Kabar5News – Setelah masa penantian selama 14 tahun, Timor Leste akhirnya resmi menjadi anggota ke-11 Association of South East Asian Nations (ASEAN).Keputusan ini menandai berakhirnya penantian sejak negara tersebut mengajukan permohonan keanggotaan formal sejak tahun 2011 lalu.
Keanggotaan penuh ini secara simbolis melengkapi peta geopolitik Asia Tenggara, memastikan bahwa semua negara di kawasan ini terintegrasi dalam wadah kerjasama utama di tingkat regional.
Penerimaan Timor Leste ini dilakukan setelah melalui proses asesmen dan studi kelayakan yang ketat, terutama menyangkut kesiapan kapasitas ekonomi, sosial, dan kelembagaan negara tersebut Mengingat sebelumnya Timor Leste telah memperoleh status sebagai Pengamat (Observer) pada KTT ASEAN tahun 2022. Sebuah tahapan krusial dalam perjalanan menuju keanggotaan penuh.
Dengan menyerahkan instrumen aksesi terhadap Piagam ASEAN dan Traktat Zona Bebas Senjata Nuklir (SEANWFZ), Timor Leste secara resmi memasuki rumah besar Asia Tenggara, berkomitmen untuk mengikuti seluruh mekanisme ASEAN termasuk forum ekonomi, politik, keamanan, dan sosial budaya.
Dampak Keanggotaan Timor Leste bagi Indonesia
Keanggotaan Timor Leste sebagai anggota ASEAN membawa implikasi strategis yang cukup signifikan bagi Indonesia. Mengingat kedekatan historis maupun georafis kedua negara. Berikut ini adalah dampaknya :
1. Penguatan Stabilitas dan Hubungan Bilateral
Secara politik dan keamanan, masuknya Timor Leste ke ASEAN dapat memperkuat stabilitas di wilayah perbatasan. Timor Leste dalam kerangka kerja keamanan regional ASEAN akan mempermudah koordinasi dalam mengatasi isu-isu lintas batas, seperti kejahatan transnasional dan pengelolaan perbatasan. Bagi Indonesia sendiri, hal ini memperkuat posisinya sebagai negara yang mendukung prinsip inklusivitas dan perdamaian, mengukuhkan peran sentralnya di ASEAN.
2. Peluang Ekonomi dan Investasi
Di Bidang ekonomi, membuka akses pasar bebas ASEAN bagi Timor Leste, yang secara otomatis juga memberikan peluang baru bagi Indonesia. Sebagai negara tetangga terdekat, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan investasi di Timor Leste, terutama pada sektor-sektor yang dibutuhkan seperti, infrastruktur, pangan, dan pertanian. Perjanjian perdagangan dan kerjasama ekonomi dapat diperluas, berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia, khususnya NTT. Selain itu, Indonesia dapat mengambil peran dalam program capacity building untuk membantu Timor Leste memenuhi standar dan komitmen ASEAN.
3. Peningkatan Peran Diplomasi Indonesia
Dukungan penuh Indonesia terhadap keanggotaan Timor Leste sebagai anggota ASEAN dapat meningkatkan kredibilitas dan pengaruh diplomasi di kawasan. Hal tersebut menunjukkan kepemimpinan Indonesia dalam mendorong integrasi kawasan yang inklusif juga memperkuat pandangan positif terhadap Indonesia sebagai mediator dan aktor kunci yang peduli terhadap kemajuan kolektif kawasan Asia Tenggara.












