Kabar5News – Ihwal tabrakan maut KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pukul 20.52 WIB, pada Senin, (27/4/2026), masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban maupun pihak KAI.
Insiden tersebut menelan korban jiwa meninggal dunia 15 orang, luka – luka 84 orang, yang mana umumnya didominasi oleh perempuan. Korban diketahui berada di gerbong khusus wanita letaknya paling belakang dalam rangkaian KRL.
Saat duka masih menyelimuti kejadian tragis ini, media sosial mendadak heboh dengan unggahan data 8 korban tabrakan kereta api yang berulang tahun pada 27 April di hari naas tersebut
Asal Muasal Insiden Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Peristiwa maut yang menimpa Kereta Api Indonesia ini berawal dari rangkaian Kereta Listrik (KRL) relasi Bekasi – Cikarang tertemper mobil taksi listrik Green SM pada perlintasan JPL 85 tanpa palang pintu.
Akibat benturan tersebut membuat rangkaian gerbong KRL langsung dievakuasi, lalu ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa dengan kode 5181. Karena berhenti melakukan dinas serta berjalan di luar jadwal reguler.
Dari situlah, petugas langsung gerak cepat memberhentikan satu rangkaian KRL lain berkode PLB 5568 yang menuju Cikarang, saat itu tengah berada di petak Stasiun Bekasi Timur.
Sayangnya, KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Surabaya tidak sepenuhnya bisa berhenti hingga akhirnya menabrak KRL PLB 5568.
Mirisnya lagi, saat duka masih menyelimuti dunia Kereta Api Indonesia. Publik kembali dibuat heboh dengan beredarnya data 8 korban yang berulang tahun di hari naas tersebut.
Data 8 Korban Tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL yang Ulang Tahun 27 April

Belum lama ini, salah satu platform media sosial heboh dengan berbagai komentar pilu warganet terkait insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur.
Pasalnya, telah beredar data berupa foto yang didalamnya terlihat secarik kertas putih bertuliskan daftar nama korban lengkap dengan jenis kelamin serta tanggal, bulan, tahun kelahiran ditulis dengan tinta warna hitam.
Unggahan dalam akun TikTok @ Dunia Punya Cerita, menuliskan caption yang bikin warganet makin kaget. Ada 8 nama korban berulang tahun pada 27 April, sebuah momen berharga menjadi buram penuh tangis dan kesedihan.

“Delapan korban luka dalam kecelakaan KRL yang melibatkan KA Argo Bromo pada Senin, (27/4/2026), diketahui memiliki momen yang bertepatan dengan hari naas tersebut,” tulis akun TikTok @ Dunia Punya Cerita yang dikutip pada 29/4/2026.
“Berdasarkan data korban yang beredar, sejumlah nama tercatat sedang merayakan ulang tahun tepat di tanggal kejadian. Fakta ini menambah keprihatinan, karena di hari yang seharusnya menjadi perayaan justru diwarnai insiden yang meninggalkan luka dan trauma,” sambungnya.
“Informasi dari daftar korban menunjukkan sedikitnya delapan korban luka memiliki tanggal lahir dan tahun yang sama,” imbuh akun tersebut.
Warganet pun membanjiri kolom komentar, ada yang prihatin lalu menuliskan doa terbaik bagi korban, ada juga yang memberi saran terkait bepergian saat hari ulang tahun dan berdoa dimanapun berada.
“Saya 27 April, tidak pernah ada yang spesial, tidak ada ucapan atau apapun, tapi ternyata waktu yang masih saya miliki itu yang berharga,” tulis netizen.
“Saya 27 April, benar kata orang dulu, kalau ulang tahun, kalau gak ada penting lebih baik di rumah saja,” komentar yang lain.
“Makannya mungkin kata nenek dan mama, kalau di hari ulang tahun kalau gak ada urusan penting, usahain jangan kemana-mana. Kalaupun harus keluar jangan jauh-jauh dan yang penting hati-hati baca doa sebelum berangkat,” imbuh lainnya.
“Ya Allah tempatkan di sisiMu yang baik, bagus, indah, beri mereka ketenangan dan keikhlasan,” sambung netizen lainnya.











