Selama mengikuti pembekalan, para peserta menerima berbagai materi, mulai dari gambaran situasi dan kondisi daerah operasi, wawasan budaya masyarakat setempat, hingga pembekalan teknis di bidang kesehatan.
Selain itu, personel juga mendapatkan pelatihan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris agar komunikasi dengan masyarakat maupun tim internasional dapat berjalan lebih efektif selama menjalankan misi.
Wakil Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Dikdik Setiadi menegaskan bahwa seluruh peserta harus memanfaatkan pembekalan ini sebaik mungkin sebagai bekal sebelum diterjunkan ke lapangan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme, menjunjung tinggi identitas sebagai prajurit TNI, serta selalu mengutamakan faktor keamanan dan kewaspadaan selama bertugas di daerah operasi.
Pengiriman tenaga kesehatan ini menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam membantu masyarakat Palestina yang terdampak konflik, khususnya melalui layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan di Gaza.
Melalui pembekalan tersebut, PMPP TNI berharap seluruh personel memiliki kesiapan mental, teknis, dan operasional yang optimal sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal sekaligus membawa nama baik Indonesia dalam misi kemanusiaan di tingkat internasional.










