Kabar5News – Honda Vario EVO 160 sukses membuat anak muda bergejolak untuk memilikinya. Baru saja rilis Juni 2025, tapi mampu meledakkan penjualan 15 hingga 20 persen.
Hal tersebut terjadi pada penjualan motor Honda di area Yogyakarta dan sekitarnya. Berbagai perubahan yang terjadi di dalamnya membuat Vario kelas 160cc ini diminati anak muda.
Sebagaimana diutarakan Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando saat ditemui awak media.
“Dengan motor yang baru, varian baru, tampilan baru, tenaga yang baru juga, dibandingkan motor Vario yang lama itu naiknya bisa 15 sampai 20 persen,” ungkap Julius dikutip dari Suara pada (17/8/2026).
Lantas, seperti apa spek, harga, keunggulan maupun kekurangannya yang membuat Vario keluaran terbaru ini dilirik anak muda? Simak ulasan singkatnya di sini.
Spesifikasi Utama Honda Vario EVO 160
Motor generasi terbaru skutik sporty 160cc dari PT Astra Honda Motor (AHM) ini membawa perubahan besar dalam spesifikasi utamanya. Berikut detailnya dilansir dari Astra Honda dan YouTube AutonetMagz:
1. Mesin
156,9 cc eSP+, 4-Katup, PGM-FI
2. Konsumsi BBM
Mencapai 46,7 – 46,9 km/liter berkat fitur Idling Stop System (ISS).
3. Kapasitas Bagasi
18 Liter (muat helm standar)
4. Fitur Standar
Full Digital Panel Meter, Honda Smart Key System (Keyless) dengan alarm, dan All LED Lighting System.
Harga Honda Vario EVO 160
Informasi terkait harga Honda Vario keluaran terbaru ini disesuaikan dengan tipe varian utamanya yang meluncur pada Juni 2026 lalu. Berikut rinciannya berdasarkan informasi dari Astra Honda:
1. CBS
Ciri khas berupa rem cakram depan, rem tromol belakang, fitur CBS standar. Tersedia aneka pilihan warna seperti glossy blue lime, glossy white red. Harga per unit sekitar Rp 28.525.000.
2. CBS Nitro
Karakteristiknya berupa varian CBS dengan kombinasi warna dan grafis striping lebih berani serta sporty. Ada pilihan warna menarik seperti nitro glossy grey lime, nitro matte black red. Harga Rp 28.775.000.
3. ABS
Ciri utamanya berupa rem cakram depan dan belakang, fitur keselamatan ABS. Motor punya berbagai warna menarik seperti ultimate glossy purple, ultimate matte black. Harga per unit Rp 31.406.000.
Keunggulan dan Kekurangan Honda Vario EVO 160
Honda Vario tipe EVO 160 mempunyai beberapa keunggulan menonjol seperti torsi mesin responsif, desain body agresif serta aerodinamis, dan banyak lagi lainnya.
Meskipun begitu, masih ada beberapa kekurangan ditemukan pada motor ini berupa kenaikan harga maupun bobot, kondisi suspensi belakang kaku, dan lainnya.
1. Keunggulan
• Torsi Lebih Gahar dan Responsif
Berkat optimalisasi pengapian dan mapping ECU baru, torsinya naik menjadi 14 Nm pada 6.500 rpm. Tarikan tengahnya terasa lebih padat untuk perkotaan.
• Desain Agresif dan Ada Aksen Karbon
Garis bodi dibuat lebih runcing ala airscoop pesawat jet. Dilengkapi detail forged carbon di panel dasbor dan body samping yang meningkatkan kesan premium.
• Ruang Kaki Lega
Sayap body samping dipangkas sehingga lutut pengendara tidak mudah mentok. Dek rata juga terasa lebih luas.
• Fitur Port USB Type-C
Menggantikan model USB lama, sehingga pengisian daya ponsel pintar menjadi jauh lebih cepat tanpa perlu adaptor tambahan.
• Gantungan Barang Praktis
Dilengkapi Pop-Up Center Hook yang bisa dilipat rata dengan bodi saat tidak dipakai.
• Konsumsi BBM Tetap Irit
Memakai mesin eSP+ 4 katup dengan fitur ISS, motor ini mencatatkan efisiensi hingga 46,7 km/liter.
Kekurangan
• Suspensi Belakang Kaku
Masih mengandalkan single shock (suspensi tunggal) berkarakter keras jika berkendara sendirian, walaupun cukup stabil untuk berboncengan.
• Jok Cenderung Keras
Karakter busa jok masih mirip generasi pendahulu, tapi masih kurang empuk untuk perjalanan jarak jauh.
• Bobot Naik dan Ground Clearance Turun
Bobotnya bertambah berat 1 kg (CBS 116 kg / ABS 118 kg). Jarak terendah ke tanah juga turun 2 mm (menjadi 138 mm) sehingga lebih rawan mentok saat melintasi polisi tidur.
• Speedometer Belum Berubah
Panel instrumen digital LCD masih menggunakan basis desain lama tanpa ada pembaruan visual yang keren.
• Harga Mahal
Mengalami kenaikan harga dibanding tipe reguler lama. Harga pada pasaran Indonesia dibanderol mulai Rp 28,52 juta hingga Rp 31,41 juta (OTR Jakarta).











