Kabar5news
Senin,29 Juni , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home OLAHRAGA

Cara Kerja VAR Hingga Keputusan Kontroversial Selama Fase Grup di Piala Dunia 2026

Penggunaan VAR untuk memperkuat keputusan wasit saat laga fase grup Piala Dunia 2026 memunculkan banyak kontroversi, begini cara kerjanya.

Mera Puspita Sari by Mera Puspita Sari
29 Juni 2026
in OLAHRAGA
0
Cara Kerja VAR Hingga Keputusan Kontroversial Selama Fase Grup di Piala Dunia 2026

Cara Kerja VAR (Foto: Instagram).

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) memunculkan perdebatan panjang selama gelaran fase grup Piala Dunia 2026.

Beberapa keputusan krusial disebut kontroversial hingga menimbulkan dampak langsung terhadap peluang tim lolos fase grup.

RELATED POSTS

Jepang Tak Gentar Hadapi Brasil, Moriyasu Tetap Percaya Diri Meski Kubo Absen

Cape Verde Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Negara Kecil yang Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026

Banyak penemuan keputusan wasit yang seolah memberatkan salah satu tim saat bertanding, hingga rasa kecewa mendalam dialami beberapa negara karena dinilai hasil akhirnya tidak fair.

Berikut ulasan singkat terkait aneka keputusan kontroversial serta cara kerja VAR yang sempat bikin heboh media sosial.

Sejumlah Keputusan Kontroversial VAR

Melansir informasi dari berbagai sumber, terdapat beberapa keputusan wasit yang punya dampak langsung terhadap peluang tim lolos.

1. Timnas Iran vs Timnas Mesir

Gol pada menit akhir Shoja Khalilzadeh dianulir wasit karena alasan offside.

2. Timnas Kolombia vs Timnas Portugal

Lagi-lagi terjadi keputusan anulir atas sundulan Davinson Sanchez pada menit akhir, padahal hanya terpaut ujung kaki.

Hal tersebut membuat kolombia kehilangan peluang penting yang mampu mempertahankan rekor sempurna pada fase grup.

3. Timnas Ghana vs Timnas Inggris

Timnas Ghana tidak mendapatkan kesempatan penalti, walaupun terjadi kontak jelas pada area terlarang.

Kejadian tersebut membuat pelatih Ghana, Carlos Queiroz meradang hingga memberi kritikan tajam.

“VAR seperti sedang minum kopi,” celetuknya dikutip dari Suara.

4. Timnas Brazil vs Skotlandia

Keputusan kontroversi lain muncul saat gol Vinicius Junior dianulir yang disebabkan oleh adanya pelanggaran ringan.

Reaksi keras muncul dari federasi sepak bola Brasil yang mengusulkan FIFA untuk evaluasi konsistensi pemakaian VAR.

5. Timnas Ekuador vs Timnas Jerman

Gol yang dicetak oleh Leroy Sane tetap sah, meskipun sebelumnya terdapat dugaan pelanggaran berbahaya.

Saat itu diketahui VAR tidak melakukan intervensi pada situasi tersebut hingga protes Ekuador pun terjadi.

Cara Kerja VAR

Video Assistant Referee atau VAR merupakan teknologi asisten wasit dengan basis rekaman video yang membantu pengambilan keputusan bisa akurat saat pertandingan sepak bola berlangsung.

Teknologi tersebut mulai dikenalkan secara global oleh FIFA saat piala Dunia 2018 Rusia. Sementara itu, di Indonesia mulai diterapkan bertahap pada kompetisi nasional.

Berikut cara kerjanya:

1. Analisis di Ruang Kontrol (VOR)

Tim VAR yang terdiri dari asisten wasit video dan operator khusus duduk di Video Operation Room memantau jalannya laga melalui puluhan kamera dari berbagai sudut.

2. Komunikasi dan Rekomendasi

Jika tim VAR mendeteksi adanya kesalahan nyata, mereka akan berkomunikasi dengan wasit utama menggunakan sistem audio.

3. Peninjauan di Lapangan (RRA)

Wasit utama bisa melihat kembali rekaman kejadian melalui monitor di pinggir lapangan (Referee Review Area).

4. Keputusan Akhir

Hak pengambilan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan wasit utama lapangan, bukan tim VAR.

Tags: BeritaHariIniBeritaOlahragaBeritaTerkiniBeritaUpdateberitaviralcara kerja VARkeputusan kontroversial VARPiaPiala Dunia 2026VAR
Previous Post

ANTAM dan CATL Percepat Hilirisasi Nikel Lewat Pabrik Baterai EV Terintegrasi

Next Post

Jembatan Kaca Seruni Point Bromo Kuat Tampung Berat 6 Ton, Awet 50 Tahun

Mera Puspita Sari

Mera Puspita Sari

Related Posts

Jepang Tak Gentar Hadapi Brasil, Moriyasu Tetap Percaya Diri Meski Kubo Absen

Jepang Tak Gentar Hadapi Brasil, Moriyasu Tetap Percaya Diri Meski Kubo Absen

by Fajar Novryanto
29 Juni 2026
0

Kabar5News - Tim Nasional Jepang menghadapi tantangan berat pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Samurai Biru dijadwalkan bertemu Brasil...

Cape Verde Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Negara Kecil yang Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026

Cape Verde Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Negara Kecil yang Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026

by Fajar Novryanto
27 Juni 2026
0

Kabar5News - Tim Nasional Cape Verde terus menorehkan kisah luar biasa di Piala Dunia 2026. Negara kepulauan di lepas pantai...

Mauricio Pochettino Pakai Strategi AI yang Sukses Bikin Timnas AS Menang Impresif di Piala Dunia 2026

Mauricio Pochettino Pakai Strategi AI yang Sukses Bikin Timnas AS Menang Impresif di Piala Dunia 2026

by Mera Puspita Sari
26 Juni 2026
0

Kabar5News - Sumbangsih teknologi AI mampu mengantarkan timnas Amerika Serikat menang impresif pada laga bergengsi Piala Dunia 2026. Sebagai salah...

Profil Thapelo Maseko, Man of the Match yang Bawa Afrika Selatan Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Profil Thapelo Maseko, Man of the Match yang Bawa Afrika Selatan Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

by Fajar Novryanto
25 Juni 2026
0

Kabar5News - Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan sosok baru yang mencuri perhatian publik sepak bola dunia. Kali ini sorotan tertuju...

Bola Sepak Tertua 500 Tahun: Dari Skotlandia Melakukan Debut di Piala Dunia 2026

Bola Sepak Tertua 500 Tahun: Dari Skotlandia Melakukan Debut di Piala Dunia 2026

by Mera Puspita Sari
25 Juni 2026
0

Kabar5News - Pertama kalinya dalam sejarah, bola sepak tertua di dunia usia 500 tahun yang asalnya dari Skotlandia meninggalkan negaranya...

Next Post
Jembatan Kaca Seruni Point Bromo Kuat Tampung Berat 6 Ton, Awet 50 Tahun

Jembatan Kaca Seruni Point Bromo Kuat Tampung Berat 6 Ton, Awet 50 Tahun

Profil PT Aneka Tambang Tbk: Raksasa Tambang Nasional dengan Rekam Jejak Lebih dari Lima Dekade

PT ANTAM dan Karang Taruna Konawe Utara Tanam 300 Pohon, Perkuat Kolaborasi Jaga Lingkungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

TNI AL Asah Kemampuan Tempur Bersama Negara Sahabat di Latihan RIMPAC 2026

TNI AL Asah Kemampuan Tempur Bersama Negara Sahabat di Latihan RIMPAC 2026

29 Juni 2026
Jepang Tak Gentar Hadapi Brasil, Moriyasu Tetap Percaya Diri Meski Kubo Absen

Jepang Tak Gentar Hadapi Brasil, Moriyasu Tetap Percaya Diri Meski Kubo Absen

29 Juni 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In