Kabar5news
Rabu,9 September , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Bukan Cuma Ikan Sapu-Sapu, Berikut adalah Ikan-ikan Invansif. Yang Terakhir Banyak yang Terkecoh

Ikan invansif lainnya yang juga mengancam biodiversitas ikan air tawar asli Indonesia

Kurt Morrison by Kurt Morrison
17 April 2026
in HIBURAN
0
Bukan Cuma Ikan Sapu-Sapu, Berikut adalah Ikan-ikan Invansif. Yang Terakhir Banyak yang Terkecoh

Ikan sapu-sapu. Foto: Shutterstock

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Belakangan ini ikan sapu-sapu menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial dan portal berita. Fenomena meledaknya populasi ikan ini di sungai besar seperti Ciliwung, mulai menarik perhatian masyarakat, bahkan terkini Pemda DKI.

Ikan sapu-sapu bukanlah ikan asli Indonesia, habitat asli adalah di sungai Amazon, Amerika Selatan. Mereka penyintas yang luar biasa; mampu hidup di air dengan kadar polusi tinggi yang tidak bisa ditinggali ikan asli.

RELATED POSTS

“The Wizard of Oz” Film Klasik dengan Dunia Fantasi yang Ikonik

Warga Rusun 609, Film Horor Komedi dengan Teror dari Kamar 609

​Permasalahannya adalah dampak dari tidak terkendalinya populasi sapu-sapu sangat masif, mereka merusak konstruksi tanggul sungai dengan membuat lubang sarang, memakan telur ikan asli sungai, hingga mendominasi sumber daya makanan di dasar air.

Tidak hanya ikan sapu-sapu, ada ikan invansif lainnya yang juga mengancam biodiversitas ikan air tawar asli Indonesia:

1. Ikan Red Devil

​

Sesuai namanya, ikan asal Amerika Tengah ini menjadi momok menakutkan di Waduk Sermo, Danau Toba, hingga Danau Sentani. Dengan warna oranye kemerahan yang mencolok, ikan ini memiliki sifat sangat teritorial dan agresif.

Mereka menyerang secara kelompok, memakan telur ikan asli, dan bersaing ketat dalam mencari makanan, menyebabkan populasi ikan lokal seperti nilem atau tawes menurun drastis.

​2. Aligator Gar

​

Ikan purba ini berasal dari wilayah Amerika Utara dan Tengah, terutama di lembah Sungai Mississippi hingga Meksiko. Memiliki moncong panjang dengan barisan gigi tajam menyerupai buaya, Aligator Gar adalah predator puncak yang bisa tumbuh hingga panjang 3 meter dengan berat ratusan kilogram.

Di alam liar Indonesia, mereka tidak memiliki predator alami. Sebagai karnivora puncak, satu ekor Aligator Gar dapat menghabiskan stok ikan lokal di satu kolam atau aliran sungai dalam waktu singkat, merusak rantai makanan secara permanen.

​3. Peacock Bass

​

Berasal dari lembah Sungai Amazon di Amerika Selatan, ikan ini sangat populer di kalangan pemancing sport fishing karena agresivitasnya. Namun, di balik keindahannya, Peacock Bass adalah mesin pemburu yang sangat efisien yang telah menyebar di berbagai waduk di Jawa dan Sumatra.

Dikenal sangat lincah dan rakus. Kehadirannya sering kali menggeser peran predator lokal seperti ikan gabus atau toman, membuat keseimbangan ekosistem terganggu.

​4. Ikan Nila

​

Mungkin fakta ini mengejutkan bagi banyak orang karena nila dianggap sebagai komoditas pangan utama. Ikan nila sebenarnya berasal dari benua Afrika (tepatnya dari Sungai Nil dan sekitarnya). Secara ekologis, nila termasuk dalam daftar spesies invasif global karena kemampuannya beradaptasi di air payau maupun air tercemar, serta kecepatan reproduksinya yang luar biasa.

Di danau-danau purba seperti Danau Matano atau Towuti di Sulawesi, nila menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup ikan endemik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia. Mereka sering kali memenangkan kompetisi memperebutkan wilayah dan makanan.

​​Kehadiran spesies ikan invasif ini bukan sekadar masalah biasa. Ketika ikan lokal punah, dampaknya terasa langsung pada nelayan tradisional kesulitan mendapatkan ikan asli yang memiliki nilai jual tinggi.

Hilangnya ikan lokal dapat menyebabkan ledakan populasi alga karena tidak ada lagi ikan pemakan alami, yang akhirnya merusak kualitas air. Jika tidak tertangani dikhawatirkan kehilangan kekayaan genetik ikan asli Indonesia yang merupakan aset jangka panjang.

Tags: Ikan Aligator garIkan Invansifikan nilaIkan Peacock bassIkan Red Devilikan sapu-sapu
Previous Post

Cara Mudah Clipper Bikin Konten yang Disukai Algoritma Shorts, Auto Cuan Besar

Next Post

Sepakat dengan Putin, Prabowo Amankan Pasokan Minyak demi Energi Nasional

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

“The Wizard of Oz” Film Klasik dengan Dunia Fantasi yang Ikonik

“The Wizard of Oz” Film Klasik dengan Dunia Fantasi yang Ikonik

by Fajar Novryanto
4 September 2026
0

Kabar5News - Ketika Dorothy membuka pintu rumahnya dan melihat dunia Oz yang penuh warna, penonton seolah dibawa masuk ke tempat...

Warga Rusun 609, Film Horor Komedi dengan Teror dari Kamar 609

Warga Rusun 609, Film Horor Komedi dengan Teror dari Kamar 609

by Fajar Novryanto
3 September 2026
0

Kabar5News - Bayangkan tinggal di sebuah rumah susun yang sudah ramai dengan berbagai persoalan, lalu tiba-tiba muncul teror dari sebuah...

Dago Dairy Resmi Tutup, Ini Cerita di Baliknya

Dago Dairy Resmi Tutup, Ini Cerita di Baliknya

by Fajar Novryanto
2 September 2026
0

Kabar5News - Berakhirnya operasional Dago Dairy di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, bukan hanya cerita tentang sebuah peternakan yang tutup. Keputusan...

Wafat Usia 71 Tahun, Ini Profil dan Perjalanan Karir Topan Srimulat Komedian Ketoprak Humor

Wafat Usia 71 Tahun, Ini Profil dan Perjalanan Karir Topan Srimulat Komedian Ketoprak Humor

by Mera Puspita Sari
28 Agustus 2026
0

Kabar5News - Kabar duka datang dari dunia komedian Tanah Air, pelawak senior Topan Sugianto bin Doel Ghani atau populer sebagai...

Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar, Apa yang Berbeda Tahun Ini?

Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar, Apa yang Berbeda Tahun Ini?

by Fajar Novryanto
28 Agustus 2026
0

Kabar5News - Pecinta otomotif kembali mendapat ruang untuk menyaksikan adu kecepatan melalui Pertamax Turbo Drag Fest 2026. Ajang yang digelar...

Next Post
Amankan Energi Nasional! Prabowo Temui Putin Bahas Pasokan Minyak

Sepakat dengan Putin, Prabowo Amankan Pasokan Minyak demi Energi Nasional

Cara Mudah Cek Bansos April 2026 Pakai KTP

Cara Mudah Cek Bansos April 2026 Pakai KTP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

TNI AU dan RSAF Tingkatkan Kesiapan Operasi SAR Lewat Latma Manyar Indopura 2026

TNI AU dan RSAF Tingkatkan Kesiapan Operasi SAR Lewat Latma Manyar Indopura 2026

9 September 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

9 September 2026
  • 623 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In