Kabar5news
Minggu,30 Agustus , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home IPTEK

Gempa M 7,6 Sulut-Malut, Bukti Nyata Ancaman Megathrust di Cincin Api

Gempa yang berpusat di laut, tepatnya 129 km arah tenggara Bitung pada kedalaman 33–62 km ini, menjadi tanda peringatan bagi Indonesia

Kurt Morrison by Kurt Morrison
4 April 2026
in IPTEK
0
Gempa M 7,6 Sulut-Malut, Bukti Nyata Ancaman Megathrust di Cincin Api

Peta Zona Megathrust Indonesia. Foto: Kementreian PUPR

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Masyarakat di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara dikejutkan oleh guncangan hebat pada Kamis (2/4/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa berkekuatan Magnitudo 7,6 telah mengguncang kawasan tersebut, memicu alarm peringatan dini tsunami dan kepanikan massal di beberapa titik pesisir.

Gempa yang berpusat di laut, tepatnya 129 km arah tenggara Bitung pada kedalaman 33–62 km ini, menjadi tanda peringatan bagi Indonesia akan posisinya yang berada di atas “lingkaran merah” bencana tektonik.

RELATED POSTS

Viral! Matahari Merah di Palangka Raya, Dampak Lain di Balik Fenomena Karhutla

Huawei Pura 90s Pro Series Siap Meluncur, Intip Spesifikasi, Harga, Plus dan Minusnya

​Fenomena Megathrust dan “Double Subduction”
​Secara teknis, BMKG menyebutkan bahwa gempa ini merupakan kategori gempa megathrust. Istilah megathrust merujuk pada zona subduksi, di mana lempeng samudera menghujam ke bawah lempeng benua. Ketika tekanan di zona ini sudah mencapai titik jenuh dan terlepas secara tiba-tiba, energi yang dihasilkan sangat besar dan mampu menggerakkan kolom air laut, yang berisiko memicu tsunami.

Namun, yang membuat wilayah Sulawesi Utara dan Laut Maluku unik sekaligus berbahaya adalah fenomena Double Subduction (subduksi ganda). Di wilayah ini, terdapat dua lempeng yang saling menekan dari arah berlawanan, yaitu Lempeng Sangihe dan Lempeng Halmahera. Pertemuan dua lempeng ini menciptakan aktivitas seismik yang sangat tinggi dan kompleks, menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu laboratorium tektonik paling aktif di dunia.

Indonesia juga berada pada zona lebih dari 14 zona megathrust aktif. Letak geografis kita yang berada di jalur Ring of Fire (Cincin Api Pasifik) memastikan bahwa gempa bumi bukanlah peristiwa “jika”, melainkan “kapan”.

Jalur ini merupakan rangkaian gunung berapi dan patahan aktif yang melingkari Samudera Pasifik, di mana lebih dari 90% gempa bumi di dunia terjadi di sepanjang jalur ini.

Kejadian di Sulawesi Utara dan Maluku Utara yang baru lalu membuktikan bahwa mitigasi struktural dan non-struktural adalah harga mati. Meski peringatan dini tsunami akhirnya dinyatakan berakhir oleh BMKG beberapa jam setelah kejadian, dampak kerusakan pada bangunan di Manado dan Ternate menjadi bukti bahwa kesiapsiagaan bangunan tahan gempa masih menjadi tantangan besar.

​Kepala BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak terbuai oleh masa tenang. “Kita hidup di zona yang dinamis secara tektonik. Literasi mengenai jalur evakuasi dan pemahaman akan potensi megathrust harus menjadi pengetahuan dasar setiap warga, terutama di wilayah pesisir,” ujarnya dalam konferensi pers.

Pemerintah pusat melalui instruksi Presiden juga telah menekankan percepatan evakuasi dan perbaikan infrastruktur vital yang terdampak. Namun, di atas segalanya, kesadaran kolektif bahwa kita hidup berdampingan dengan potensi bencana adalah kunci utama untuk meminimalisir korban jiwa di masa depan.

Indonesia boleh jadi berada di lokasi yang rawan, namun dengan teknologi peringatan dini yang semakin presisi dan masyarakat yang tanggap bencana, kita bisa beradaptasi di tengah lingkaran api ini.

Tags: Cincin ApigempaGempa MalutGempa SulutMegathrustRing of FireTsunami
Previous Post

Mengapa Wanita India Sangat Terobsesi dengan Emas, Tradisi atau Ada Alasan Lainnya?

Next Post

Debut Perdana “Tim Nas” di Piala Dunia 1938

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Viral! Matahari Merah di Palangka Raya, Dampak Lain di Balik Fenomena Karhutla

Viral! Matahari Merah di Palangka Raya, Dampak Lain di Balik Fenomena Karhutla

by Fajar Novryanto
24 Agustus 2026
0

Kabar5News - Langit Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sempat menyajikan pemandangan tidak biasa pada Kamis (20/8). Matahari terlihat berwarna merah pekat...

Huawei Pura 90s Pro Series Siap Meluncur, Intip Spesifikasi, Harga, Plus dan Minusnya

Huawei Pura 90s Pro Series Siap Meluncur, Intip Spesifikasi, Harga, Plus dan Minusnya

by Fajar Novryanto
20 Agustus 2026
0

Kabar5News - Persaingan smartphone flagship kini tidak hanya soal chipset dan layar, tetapi juga kemampuan kamera serta fitur kecerdasan buatan....

Diyakini Sebagai Mata Kedua, AI Memberi Manfaat Lebih untuk Tenaga Kesehatan

Diyakini Sebagai Mata Kedua, AI Memberi Manfaat Lebih untuk Tenaga Kesehatan

by Mera Puspita Sari
20 Agustus 2026
0

Kabar5News - Teknologi kecerdasan buatan (AI) bukan hanya dipakai sebagai sarana pendukung bagi tenaga kesehatan. Namun, menyimpan banyak manfaat dalam...

Jangan Cuma Dipakai Chat, Ini 7 Fitur Android yang Jarang Dimanfaatkan

Jangan Cuma Dipakai Chat, Ini 7 Fitur Android yang Jarang Dimanfaatkan

by Fajar Novryanto
19 Agustus 2026
0

Kabar5News - Sebagian besar pengguna Android mungkin memanfaatkan ponsel untuk kebutuhan sehari-hari seperti berkomunikasi, berselancar di media sosial, mengambil foto,...

YouTube Membuat Aturan Baru Views, Begini Ketentuannya

YouTube Membuat Aturan Baru Views, Begini Ketentuannya

by Mera Puspita Sari
19 Agustus 2026
0

Kabar5News - YouTuber kembali membuat aturan baru, kali ini berkaitan dengan views atau jumlah penayangan video dari setiap kreator konten...

Next Post
Debut Perdana “Tim Nas” di Piala Dunia 1938

Debut Perdana “Tim Nas” di Piala Dunia 1938

Mengenal Sosok Bupati Lebak, Raden Karta Natanagara dalam Novel Max Havelaar

Mengenal Sosok Bupati Lebak, Raden Karta Natanagara dalam Novel Max Havelaar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Wafat Usia 71 Tahun, Ini Profil dan Perjalanan Karir Topan Srimulat Komedian Ketoprak Humor

Wafat Usia 71 Tahun, Ini Profil dan Perjalanan Karir Topan Srimulat Komedian Ketoprak Humor

28 Agustus 2026
Tiga Jet Tempur F-16 Wara-wiri di Langit Jakarta, TNI AU Ungkap Alasan Penerbangannya

Tiga Jet Tempur F-16 Wara-wiri di Langit Jakarta, TNI AU Ungkap Alasan Penerbangannya

28 Agustus 2026
  • 636 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In