Kabar5News – Istilah Sinbiotik bisa jadi masih terdengar asing bagi sebagian orang. Namun tahukah Anda bahwa salah satu jenis nutrisi penting tersebut berperan penting bagi kesehatan pencernaan anak kini dan nanti.
Semakin sehat pencernaan, maka tubuh juga bertambah kuat, imun terjaga, nutrisi cepat terserap, mikrobiota baik tumbuh subur. Anak jadi tidak mudah sakit dan terhindar dari gangguan pencernaan.
Sinbiotik umumnya ditambahkan dalam susu formula yang disesuaikan dengan usia serta kebutuhan nutrisi anak.
Konsumsi rutin bisa menstimulasi perkembangan mikrobiota baik dalam pencernaan.
Lantas, apa itu sinbiotik? Bagaimana perannya untuk pencernaan anak? Simak ulasan selengkapnya dalam artikel ini.
Apa Itu Sinbiotik?
Istilah sinbiotik sebenarnya berasal dari dua pembentuk utama yaitu probiotik dan prebiotik.
Keduanya memiliki perbedaan mendasar
Prof. Yvan Vandenplas, MD, Ph.D, yang merupakan pakar gastroenterologi serta nutrisi anak dari University Hospital Brussels, Belgia, menyatakan bahwa probiotik termasuk mikroorganisme hidup, prebiotik tidak lain adalah makanannya.
“Probiotik adalah mikroorganisme hidup, sedangkan prebiotik merupakan makanan bagi mikroorganisme hidup tersebut,” kata Yvan dikutip dari Kompas.
Prebiotik sendiri diperoleh dari makanan yang kaya serat alami seperti buah, sayur, kacang, umbi. Selain itu, bisa juga diperoleh melalui nutrisi lain termasuk susu formula.
Sinbiotik termasuk kombinasi probiotik dan prebiotik dengan demikian menghadirkan bakteri baik sekaligus sumber makanan yang mendukung perkembangan bakteri tersebut pada saluran cerna.
Manfaat Sinbiotik untuk Kesehatan Pencernaan Anak
Kemunculan sinbiotik sebagai bentuk nutrisi penting bagi pencernaan anak bukan tanpa sebab.
Hal itu berawal dari pentingnya pembentukan mikrobiota saat periode awal kehidupan mereka.
Yvan menambahkan bahwa sejumlah penelitian memperlihatkan biotik bisa membantu perkembangan mikrobiota serta sistem kekebalan tubuh anak.
Selain baik bagi pencernaan anak, sinbiotik juga memberi manfaat tertentu terhadap kesehatan kulit seperti dermatitis atopik atau eksim.
“Yang telah ditunjukkan adalah bahwa pemberian sinbiotik dapat menurunkan kejadian dermatitis atopik, atau eksim,” jelasnya.
Lebih lanjut Yvan menjelaskan bahwa keseimbangan mikrobiota yang baik bisa menjaga kesehatan pencernaan dan mendukung perkembangan sistem imun.
Dengan terpenuhinya sinbiotik sesuai usia anak, akan berakibat positif bagi kesehatan kolonisasi bakteri baik pada fase awal kehidupan yang bisa berlangsung lebih panjang dari biasanya.
Sehingga kedepannya mampu memberikan manfaat penting yang berhubungan dengan imunitas, kesehatan metabolik, hingga kesehatan mental.











