Kabar5News – BYD bersiap memperkenalkan sedan flagship terbarunya, BYD Da Han, di China pada 21 Agustus 2026 dalam ajang Chengdu Auto Show 2026. Sedan berukuran besar ini hadir dengan pilihan tenaga listrik murni dan plug-in hybrid, sekaligus membawa sejumlah teknologi yang membuatnya menarik untuk diperhatikan.
Da Han diposisikan sebagai sedan premium dengan dimensi besar, performa tinggi, serta teknologi elektrifikasi yang cukup agresif. Menariknya, BYD tidak hanya menawarkan satu konfigurasi penggerak, tetapi menyiapkan beberapa pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Dimensi Lebih Panjang dari Mercedes-Benz S-Class
Secara ukuran, BYD Da Han memiliki panjang 5.256 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.510 mm, dan jarak sumbu roda 3.130 mm.
Dimensi tersebut membuat Da Han bahkan 66 mm lebih panjang dari Mercedes-Benz S-Class. Ukuran bodi yang besar tentu memberikan potensi ruang kabin yang lebih lega, tetapi di sisi lain juga menjadi tantangan ketika mobil digunakan di jalan sempit atau area parkir dengan ruang terbatas.
Untuk membantu mengatasi persoalan tersebut, BYD membekali Da Han dengan teknologi rear-wheel steering. Roda belakang dapat ikut berbelok sehingga membantu meningkatkan kemampuan manuver mobil, terutama ketika melakukan putar balik atau bermanuver di ruang yang terbatas.
Pilihan Mesin Listrik hingga 764 Hp
Untuk versi listrik murni, BYD menyediakan beberapa pilihan konfigurasi.
Varian listrik dengan satu motor menghasilkan tenaga hingga 370 kW atau sekitar 496 hp. Motor tersebut dipadukan dengan baterai berkapasitas 102,326 kWh dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.008 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.
Sementara varian tertingginya menggunakan sistem AWD dengan dua motor listrik. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 570 kW atau sekitar 764 hp, dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai 880 kilometer berdasarkan standar CLTC.
Angka tenaga tersebut membuat Da Han bukan hanya mengandalkan kenyamanan sebagai sedan besar, tetapi juga menawarkan performa yang sangat tinggi.
Ada Pilihan Plug-in Hybrid
BYD juga menyediakan Da Han dalam konfigurasi plug-in hybrid atau DM. Sistem ini menggunakan mesin bensin turbo 1,5 liter dengan tenaga maksimum 115 kW atau sekitar 154 hp yang dipadukan dengan motor listrik.
Varian plug-in hybrid satu motor menghasilkan tenaga hingga 200 kW atau sekitar 268 hp. Mobil ini menggunakan baterai LFP berkapasitas 54,489 kWh dan diklaim mampu menempuh hingga 470 kilometer hanya menggunakan tenaga listrik.
Ada pula varian plug-in hybrid AWD dengan dua motor listrik. Kombinasi sistem tersebut menghasilkan tenaga maksimum 400 kW atau sekitar 536 hp.
Pengisian Baterai Jadi Salah Satu Andalan
Salah satu teknologi yang paling menarik dari Da Han adalah sistem flash charging. Seluruh varian disebut mendukung teknologi pengisian yang memungkinkan baterai terisi dari 10 persen hingga 97 persen dalam sekitar sembilan menit.
Namun, klaim tersebut tetap bergantung pada infrastruktur pengisian dan kondisi baterai ketika melakukan pengisian. Artinya, kecepatan tersebut belum tentu bisa dicapai di seluruh stasiun pengisian atau dalam setiap kondisi penggunaan.
Dibekali DiPilot 5.0 dan LiDAR
Untuk teknologi bantuan pengemudi, BYD membekali Da Han dengan sistem DiPilot 5.0. Sistem tersebut didukung sensor LiDAR yang ditempatkan di bagian atap serta kamera di area fender depan.
Kombinasi sensor tersebut dirancang untuk membantu sistem kendaraan membaca kondisi di sekitar mobil dan mendukung berbagai fungsi bantuan pengemudi.
Meski demikian, keberadaan teknologi bantuan mengemudi tidak berarti pengemudi dapat sepenuhnya menyerahkan kendali kepada sistem. Pengemudi tetap perlu memperhatikan kondisi jalan dan bertanggung jawab terhadap pengoperasian kendaraan.
Perkiraan Harga Rp680 Jutaan
Untuk pasar China, BYD Da Han diperkirakan memiliki harga sekitar 300.000 yuan, atau sekitar Rp680 jutaan jika dikonversikan secara langsung.
Namun, angka tersebut masih berupa perkiraan. Harga resmi baru akan diketahui ketika BYD membuka pemesanan awal pada 21 Agustus 2026.
Jika nantinya masuk ke pasar lain, termasuk Indonesia, harga tersebut tentu tidak bisa dijadikan patokan langsung karena dapat berubah akibat pajak, biaya distribusi, spesifikasi, serta kebijakan masing-masing negara.
Kelebihan BYD Da Han
Beberapa hal menjadi daya tarik utama sedan terbaru BYD ini. Dimensi besar dan wheelbase panjang berpotensi memberikan kabin yang lega. Pilihan tenaga yang beragam juga menjadi nilai tambah karena konsumen dapat memilih versi listrik murni atau plug-in hybrid.
Selain itu, tenaga hingga 764 hp, jarak tempuh listrik yang diklaim mencapai 1.008 km, teknologi rear-wheel steering, serta kemampuan pengisian cepat menjadi kombinasi yang cukup menarik untuk sebuah sedan flagship.
Teknologi DiPilot 5.0 dengan dukungan LiDAR juga menunjukkan bahwa BYD ingin Da Han tidak hanya unggul dari sisi performa, tetapi juga teknologi kendaraan.
Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan
Di balik berbagai kelebihannya, ukuran Da Han yang sangat besar juga bisa menjadi tantangan. Panjang lebih dari lima meter dapat membuat mobil kurang praktis ketika digunakan di jalan perkotaan yang sempit atau saat mencari tempat parkir.
Klaim jarak tempuh hingga 1.008 kilometer juga menggunakan standar CLTC, sehingga angka penggunaan di kondisi nyata berpotensi berbeda. Begitu pula dengan klaim pengisian sembilan menit yang membutuhkan infrastruktur dan kondisi pengisian yang mendukung.
Selain itu, harga sekitar Rp680 jutaan masih merupakan perkiraan untuk pasar China, sehingga belum menggambarkan harga apabila kendaraan ini dipasarkan di Indonesia atau negara lainnya.
Debut 21 Agustus 2026
BYD Da Han dijadwalkan melakukan debut pada 21 Agustus 2026 di Chengdu Auto Show. Pada momentum tersebut, BYD juga akan membuka pemesanan awal sekaligus mengumumkan harga resminya untuk pasar China.
Kehadiran Da Han menjadi langkah menarik bagi BYD di segmen sedan premium, terutama ketika perusahaan tengah menghadapi dinamika pasar domestik China. Data China EV DataTracker menunjukkan penjualan global BYD mencapai 411.072 unit pada Juli 2026, naik 20,5 persen secara tahunan, sementara pengiriman di China turun 30,9 persen menjadi 172.449 unit.
Dengan kombinasi desain sedan besar, performa tinggi, pilihan elektrifikasi, dan teknologi pengisian cepat, BYD Da Han menjadi salah satu model yang menarik untuk dipantau setelah resmi diperkenalkan.











