Kabar5news
Senin,21 September , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Tragis! 5 Tragedi Kereta Api Paling Memilukan di Indonesia

Sejarah perkeretaapian Indonesia memang panjang, namun di balik kemajuannya, terselip catatan-catatan hitam yang memakan banyak korban jiwa

Kurt Morrison by Kurt Morrison
29 April 2026
in NASIONAL
0
Tragis! 5 Tragedi Kereta Api Paling Memilukan di Indonesia

Ilustrasi kecelakaan kereta api. Gambar: Gemini AI

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Dunia transportasi tanah air kembali berduka. Insiden kecelakaan KRL yang baru saja terjadi di kawasan Bekasi Timur (Senin, 27 April 2026) menyisakan luka mendalam, tidak hanya bagi para korban dan keluarga yang terdampak, tetapi juga bagi kita semua yang setiap hari menggantungkan hidup dengan menggunakan moda transportasi kereta api.

Segenap doa dan simpati terdalam kami haturkan; semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

RELATED POSTS

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta, Siap Masuki Babak Baru Bersama TNI AL

Kapal Induk Garibaldi Telah Masuk Perairan Indonesia, Besok Sandar di Tanjung Priok

​Sejarah perkeretaapian Indonesia memang panjang, namun di balik kemajuannya, terselip catatan-catatan hitam yang memakan banyak korban jiwa. Berikut adalah 5 daftar tragedi kereta api paling memilukan yang pernah terjadi di Indonesia:

​1. Tragedi Ratu Jaya, Depok (1993)

Foto: wikipedia

Pada 2 November 1993, dua kereta api ekonomi (KRL) bertabrakan “adu banteng” di daerah Ratu Jaya, Depok. Kecelakaan ini dipicu oleh kesalahan komunikasi antara pengatur perjalanan kereta api di Stasiun Depok dan Stasiun Citayam. Akibat tabrakan hebat ini, gerbong depan kedua kereta hancur dan tumpang tindih. Tercatat sedikitnya 20 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka. Peristiwa ini menjadi salah satu pemicu modernisasi sistem persinyalan di jalur Jakarta-Bogor.

​2. Tabrakan KA Empu Jaya dan Gaya Baru Malam Selatan, Brebes (2001)​

Tragedi memilukan terjadi pada 25 Desember 2001 di Stasiun Ketanggungan Barat, Brebes. Kereta Api Empu Jaya jurusan Jakarta-Yogyakarta menabrak bagian belakang KA Gaya Baru Malam Selatan jurusan Jakarta-Surabaya yang sedang berhenti. Benturan yang sangat keras mengakibatkan lokomotif KA Empu Jaya ringsek dan beberapa gerbong melompat keluar rel. Insiden yang disebabkan oleh kelalaian dalam menaati aspek sinyal ini merenggut 31 nyawa penumpang dan melukai puluhan lainnya.

​3. Tragedi Petarukan, Pemalang (2010)

Foto: wikipedia

​Satu lagi kecelakaan di jalur utara yang membekas dalam ingatan adalah Tragedi Petarukan. Pada dini hari 2 Oktober 2010, KA Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang KA Senja Utama Semarang yang tengah berhenti untuk memberikan jalan. Kejadian ini sangat mematikan karena terjadi saat sebagian besar penumpang sedang terlelap di dalam gerbong belakang yang hancur total. Sebanyak 36 orang dinyatakan tewas dalam peristiwa ini.

​4. Tragedi Bintaro II (2013)

Foto: Associated Press/Tatan Syufiana

Tragedi ini terjadi pada 9 Desember 2013. Sebuah KRL Commuter Line jurusan Serpong-Tanah Abang menabrak truk tangki Pertamina yang mengangkut bahan bakar di perlintasan sebidang Pondok Betung.

Tabrakan tersebut memicu ledakan hebat dan kebakaran besar yang menghanguskan gerbong depan. Peristiwa ini mengakibatkan 7 orang meninggal dunia, termasuk masinis dan kru kereta yang bertugas dengan heroik, serta melukai puluhan penumpang lainnya. Tragedi ini menjadi momentum besar bagi pemerintah untuk mulai menutup perlintasan liar dan membangun flyover atau underpass di titik-titik rawan.

​5. Tragedi Bintaro I (1987): Titik Terkelam Sejarah

Foto: wikipedia

Berbicara mengenai kecelakaan kereta api di Indonesia, ingatan kolektif bangsa pasti akan tertuju pada Senin pagi, 19 Oktober 1987. Peristiwa yang dikenal sebagai “Tragedi Bintaro” ini tetap menjadi kecelakaan kereta api paling mematikan dan mengerikan dalam sejarah transportasi tanah air.

​Kecelakaan ini melibatkan KA 225 jurusan Rangkasbitung-Jakarta dan KA 220 jurusan Tanah Abang-Merak yang bertabrakan secara frontal di daerah Pondok Betung, Bintaro.

Kedua kereta melaju dengan kecepatan cukup tinggi di jalur tunggal (single track). Akibatnya, kedua lokomotif hancur total, dan gerbong-gerbong di belakangnya melipat serta menjepit ratusan penumpang di dalamnya secara mengerikan.

​Saksi mata menggambarkan suasana saat itu bak medan perang. Tragedi ini menelan korban jiwa mencapai sedikitnya 156 orang dan ratusan lainnya luka berat hingga cacat seumur hidup.

Investigasi menunjukkan adanya rangkaian kelalaian komunikasi antarstasiun dan prosedur pemberangkatan yang tidak dipatuhi, menjadikannya lembaran paling hitam bagi dunia perkeretaapian kita.

​Setiap nyawa yang hilang di atas rel adalah pengingat keras bagi pihak terkait, khususnya operator transportasi, ketepatan waktu adalah penting namun yang jauh lebih penting adalah keselamatan nyawa manusia. Evaluasi menyeluruh seyogyanya dilakukan demi keselamatan publik yang lebih terjamin.

Tags: KAIkecelakaankecelakaan kereta apiKecelakaan KRL Bekasi TimurKereta Argo Bromo AnggrekKereta Commuter LineKRL Commuter LineTragedi Bintaro
Previous Post

Beredar Data 8 Korban Tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL Berulang Tahun Tepat di Hari Kejadian

Next Post

Apa yang Harus Dilakukan Jika Kendaraan Mati di Tengah Perlintasan Kereta Api?

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta, Siap Masuki Babak Baru Bersama TNI AL

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta, Siap Masuki Babak Baru Bersama TNI AL

by Fajar Novryanto
18 September 2026
0

Kabar5News - Setelah menempuh perjalanan ribuan mil laut dari Italia, ITS Giuseppe Garibaldi akhirnya tiba di Indonesia. Kapal induk helikopter...

Kapal Induk Garibaldi Telah Masuk Perairan Indonesia, Besok Sandar di Tanjung Priok

Kapal Induk Garibaldi Telah Masuk Perairan Indonesia, Besok Sandar di Tanjung Priok

by Fajar Novryanto
17 September 2026
0

Kabar5News - Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi (551) akhirnya memasuki wilayah perairan Indonesia setelah menempuh perjalanan panjang dari Italia. Kapal...

Pelaku Karhutla Bakal Dijerat “Terorisme Ekologi”? Ini yang Perlu Dipahami

Pelaku Karhutla Bakal Dijerat “Terorisme Ekologi”? Ini yang Perlu Dipahami

by Fajar Novryanto
17 September 2026
0

Kabar5News - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla bukan hanya persoalan api yang membakar kawasan hutan maupun perkebunan. Ketika kebakaran...

TNI AD Percepat Pembangunan Infrastruktur Jembatan dan Sumur Bor di Beberapa Wilayah Nusantara

TNI AD Percepat Pembangunan Infrastruktur Jembatan dan Sumur Bor di Beberapa Wilayah Nusantara

by Fajar Novryanto
16 September 2026
0

Kabar5News - Pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia terus dilakukan untuk memperkuat akses masyarakat terhadap konektivitas dan kebutuhan dasar. Salah...

Antrean BBM Makassar Mulai Landai, Dirut Pertamina Turun Langsung Pantau SPBU

Antrean BBM Makassar Mulai Landai, Dirut Pertamina Turun Langsung Pantau SPBU

by Fajar Novryanto
16 September 2026
0

Kabar5News - Antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi...

Next Post
Apa yang Harus Dilakukan Jika Kendaraan Mati di Tengah Perlintasan Kereta Api?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Kendaraan Mati di Tengah Perlintasan Kereta Api?

Ditolak Kubu Andrie Yunus, Pakar Hukum Pidana Tegaskan Dasar Hukum Peradilan Militer di Indonesia

Ditolak Kubu Andrie Yunus, Pakar Hukum Pidana Tegaskan Dasar Hukum Peradilan Militer di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Naik Taksi Online Malam Hari Sendirian, Ini 7 Hal yang Wajib Dicek

Naik Taksi Online Malam Hari Sendirian, Ini 7 Hal yang Wajib Dicek

18 September 2026
Debut di Asian Games 2026, Yoga Ardika Jadi Wajah Baru Teqball Indonesia

Debut di Asian Games 2026, Yoga Ardika Jadi Wajah Baru Teqball Indonesia

18 September 2026
  • 608 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In