Kabar5News – Kendaraan sering kena macet maupun suhu panas di jalanan bikin oli mesin cepat berkurang, bahkan performanya mudah menurun.
Kondisi tersebut sering tidak disadari pemilik kendaraan yang mana bisa memicu kerusakan mesin hingga berakhir membutuhkan biaya besar.
Pengendara di kota besar lebih baik mengganti oli tidak melulu berpatokan pada angka kilometer saja.
Bagaimanapun juga, kemacetan yang bikin kendaraan sering berhenti dan berjalan (stop-and-go) membuat mesin tetap bekerja pada suhu tinggi walaupun jarak tempuh tidak bertambah signifikan.
Maka dari itu, kualitas oli dapat menurun sangat cepat daripada kendaraan yang dipakai pada jalan lalu lintas lancar.
Sehingga, pengendara hendaknya selalu memperhatikan beberapa faktor yang mempercepat penggantian oli. Apa sajakah itu? Simak ulasan selengkapnya di sini.
Faktor yang Mempercepat Ganti Oli
Ada beberapa faktor utama yang membuat oli mesin kendaraan harus segera diganti, supaya performa stabil kembali.
Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan pemilik kendaraan untuk rutin ganti oli:
1. Jalan Macet
Mesin terus menyala dan berputar walau kendaraan tidak bergerak maju, membuat hitungan jam kerja oli bertambah.
2. Sering stop-and-go
Perjalanan harian dengan banyak lampu merah atau antrian membuat kerja mesin naik-turun secara konstan.
3. Medan jalan berat
Jalan menanjak, berdebu, atau berlumpur membuat mesin bekerja ekstra keras.
4. Beban berlebih
Sering membawa muatan atau penumpang melebihi kapasitas standar pabrik.
5. Gaya agresif
Kebiasaan menarik gas secara mendadak atau memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi dalam waktu lama.
6. Suhu panas ekstrem
Mesin yang sering overheat membuat penguapan oli lebih cepat.
7. Jenis oli rendah
Memakai oli non-sintetis atau kualitas di bawah anjuran pabrik mempercepat penurunan fungsi.
8. Usia kendaraan
Mobil atau motor yang sudah tua biasanya mengalami keausan internal sehingga oli cepat kotor.












