Kabar5news
Jumat,17 April , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Bukan Cuma Ikan Sapu-Sapu, Berikut adalah Ikan-ikan Invansif. Yang Terakhir Banyak yang Terkecoh

Ikan invansif lainnya yang juga mengancam biodiversitas ikan air tawar asli Indonesia

Kurt Morrison by Kurt Morrison
17 April 2026
in HIBURAN
0
Bukan Cuma Ikan Sapu-Sapu, Berikut adalah Ikan-ikan Invansif. Yang Terakhir Banyak yang Terkecoh

Ikan sapu-sapu. Foto: Shutterstock

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Belakangan ini ikan sapu-sapu menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial dan portal berita. Fenomena meledaknya populasi ikan ini di sungai besar seperti Ciliwung, mulai menarik perhatian masyarakat, bahkan terkini Pemda DKI.

Ikan sapu-sapu bukanlah ikan asli Indonesia, habitat asli adalah di sungai Amazon, Amerika Selatan. Mereka penyintas yang luar biasa; mampu hidup di air dengan kadar polusi tinggi yang tidak bisa ditinggali ikan asli.

RELATED POSTS

Musisi Indonesia yang Pernah Tampil di Panggung Megah Coachella

Ghost in the Cell: Mengapa Karya Terbaru Joko Anwar Ini Layak Menjadi “Movie of the Year”?

​Permasalahannya adalah dampak dari tidak terkendalinya populasi sapu-sapu sangat masif, mereka merusak konstruksi tanggul sungai dengan membuat lubang sarang, memakan telur ikan asli sungai, hingga mendominasi sumber daya makanan di dasar air.

Tidak hanya ikan sapu-sapu, ada ikan invansif lainnya yang juga mengancam biodiversitas ikan air tawar asli Indonesia:

1. Ikan Red Devil

​

Sesuai namanya, ikan asal Amerika Tengah ini menjadi momok menakutkan di Waduk Sermo, Danau Toba, hingga Danau Sentani. Dengan warna oranye kemerahan yang mencolok, ikan ini memiliki sifat sangat teritorial dan agresif.

Mereka menyerang secara kelompok, memakan telur ikan asli, dan bersaing ketat dalam mencari makanan, menyebabkan populasi ikan lokal seperti nilem atau tawes menurun drastis.

​2. Aligator Gar

​

Ikan purba ini berasal dari wilayah Amerika Utara dan Tengah, terutama di lembah Sungai Mississippi hingga Meksiko. Memiliki moncong panjang dengan barisan gigi tajam menyerupai buaya, Aligator Gar adalah predator puncak yang bisa tumbuh hingga panjang 3 meter dengan berat ratusan kilogram.

Di alam liar Indonesia, mereka tidak memiliki predator alami. Sebagai karnivora puncak, satu ekor Aligator Gar dapat menghabiskan stok ikan lokal di satu kolam atau aliran sungai dalam waktu singkat, merusak rantai makanan secara permanen.

​3. Peacock Bass

​

Berasal dari lembah Sungai Amazon di Amerika Selatan, ikan ini sangat populer di kalangan pemancing sport fishing karena agresivitasnya. Namun, di balik keindahannya, Peacock Bass adalah mesin pemburu yang sangat efisien yang telah menyebar di berbagai waduk di Jawa dan Sumatra.

Dikenal sangat lincah dan rakus. Kehadirannya sering kali menggeser peran predator lokal seperti ikan gabus atau toman, membuat keseimbangan ekosistem terganggu.

​4. Ikan Nila

​

Mungkin fakta ini mengejutkan bagi banyak orang karena nila dianggap sebagai komoditas pangan utama. Ikan nila sebenarnya berasal dari benua Afrika (tepatnya dari Sungai Nil dan sekitarnya). Secara ekologis, nila termasuk dalam daftar spesies invasif global karena kemampuannya beradaptasi di air payau maupun air tercemar, serta kecepatan reproduksinya yang luar biasa.

Di danau-danau purba seperti Danau Matano atau Towuti di Sulawesi, nila menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup ikan endemik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia. Mereka sering kali memenangkan kompetisi memperebutkan wilayah dan makanan.

​​Kehadiran spesies ikan invasif ini bukan sekadar masalah biasa. Ketika ikan lokal punah, dampaknya terasa langsung pada nelayan tradisional kesulitan mendapatkan ikan asli yang memiliki nilai jual tinggi.

Hilangnya ikan lokal dapat menyebabkan ledakan populasi alga karena tidak ada lagi ikan pemakan alami, yang akhirnya merusak kualitas air. Jika tidak tertangani dikhawatirkan kehilangan kekayaan genetik ikan asli Indonesia yang merupakan aset jangka panjang.

Tags: Ikan Aligator garIkan Invansifikan nilaIkan Peacock bassIkan Red Devilikan sapu-sapu
Previous Post

Cara Mudah Clipper Bikin Konten yang Disukai Algoritma Shorts, Auto Cuan Besar

Next Post

Sepakat dengan Putin, Prabowo Amankan Pasokan Minyak demi Energi Nasional

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Musisi Indonesia yang Pernah Tampil di Panggung Megah Coachella

Musisi Indonesia yang Pernah Tampil di Panggung Megah Coachella

by Kurt Morrison
15 April 2026
0

Kabar5News – Festival Musik dan Seni Valley Coachella atau yang lebih dikenal sebagai Coachella, kembali menjadi pusat perhatian dunia. Perhelatan besar ini...

Ghost in the Cell: Mengapa Karya Terbaru Joko Anwar Ini Layak Menjadi “Movie of the Year”?

Ghost in the Cell: Mengapa Karya Terbaru Joko Anwar Ini Layak Menjadi “Movie of the Year”?

by Kurt Morrison
14 April 2026
0

Kabar5News - Industri perfilman Indonesia kembali bersiap menyambut karya kreatif dari sang maestro horor, Joko Anwar. Kali ini, melalui Ghost...

Ketika Komposer Besar Claude Debussy Terhipnotis Gamelan Jawa

Ketika Komposer Besar Claude Debussy Terhipnotis Gamelan Jawa

by Kurt Morrison
13 April 2026
0

Kabar5News - Pameran Universal (Exposition Universelle) tahun 1889 di Paris sering dikenang sebagai momen perkenalan Menara Eiffel kepada dunia. Namun,...

Cocok untuk Gathering, ini 5 Villa Murah di Sentul dengan Kapasitas Besar dan Harga Ramah di Kantong

Cocok untuk Gathering, ini 5 Villa Murah di Sentul dengan Kapasitas Besar dan Harga Ramah di Kantong

by Fajar Novryanto
13 April 2026
0

Kabar5News - Kawasan Sentul terus menjadi pilihan utama untuk kegiatan gathering karena lokasinya yang strategis dan suasananya yang sejuk. Tak...

Kronik Ekskavasi Awal Candi Borobudur

Kronik Ekskavasi Awal Candi Borobudur

by Kurt Morrison
12 April 2026
0

Kabar5News - Selama berabad-abad, salah satu monumen Buddha terbesar di dunia terkubur dalam sunyi di bawah lapisan debu vulkanik dan...

Next Post
Amankan Energi Nasional! Prabowo Temui Putin Bahas Pasokan Minyak

Sepakat dengan Putin, Prabowo Amankan Pasokan Minyak demi Energi Nasional

Cara Mudah Cek Bansos April 2026 Pakai KTP

Cara Mudah Cek Bansos April 2026 Pakai KTP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Cara Mudah Cek Bansos April 2026 Pakai KTP

Cara Mudah Cek Bansos April 2026 Pakai KTP

17 April 2026
Amankan Energi Nasional! Prabowo Temui Putin Bahas Pasokan Minyak

Sepakat dengan Putin, Prabowo Amankan Pasokan Minyak demi Energi Nasional

17 April 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In