Kabar5News – Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) sampai sekolah online yang mulai berlaku April 2026.
Kebijakan tersebut diambil dalam rangka penghematan penggunaan BBM di tengah konflik global yang masih hangat terjadi.
Menurut penuturan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, dalam pelaksanaan kebijakan perlu dirumuskan responsif berbasis data serta pertimbangan matang terkait pengalaman mobilitas saat pandemi Covid 19.
Dalam hal ini, Pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan penghematan energi tidak mengganggu proses pembelajaran maupun pelayanan publik.
“Langkah efisiensi harus disusun secara terukur dan berbasis data konsumsi energi serta tingkat mobilitas di masing-masing sektor, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang berlebihan bagi masyarakat,” ungkap Pratikno dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (17/3/2026).
Saat rapat dengan berbagai pihak yang berkepentingan tersebut telah disepakati adanya lima jenis strategi penting dalam upaya hemat energi.
Strategi berupa penerapan skema kerja fleksibel Work From Anywhere (WFA) untuk ASN, memperkuat penguatan platform digital untuk efektivitas kerja, adanya pembatasan perjalanan dinas, strategi penghematan energi pada operasional bangunan perkantoran dan menerapkan pembelajaran daring atau luring.
Usut punya usut, penerapan sistem WFA sudah lebih dulu diterapkan oleh beberapa negara lain, sebagai opsi penghematan energi khususnya BBM.
Lantas, negara mana saja yang telah menerapkan WFA? Berikut penjelasan singkatnya.
Deretan Negara yang Menerapkan Sistem WFA Imbas dari Konflik Global
Berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber, ada beberapa negara di kawasan Asia yang sudah lebih dulu menerapkan Work From Home (WFH) atau Work From Anywhere (WFA).
Penerapan sistem tersebut sebagai upaya dalam penghematan energi akibat meningkatnya harga bahan bakar, sebagai dampak konflik Iran.
Berikut daftar negara Asia yang menggunakan sistem WFA atau WFH termasuk di dalamnya Indonesia.
• UEA (Abu Dhabi)
Menerapkan WFH dan pembelajaran daring (online) bagi siswa akibat dampak perang.
• Thailand
Perdana Menteri memerintahkan pegawai negeri bekerja dari rumah (WFH) mulai 10 Maret 2026, mematikan lampu atau alat listrik yang tidak digunakan, dan membatasi perjalanan dinas luar negeri.
• Vietnam
Kementerian mendorong perusahaan mengijinkan karyawan WFH untuk mengurangi konsumsi BBM transportasi.
• Pakistan
Mempertimbangkan WFH karena cadangan bahan bakar yang menipis.
• Indonesia (Tahap Wacana atau Persiapan)
Pemprov DKI Jakarta mempersiapkan sistem WFH bagi ASN untuk mengantisipasi tekanan energi, terutama pasokan dan harga BBM.
Bagi Indonesia memang masih dalam tahap persiapan, meskipun begitu penting untuk mengetahui. Supaya, saat nantinya sudah resmi diberlakukan akan jauh lebih siap.












