Kabar5News – Orang tua sebaiknya waspada terhadap buah hati tercinta. Jika anak seolah terlihat baik-baik saja dari luar, namun sering juga melihat dia tiba-tiba merenung, mudah menyerah maupun ada khawatir saat melakukan suatu hal.
Maka, itulah sebagian karakteristik anak generasi strawberry. Apa sih sebenarnya yang dimaksud generasi tersebut?
Ada beberapa pandangan menurut para ahli, ycabfoundation.org menyebutkan bahwa istilah ini muncul pertama kali di Taiwan pada tahun 1980-an.
Generasi tersebut dianggap seperti strawberry yang tampak bagus di luar, namun mudah memar.
Jika diartikan secara luas yaitu seseorang cenderung menyerah dalam menghadapi tekanan sosial.
Kepala Pusat Penguatan Karakter, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Rusprita Putri Utami, SE, MA, menyatakan bahwa anak-anak generasi Z dan generasi Alpha termasuk generasi stroberi.
“Jadi disampaikan bahwa memang anak-anak Gen Z ini karakternya seperti stroberi, kelihatan keren dari luar gitu ya, tapi sebenarnya sangat rapuh. Jadi pada saat menghadapi tantangan, masalah, mereka cenderung cepat putus asa,” tuturnya saat break session konferensi Internasional Literasi Keagamaan Lintas Budaya 2025 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (12/11/2025), dikutip dari detik.
Penyebab Anak Jadi Generasi Strawberry
Lebih lanjut, Rusprita menjelaskan bahwa karakteristik anak yang terlihat keren di luar tapi rapuh di dalam. Sedikit banyak dipengaruhi pola asuh sehari-hari.
Yang mana, banyak sekali orang tua melampaui batas kasih sayang pada anak hingga mengarah pada over protective.
Pola tersebut berangkat dari harapan besar orang tua, supaya semua hal hidup seorang anak dapat berjalan baik-baik saja. Kenyataannya hidup ini tidak selalu berjalan mulus.
Dengan demikian pola asuh tersebut cenderung membuat anak seperti hidup dalam bubble.
Tipe pengasuhan tersebut akan menjadikan anak tidak kenal keberagaman hingga tantangan.
Dampak paling fatal menurut Rusprita, anak jadi mudah sekali putus asa ketika menghadapi masalah. Entah berada di level mudah, sedang sampai sulit sekalipun.
Ciri Umum Generasi Strawberry
Menurut pendapat Prof. Rhenald Kasali dalam bukunya berjudul Strawberry Generation, melansir dari Tempo, mendeskripsikan generasi tersebut sebagai kelompok yang punya ide brilian, kreativitas tinggi.
Tapi mereka sering memunculkan sikap mudah menyerah, mudah terluka, lamban, pesimis tentang masa depan, rentan kritik dan egois.
Rhenald Kasali juga menambahkan contoh nyata generasi strawberry saat menggunakan media sosial.
Mereka aktif membagikan konten kreatif, tapi juga sering mencurahkan kesedihan, kecemasan dan stres hingga jadi konsumsi publik.
Selain itu, generasi tersebut dianggap sebagai sosok yang kurang tahan banting di dunia kerja. Kalau mendapatkan tekanan selalu mengutamakan healing.












