Kabar5News – Kemenangan di lintasan bukan hanya ditentukan oleh seberapa cepat seorang pebalap melaju. Kemampuan menjaga konsentrasi, membaca situasi, dan tetap tenang saat mendapat tekanan juga menjadi bagian penting untuk meraih podium. Hal tersebut diperlihatkan Morgan Holindo Sonmoahi dalam putaran kelima Eshark Rok Cup Indonesia 2026.
Pegokar muda dari Dewa United Motorsport itu berhasil menjadi juara kelas MiniRok pada Eshark Rok Cup Indonesia Round 5 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026).
Performa Morgan sebenarnya sudah terlihat sejak rangkaian balapan sebelumnya. Ia tampil konsisten pada sesi Heat dan kemudian berhasil finis pertama dalam Pre Final yang berlangsung pada Minggu pagi.
Persaingan menuju Final juga berlangsung cukup ketat. Salah satu rival Morgan, Michael Vino Satrio, sempat mendapatkan sanksi pada sesi Heat dan Pre Final. Kondisi tersebut membuat pertarungan di balapan utama semakin menarik.
Saat lampu start padam, Morgan langsung melesat dan mengambil posisi terdepan. Namun, keunggulan itu tidak membuat balapan berjalan mudah. Michael terus memberikan tekanan dari belakang sejak lap-lap awal.
Morgan kemudian menunjukkan kemampuan yang menjadi salah satu kunci kemenangannya. Ia tidak terburu-buru mengambil risiko dan memilih menjaga ritme balapan. Setiap tikungan dilewati dengan presisi, sementara celah yang bisa dimanfaatkan rival untuk melakukan serangan berhasil ditutup.
Tekanan terus berlangsung hingga lap terakhir. Namun, Morgan mampu mempertahankan fokus dan menjaga posisinya sampai melewati garis finis.
Hasilnya, pebalap yang masih duduk di kelas 6 Tzu Chi School tersebut berhasil menjadi juara Final A MiniRok Eshark Rok Cup Indonesia Round 5.
Morgan menilai ketenangan menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilannya mengontrol balapan.
“Memang inti dari menang balapan itu adalah tenang dan fokus. Itulah yang saya usahakan lakukan hingga bisa meraih hasil ini,” tutur Morgan.
Menariknya, kemenangan di Sentul bukan sekadar tambahan prestasi bagi Morgan. Hasil tersebut juga menjadi bagian dari perjuangannya mengejar target yang lebih besar, yakni tampil di Kejuaraan Dunia Karting di Italia.
Peluang tersebut masih terbuka karena Eshark Rok Cup Indonesia 2026 menyisakan satu putaran pamungkas yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Putaran terakhir akan menjadi kesempatan Morgan untuk kembali menjaga konsistensi sekaligus memperkuat peluangnya menuju panggung internasional. Performa di Sentul menjadi modal penting, terutama setelah ia mampu membuktikan bahwa dirinya bukan hanya cepat, tetapi juga mampu mengendalikan balapan ketika berada di bawah tekanan.
Perjalanan menuju Italia tentu masih panjang. Namun, kemenangan di Sentul menjadi salah satu pijakan penting bagi Morgan untuk terus berkembang dan mengejar mimpinya. Dengan satu putaran terakhir yang masih tersisa, pegokar muda ini akan kembali berjuang untuk menutup musim dengan hasil terbaik dan membuka jalan menuju Kejuaraan Dunia Karting di Italia.












