Kabar5News – Koperasi Pemilik Angkutan Masyarakat (Kopamas) Kota Bandung telah melakukan uji coba dua unit kendaraan listrik berupa angkot ramah lingkungan dilengkapi spesifikasi mumpuni, fifut canggih mendukung kenyamanan dan keamanan.
Langkah tersebut sebagai wujud nyata peremajaan angkot maupun mengukur respon masyarakat terkait ketersediaan angkutan umum berbasis listrik.
Ini merupakan angkot listrik pertama yang diuji coba di Kota Bandung dengan rute tertentu termasuk Terminal Ledeng – Bandara Husein Sastranegara. Dalam rangka berada di periode uji coba, seluruh biaya otomatis ditanggung Kopamas.
Armada angkot listrik memakai kendaraan hasil produksi PT Mobil Anak Bangsa (MAB), unitnya bernama Electric Mini Van Ecotrax.
Usut punya usut kendaraan tersebut bukan hanya canggih tetapi juga didesain tangguh yang mampu menghadapi tanjakan perkotaan maupun jalur ekstrem.
Electric Mini Van Ecotrax mempunyai fitur canggih maupun spesifikasi terbaik di kelasnya. Bukan sekedar angkot biasa tapi punya nilai lebih dari pendahulunya yang konvensional.
Spesifikasi dan Performa Utama Electric Mini Van Ecotrax
Ini merupakan kendaraan listrik komersil hasil produksi PT Mobil Anak Bangsa (MAB) yang sekarang diuji coba untuk angkot ramah lingkungan di Kota Bandung.
Uji coba tersebut sudah berlangsung sejak Agustus 2026. Spesifikasi maupun performa angkot cocok untuk dipakai di area perkotaan.
Angkot listrik tersebut mampu menjelajah sampai 300 kilometer dalam sekali pengisian baterai penuh. Mobil juga dibekali baterai kapasitas 50 kWh.
Mobil ini hanya membutuhkan waktu sekitar 25 menit untuk pengisian daya baterai dengan dukungan DC fast charger 120 kW.
Sementara itu, angkot ramah lingkungan ini mampu mengangkut 12 penumpang tidak boleh lebih.
Fitur Canggih Electric Mini Van Ecotrax
Sebagai kendaraan berbasis listrik modern, varian Ecotrax ini sudah mempunyai berbagai fasilitas penunjang pendukung kenyamanan yang sesuai standar.
Pihak pabrik telah menyematkan fitur berupa pendingin udara (AC) yang menyeluruh, kursi penumpang sangat empuk, memiliki mesin pembayaran non tunai (cashless), kamera pengawas CCTV.
Fitur tersebut sangat membantu penumpang dalam hal kenyamanan maupun keamanan yang tidak bisa ditemui pada angkot konvensional.











