Kabar5news
Jumat,7 Agustus , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dari Eropa Hingga Hindia Belanda : Sejarah KUHP (Wetboek van Strafrecht) Indonesia

Sejarah WvS tidak dapat dipisahkan dari Revolusi Perancis dan era Napoleon Bonaparte

Kurt Morrison by Kurt Morrison
20 November 2025
in NASIONAL
0
Dari Eropa Hingga Hindia Belanda : Sejarah KUHP (Wetboek van Strafrecht) Indonesia

Ilustrasi "Lady Justice". Source : Pixabay

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

​Kabar5News – DPR RI resmi mengesahkan RKUHAP menjadi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana pada 18 November 2025 lalu. KUHAP akan mendampingi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang sebelumnya telah disahkan. Sedianya, baik KUHP maupun KUHAP baru Indonesia mulai berlaku 2 Januari 2026. Lalu bagaimana sejarah perjalanan KUHP ini ?

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau Wetboek van Strafrecht (WvS), adalah dokumen hukum yang menjadi landasan utama hukum pidana di Indonesia selama lebih dari satu abad. Sejarah WvS adalah kisah perjalanan sebuah kodifikasi hukum dari Eropa, melalui transformasi di era kolonial, hingga akhirnya diwarisi sebagai pondasi hukum pasca-kemerdekaan.

RELATED POSTS

175 Prajurit TNI Rampungkan Misi Perdamaian PBB di Kongo, Terima Satyalancana Santi Dharma

TNI Gelar Latihan Terintegrasi 2026, Ini Daftar Operasi Gabungan yang Ditampilkan

Sejarah WvS tidak dapat dipisahkan dari Revolusi Perancis dan era Napoleon Bonaparte. Sebelum adanya kodifikasi hukum yang seragam, Eropa menerapkan hukum yang beragam dan seringkali berbasis adat atau kekuasaan feodal.

Pada awal abad ke-19, ketika Belanda berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Perancis, Belanda dipaksa mengadopsi Code Pénal milik Napoleon tahun 1810. Kodifikasi ini memperkenalkan prinsip-prinsip pencerahan, seperti asas legalitas (nullum crimen sine praevia lege poenali; tiada pidana tanpa undang-undang yang mendahului), yang menjadi dasar utama hukum pidana modern.

Bebas dari pendudukan Perancis, Belanda secara bertahap mengganti Code Pénal Perancis dengan kodifikasi hukumnya sendiri. Proses ini memuncak dengan diundangkannya Wetboek van Strafrecht di Belanda pada tahun 1881. Kitab undang-undang ini bersifat modern, komprehensif, dan menggantikan semua hukum pidana sebelumnya di sana.

Prinsip-prinsip utama WvS 1881 mencerminkan ideologi liberal dan positivisme hukum, yang menitikberatkan pada kepastian hukum dan pembalasan setimpal (retributive justice).

Kodifikasi hukum Belanda di Eropa harus disesuaikan untuk diterapkan di wilayah koloni, Hindia Belanda atau Indonesia. Penerapan hukum di koloni dilakukan secara bertahap dan seringkali diskriminatif, melalui konsep konkordansi (penyesuaian hukum koloni agar sesuai dengan hukum di negeri induk).

Setelah melalui proses penyesuaian yang cukup panjang dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan masyarakat di Hindia Belanda, lahirlah Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indië. Kitab hukum ini secara resmi diundangkan dan mulai berlaku pada 1 Januari 1918. Inilah WvS yang menjadi cikal bakal KUHP Indonesia.

​Pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, Indonesia menghadapi dilema hukum. Untuk menghindari kekosongan hukum, Pasal 2 Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945 menetapkan bahwa semua badan dan peraturan yang ada masih berlaku, selama belum diadakan yang baru menurut UUD ini.

Berdasarkan ketentuan itu, Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indië disahkan menjadi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Republik Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Nama resminya diganti, namun isi dan pasal-pasalnya sebagian besar tetap sama, meskipun beberapa pasal yang dianggap terlalu kolonial atau diskriminatif diubah atau dihapus (misalnya pasal mengenai Haatzai Artikelen yang memidanakan ujaran kebencian terhadap penguasa kolonial).

Selama puluhan tahun, KUHP warisan tahun 1918 ini menjadi landasan hukum dalam penegakan hukum pidana di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, desakan untuk mengganti KUHP ini semakin kuat karena dianggap​ tidak mencerminkan nilai Bangsa karena masih terikat pada filosofi dan sosiologi hukum Kolonial dan tidak memadai untuk menghadapi perkembangan tindak pidana modern.

​Penyusunan KUHP Nasional yang baru pun dilakukan selama lebih dari setengah abad, hingga akhirnya diundangkan menjadi UU Nomor 1 Tahun 2023.

Tags: Hukum KolonialKUHAPKUHPWetboek van Strafrecht
Previous Post

Apa Bedanya Hari Anak Nasional dan Hari Anak Sedunia?

Next Post

Pola Asuh Modern: 5 Kebiasaan Orang Tua yang Berdampak pada Kesuksesan Anak

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

175 Prajurit TNI Rampungkan Misi Perdamaian PBB di Kongo, Terima Satyalancana Santi Dharma

175 Prajurit TNI Rampungkan Misi Perdamaian PBB di Kongo, Terima Satyalancana Santi Dharma

by Fajar Novryanto
7 Agustus 2026
0

Kabar5News - Sebanyak 175 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-V...

TNI Gelar Latihan Terintegrasi 2026, Ini Daftar Operasi Gabungan yang Ditampilkan

TNI Gelar Latihan Terintegrasi 2026, Ini Daftar Operasi Gabungan yang Ditampilkan

by Fajar Novryanto
6 Agustus 2026
0

Kabar5News - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Latihan Terintegrasi TNI 2026 yang dipusatkan di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau....

TNI Kembali Mengirim Tenaga Kesehatan ke Palestina Gelombang VII, Siap Jalankan Misi Kemanusiaan

TNI Kembali Mengirim Tenaga Kesehatan ke Palestina Gelombang VII, Siap Jalankan Misi Kemanusiaan

by Fajar Novryanto
5 Agustus 2026
0

Kabar5News - Komitmen Indonesia dalam mendukung misi kemanusiaan di Palestina kembali ditunjukkan melalui persiapan pengiriman tenaga kesehatan (Nakes) TNI Gelombang...

Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

by Fajar Novryanto
5 Agustus 2026
0

Kabar5News - Mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka menjadi impian banyak masyarakat...

Catat Tanggalnya! Daftar Hari Besar dan Libur Nasional Sepanjang Agustus 2026

Catat Tanggalnya! Daftar Hari Besar dan Libur Nasional Sepanjang Agustus 2026

by Mera Puspita Sari
5 Agustus 2026
0

Kabar5News - Memasuki Agustus 2026, informasi terkait hari besar maupun libur nasional banyak dicari untuk mengatur rencana rehat sejenak dari...

Next Post
Pola Asuh Modern: 5 Kebiasaan Orang Tua yang Berdampak pada Kesuksesan Anak

Pola Asuh Modern: 5 Kebiasaan Orang Tua yang Berdampak pada Kesuksesan Anak

Pendidikan Medis Gratis Prabowo Berikan Beasiswa Penuh untuk Dokter dan Perawat.

Pendidikan Medis Gratis? Prabowo Berikan Beasiswa Penuh untuk Dokter & Perawat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

175 Prajurit TNI Rampungkan Misi Perdamaian PBB di Kongo, Terima Satyalancana Santi Dharma

175 Prajurit TNI Rampungkan Misi Perdamaian PBB di Kongo, Terima Satyalancana Santi Dharma

7 Agustus 2026
Akhirnya Xiaomi TV S Mini LED 2026 Rilis, Ini Spesifikasi hingga Harganya

Akhirnya Xiaomi TV S Mini LED 2026 Rilis, Ini Spesifikasi hingga Harganya

7 Agustus 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In