Kabar5news
Sabtu,18 Juli , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home IPTEK

Apa itu Phishing dan Bagaimana Mencegahnya? Pelaku Terus Mengincar Korban

Modus penipuan digital semakin beragam, mulai dari link palsu hingga panggilan telepon berbasis AI. Kenali ciri-ciri phishing agar data pribadi dan rekening tetap aman.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
2 Juni 2026
in IPTEK
0
Apa itu Phishing dan Bagaimana Mencegahnya? Pelaku Terus Mengincar Korban

Ilustrasi phising. Foto: pinterest

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Di tengah pesatnya perkembangan layanan digital, ancaman kejahatan siber juga semakin meningkat. Salah satu modus yang paling sering digunakan pelaku adalah phishing, yakni upaya penipuan yang bertujuan mencuri data pribadi dan informasi keuangan korban.

Meski berbagai lembaga dan perbankan terus mengingatkan masyarakat untuk waspada, kasus phishing masih terus terjadi. Korban tidak hanya kehilangan akses akun, tetapi juga mengalami kerugian finansial setelah data penting seperti password, PIN, dan kode OTP jatuh ke tangan pelaku.

RELATED POSTS

Penggemar Ponsel Lipat Merapat! Ini Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 yang Akan Rilis

Arah Kiblat Punya Potensi Berubah, Ini Cara dan Peralatan untuk Pemeriksaan Mandiri

Bahkan, modus yang digunakan kini semakin canggih. Selain melalui email dan pesan singkat, pelaku juga mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan panggilan suara maupun video call yang menyerupai orang atau pihak tertentu guna meyakinkan korban.

Berikut penjelasan mengenai phishing, jenis-jenisnya, hingga cara mencegahnya:

1. Apa Itu Phishing?

Phishing adalah metode penipuan siber yang dilakukan dengan menyamar sebagai pihak terpercaya untuk mendapatkan informasi sensitif milik korban. Data yang menjadi sasaran antara lain password, PIN, kode OTP, nomor kartu kredit, hingga informasi rekening bank.

Biasanya pelaku mengirimkan tautan palsu melalui email, SMS, WhatsApp, atau media sosial yang dibuat menyerupai situs resmi bank, marketplace, maupun perusahaan tertentu. Saat korban memasukkan data pribadinya, informasi tersebut langsung dicuri oleh pelaku.

2. Bagaimana Cara Kerja Phishing?

Secara umum, phishing dilakukan melalui tiga tahapan utama.

Pertama, pelaku mengirimkan umpan berupa pesan yang terlihat resmi dengan isi seperti “akun akan diblokir”, “verifikasi rekening sekarang”, atau “Anda mendapatkan hadiah”.

Kedua, korban diarahkan menuju situs palsu yang tampilannya sangat mirip dengan situs resmi. Perbedaannya sering kali hanya terdapat pada alamat domain yang sedikit diubah.

Ketiga, ketika korban memasukkan username, password, PIN, atau kode OTP, seluruh data tersebut langsung tersimpan dan dapat digunakan oleh pelaku untuk mengambil alih akun maupun menguras rekening korban.

3. Jenis-Jenis Phishing yang Sering Terjadi

Terdapat beberapa bentuk phishing yang umum ditemukan.

Email Phishing dilakukan melalui email palsu yang mengatasnamakan bank, marketplace, atau perusahaan tertentu dan berisi tautan berbahaya.

SMS Phishing (Smishing) menggunakan pesan singkat atau aplikasi percakapan seperti WhatsApp dan Telegram untuk mengirim link palsu kepada korban.

Vishing merupakan penipuan melalui panggilan telepon yang mengaku sebagai petugas bank, instansi resmi, atau bahkan menggunakan teknologi AI untuk meniru suara maupun wajah seseorang.

Spear Phishing merupakan serangan yang lebih spesifik dengan target tertentu. Pelaku biasanya menggunakan informasi pribadi korban agar aksinya terlihat lebih meyakinkan.

4. Tanda-Tanda Phishing yang Perlu Diwaspadai

Ada beberapa ciri yang dapat membantu masyarakat mengenali phishing sejak awal.

Pertama, perhatikan alamat situs dengan teliti. Situs palsu sering menggunakan domain yang mirip dengan situs resmi namun memiliki tambahan huruf, angka, atau simbol tertentu.

Kedua, pesan biasanya menggunakan bahasa yang mendesak dan mengancam, seperti “klik sekarang”, “akun akan diblokir”, atau “verifikasi dalam satu jam”.

Ketiga, adanya permintaan data rahasia seperti password, PIN, kode OTP, dan CVV kartu kredit. Perlu diingat, pihak bank tidak pernah meminta informasi tersebut kepada nasabah.

Keempat, pesan atau email sering kali memiliki kesalahan penulisan, tata bahasa yang janggal, maupun tampilan yang tidak profesional.

5. Cara Mencegah Menjadi Korban Phishing

Masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah sederhana untuk menghindari phishing.

Jangan sembarangan mengklik tautan yang dikirim melalui pesan atau email, terutama dari nomor maupun alamat yang tidak dikenal.

Pastikan selalu mengakses layanan melalui website atau aplikasi resmi. Jika ragu, ketik langsung alamat situs resmi di browser dan hindari membuka tautan dari pesan yang mencurigakan.

Jangan pernah membagikan password, PIN, maupun kode OTP kepada siapa pun. Selain itu, ganti password secara berkala dan aktifkan fitur keamanan tambahan jika tersedia.

Yang tidak kalah penting adalah meningkatkan literasi digital diri sendiri dan keluarga. Semakin memahami modus penipuan online, semakin kecil risiko menjadi korban phishing.

Ribuan Laporan Setiap Hari

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa penipuan keuangan masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Melalui Indonesia Anti Scam Centre (IASC), telah terkumpul ratusan ribu laporan terkait berbagai bentuk penipuan digital.

OJK juga mencatat jumlah pengaduan yang masuk mencapai sekitar 1.000 laporan setiap hari, atau tiga hingga empat kali lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara lainnya.

Sementara itu, Direktur IT PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Saladin D. Effendi, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tautan mencurigakan yang beredar melalui pesan singkat, email, maupun aplikasi percakapan.

Karena itu, kewaspadaan dan edukasi digital menjadi benteng utama untuk melindungi data pribadi serta menjaga keamanan transaksi di era digital saat ini.

Tags: IASCKeamanan Digitalkejahatan siberLiterasi Digitalmobile bankingNasabah BankOJKOTPpenipuan onlinePhishing
Previous Post

Platform Global Terbaik dan Alur Kerja Clipper Raup Cuan Bernilai Dollar

Next Post

Presiden Prabowo Pulang dari Prancis dengan Investasi Rp61 Triliun, Apa Saja Isinya?

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Penggemar Ponsel Lipat Merapat! Ini Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 yang Akan Rilis

Penggemar Ponsel Lipat Merapat! Ini Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 yang Akan Rilis

by Mera Puspita Sari
18 Juli 2026
0

Kabar5News - Samsung Galaxy Z Fold 8 akan segera rilis pada 22 Juli 2026 yang mengutamakan fungsional, kenyamanan, kecanggihan bagi...

Arah Kiblat Punya Potensi Berubah, Ini Cara dan Peralatan untuk Pemeriksaan Mandiri

Arah Kiblat Punya Potensi Berubah, Ini Cara dan Peralatan untuk Pemeriksaan Mandiri

by Mera Puspita Sari
16 Juli 2026
0

Kabar5News - Kondisi matahari tepat di atas Ka’bah kembali terjadi 15-17 Juli 2026. Ini merupakan fenomena astronomi yang selalu terjadi...

Meta Resmi Cabut Fitur Pakai Foto Instagram Publik untuk AI

Meta Resmi Cabut Fitur Pakai Foto Instagram Publik untuk AI

by Mera Puspita Sari
15 Juli 2026
0

Kabar5News - Meta belum lama ini mengumumkan telah resmi mencabut fitur kecerdasan buatan (AI) di Instagram yang memungkinkan pengguna untuk...

Apa Itu Instagram Plus? Cek Fitur dan Biaya Langganannya

Apa Itu Instagram Plus? Cek Fitur dan Biaya Langganannya

by Mera Puspita Sari
7 Juli 2026
0

Kabar5News - Instagram baru saja membuka layanan premium yang bernama Instagram Plus punya kemampuan melebihi versi biasa. Layanan terbaru tersebut...

Gak Perlu Nunggu Endorse, Instagram Menyediakan Fitur Monetisasi Kreator

Gak Perlu Nunggu Endorse, Instagram Menyediakan Fitur Monetisasi Kreator

by Mera Puspita Sari
3 Juli 2026
0

Kabar5News - Penghasilan dari Instagram bukan mengandalkan endorse saja, sekarang kreator bisa memanfaatkan fitur monetisasi dengan 4 metode. Kreator bisa...

Next Post
Presiden Prabowo Pulang dari Prancis dengan Investasi Rp61 Triliun, Apa Saja Isinya?

Presiden Prabowo Pulang dari Prancis dengan Investasi Rp61 Triliun, Apa Saja Isinya?

Dukung Kebiasaan Gaya Hidup Sehat, Inilah 5 Sepeda Gunung di Harga 1 Jutaan

Dukung Kebiasaan Gaya Hidup Sehat, Inilah 5 Sepeda Gunung di Harga 1 Jutaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Penggemar Ponsel Lipat Merapat! Ini Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 yang Akan Rilis

Penggemar Ponsel Lipat Merapat! Ini Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 yang Akan Rilis

18 Juli 2026
Satgas Koops TNI Habema Amankan 5.000 Batang Ganja di Yahukimo, Papua Pegunungan

Satgas Koops TNI Habema Amankan 5.000 Batang Ganja di Yahukimo, Papua Pegunungan

17 Juli 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In