Kabar5news
Rabu,25 Maret , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Kerusuhan Akhir Agustus Rugikan Banyak Pihak, Buruh: ‘Aksi Jangan Sampai Anarkis Lagi

Massa yang awalnya turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi dan membela kepentingan rakyat justru terlibat bentrokan dengan aparat keamanan serta merusak sejumlah fasilitas umum

Bima Putra Surya Pranata by Bima Putra Surya Pranata
10 Oktober 2025
in NASIONAL
0
Kerusuhan Akhir Agustus Rugikan Banyak Pihak, Buruh: ‘Aksi Jangan Sampai Anarkis Lagi
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Aksi demonstrasi besar yang berlangsung pada akhir Agustus lalu di berbagai wilayah Indonesia berujung pada kericuhan. Massa yang awalnya turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi dan membela kepentingan rakyat justru terlibat bentrokan dengan aparat keamanan serta merusak sejumlah fasilitas umum.

Kerusuhan tersebut menyebabkan kerusakan di berbagai titik, termasuk halte, kendaraan umum, dan gedung pemerintahan. Aktivitas masyarakat pun terganggu akibat penutupan sejumlah ruas jalan dan terhentinya layanan transportasi umum. Aparat keamanan menyatakan bahwa puluhan orang telah diamankan karena diduga menjadi provokator dalam insiden tersebut.

RELATED POSTS

Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok di Tengah Konflik Global

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Nabila, seorang buruh pabrik, menyampaikan pandangannya terkait demonstrasi tersebut. Ia menilai bahwa niat awal para demonstran sebenarnya baik, yaitu untuk membela kepentingan rakyat. Namun, aksi yang berujung ricuh justru mengaburkan pesan utama yang ingin disampaikan.

“Kalau tujuannya membela kemerdekaan bangsa dari pejabat yang egois dan nggak paham politik, itu sebenarnya bagus. Artinya masyarakat mulai berani bersuara. Tapi sistem politik kita sendiri kadang masih nggak jelas arahnya,” ujar Nabila saat diwawancarai Kabar5News, Kamis (10/10/2025).

Ia juga menyoroti minimnya pemahaman masyarakat tentang politik.

“Kalau ditanya ‘Apa sih politik itu?’ banyak yang belum benar-benar paham. Bahkan makna ‘suara rakyat’ pun masih belum jelas bagi sebagian orang,” lanjutnya.

Menurut Nabila, politik bukan hanya soal pemerintahan, tetapi juga mencakup dinamika di lingkungan lokal dan organisasi. Ia menyayangkan bahwa sebagian masyarakat belum memahami cara kerja pemerintahan secara menyeluruh.

“Politik itu luas banget. Nggak cuma soal pemerintahan, tapi juga bisa terjadi di lingkungan sekitar atau organisasi. Waktu itu kan yang dipermasalahkan soal politik pemerintahan. Tapi apakah mereka benar-benar paham bagaimana sistem itu berjalan?” katanya.

Nabila juga mengecam tindakan anarkis yang terjadi selama aksi, termasuk perusakan fasilitas umum. Menurutnya, aksi demonstrasi boleh-boleh saja asal tidak menganggu kepentingan umum dan merugikan banyak orang.

Ia menambahkan bahwa kerusakan tersebut berdampak langsung pada masyarakat dan menjadi beban negara.

Sementara itu, Rendi, seorang karyawan swasta di Jakarta, turut menyoroti dampak ekonomi dari kerusuhan tersebut. Ia menilai, tindakan anarkis telah menyimpang dari tujuan awal demonstrasi dan justru merugikan masyarakat.

“Aksi itu sudah keluar dari jalurnya. Kerusuhan dan perusakan fasilitas umum menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat,” ujar Rendi.

Ia menambahkan bahwa dampak kerusuhan sangat terasa di kalangan pekerja, terutama mereka yang bergantung pada transportasi umum. Ini mengakibatkan tersendatnya roda ekonomi karena banyak orang yang tidak bisa sehingga merugikan masyarakat.

Rendi berharap masyarakat lebih bijak dalam menyampaikan aspirasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Masyarakat harus lebih bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang ingin memecah belah atau mengambil keuntungan dari situasi. Aspirasi sebaiknya disampaikan dengan cara yang tepat dan sesuai aturan,” tegasnya.

Nabila Rendi berharap agar demonstrasi yang berujung ricuh tidak lagi terjadi di masa mendatang.

Tags: aksi massaBuruhDemontrasimasyarakat
Previous Post

Masyarakat Berharap Tak Ada Lagi Aksi Demonstrasi yang Berujung pada Kerusuhan

Next Post

Aksi Massa Diam

Bima Putra Surya Pranata

Bima Putra Surya Pranata

Related Posts

Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok di Tengah Konflik Global

Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok di Tengah Konflik Global

by Fajar Novryanto
25 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia akan tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan...

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

by Kurt Morrison
24 Maret 2026
0

Kabar5News - Dunia pertahanan Indonesia kembali mencatatkan babak baru. Posisi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI kini kembali diperkuat dengan kehadiran...

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

by Mera Puspita Sari
20 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) sampai sekolah online yang mulai berlaku April 2026. Kebijakan tersebut...

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

by Fajar Novryanto
19 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat terdampak bencana dengan tetap menjaga kearifan lokal. Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan...

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

by Fajar Novryanto
17 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah melakukan penataan ulang sistem pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menerbitkan aturan baru guna memperkuat birokrasi yang...

Next Post
Aksi Massa Diam

Aksi Massa Diam

Ini Konteks Kutipan “Aneh Suatu Negara Zonder (Tanpa) Tentara”, Oleh Jenderal Oerip Soemoharjo

Ini Konteks Kutipan "Aneh Suatu Negara Zonder (Tanpa) Tentara", Oleh Jenderal Oerip Soemoharjo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok di Tengah Konflik Global

Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok di Tengah Konflik Global

25 Maret 2026
Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

24 Maret 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In