Kabar5news
Minggu,8 Februari , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Operasi Mapenduma, Operasi Pasukan Khusus Indonesia yang Mengguncang Dunia

Operasi ini bukan sekadar serbuan membabi buta. Menggunakan helikopter dan taktik infiltrasi senyap

Kurt Morrison by Kurt Morrison
6 Januari 2026
in NASIONAL
0

Pasukan Kopassus. Foto: Merdeka.com

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Dunia militer internasional kerap berkiblat pada Delta Force, unit antiteror paling rahasia milik Amerika Serikat. Salah satu narasi yang melegenda adalah bagaimana ketangkasan mereka dalam berbagai operasi senyap di Amerika Latin, termasuk operasi militer yang baru saja dilaksanakan di Venezuela.

Narasi tentang pasukan yang “datang, selesaikan, dan menghilang” ini menciptakan standar bahwa hanya negara adidaya yang memiliki pasukan dengan presisi bedah seperti itu.

RELATED POSTS

Pertamina Drilling Raih Penghargaan HSSE 2025

Prabowo Pastikan Renovasi Rumah Korban Bencana Jadi Prioritas Nasional

Namun, sejarah mencatat pada pertengahan era 90-an, di belahan bumi lain, tepatnya di belantara hutan tropis Papua yang jauh lebih ganas dari medan mana pun di Amerika Selatan, Indonesia membuktikan memiliki “hantu-hantu rimba” yang tak kalah mematikan. Operasi pasukan khusus itu dikenal dengan nama Operasi Mapenduma 1996.

​Krisis bermula pada 8 Januari 1996, ketika kelompok separatis OPM pimpinan Kelly Kwalik menyandera 26 anggota Tim Ekspedisi Lorentz ’95 di Desa Mapenduma. Para sandera terdiri dari peneliti muda dari dalam negeri serta warga negara asing (Inggris, Belanda, dan Jerman). Dunia internasional menaruh perhatian penuh; tekanan diplomatik meningkat, dan bayang-bayang kegagalan menghantui kedaulatan Indonesia.

​Setelah upaya negosiasi selama 130 hari menemui jalan buntu, perintah tegas turun: Operasi Militer!. Dipimpin oleh Danjen Kopassus saat itu, Brigjen TNI Prabowo Subianto, operasi ini menjadi panggung pembuktian bagi pasukan khusus Indonesia.

Jika Delta Force mengandalkan teknologi satelit mutakhir, Kopassus menggabungkan teknologi dengan kemampuan jungle warfare (perang hutan) yang legendaris.

Puncak Operasi, 19 Mei 1996
​Operasi ini bukan sekadar serbuan membabi buta. Menggunakan helikopter dan taktik infiltrasi senyap, pasukan elite bergerak menembus kabut tebal dan medan curam Mapenduma. Dalam waktu singkat, melalui baku tembak yang sengit namun terukur, mayoritas sandera berhasil dibebaskan.

Keberhasilan ini mengejutkan pengamat militer dunia. Indonesia membuktikan bahwa dalam kondisi medan paling ekstrem di dunia, hutan hujan tropis dengan kelembapan tinggi dan visibilitas rendah, pasukan Baret Merah memiliki kapabilitas yang setara, bahkan melampaui standar operasi pasukan khusus Barat dalam konteks perang hutan.

Mapenduma terletak di Kabupaten Jayawijaya (sekarang masuk wilayah Papua Pegunungan), sebuah area yang didominasi oleh hutan hujan tropis perawan dengan ketinggian di atas 2.000 meter di atas permukaan laut. Tebing-tebing curam, lembah yang dalam, dan vegetasi yang sangat rapat membuat pergerakan pasukan sangat terbatas.Kabut tebal bisa turun sewaktu-waktu, membatasi jarak pandang hingga kurang dari 5 meter dan sering kali membuat dukungan udara (helikopter) tidak bisa beroperasi.

​Sebelum serangan dilakukan, TNI melakukan persiapan matang selama hampir empat bulan. Awalnya, pemerintah mengedepankan jalur damai melalui perantaraan Palang Merah Internasional (ICRC). Namun, pemimpin OPM Kelly Kwalik bersikap hanya mengulur waktu dan justru menjadikan negosiasi sebagai panggung politik.

Pada 9 Mei 1996, setelah ICRC menyatakan mundur dari negosiasi karena kecewa pada pihak OPM, operasi militer resmi dimulai. Pasukan tidak langsung menyerbu dari depan. Mereka diturunkan melalui helikopter (fast roping) di titik-titik yang tidak terduga dan merayap menembus hutan selama berhari-hari untuk mengepung posisi lawan secara senyap.

Puncak operasi terjadi pada 15-19 Mei 1996. Pasukan khusus menggunakan taktik mobile air (serangan udara) dikombinasikan dengan serangan darat yang presisi. Hasilnya, dari 11 sandera yang tersisa di tangan OPM saat itu, 9 orang berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup. ​

Meskipun Kopassus (khususnya Sat-81 Gultor) menjadi ujung tombak, operasi ini melibatkan sinergi antar-matra, yakni; pilot-pilot helikopter TNI AD harus melakukan manuver berbahaya di sela-sela tebing Papua yang sempit dan juga kesatuan Kostrad, yang memberikan bantuan pengamanan perimeter luar untuk mencegah pelarian anggota OPM ke wilayah perbatasan.

​Keberhasilan ini menempatkan militer Indonesia dalam radar militer dunia. Strategi yang menggabungkan kecanggihan alat (UAV dan GPS) dengan kemampuan naluriah manusia (jejak hutan) menjadi studi kasus bagi pasukan khusus negara lain tentang cara menangani perang asimetris di medan tropis.

Tags: Delta ForceKopassusKostradOperasi Mapendumaoperasi militerPasukan ElitPasukan Khusus
Previous Post

Prabowo Bangga, Indonesia Capai Swasembada Beras Dalam Waktu Setahun!

Next Post

Gebrakan di Awal 2026! Nokia X2 Resmi Dirilis, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Pertamina Drilling Raih Penghargaan HSSE 2025

Pertamina Drilling Raih Penghargaan HSSE 2025

by Noni Devitasari Silaban
7 Februari 2026
0

Kabar5News -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali menorehkan capaian positif sepanjang tahun 2025. Anak usaha PT Pertamina...

Prabowo Pastikan Renovasi Rumah Korban Bencana Jadi Prioritas Nasional

Prabowo Pastikan Renovasi Rumah Korban Bencana Jadi Prioritas Nasional

by Fajar Novryanto
6 Februari 2026
0

Kabar5News - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memastikan pemerintah tidak tinggal diam dalam menghadapi bencana yang melanda sejumlah wilayah, khususnya...

Pemerintah Menerapkan WFA dan Diskon Tarif Transportasi Umum Pada Periode Libur Hari Raya Idul Fitri 2026

Pemerintah Menerapkan WFA dan Diskon Tarif Transportasi Umum Pada Periode Libur Hari Raya Idul Fitri 2026

by Mera Puspita Sari
6 Februari 2026
0

Kabar5News - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto belum lama ini menyatakan bahwa, Pemerintah akan menerapkan kerja di mana saja...

Prabowo Serukan Gentengisasi, Bagaimana Sikap Menteri PKP?

Prabowo Serukan Gentengisasi, Bagaimana Sikap Menteri PKP?

by Fajar Novryanto
5 Februari 2026
0

Kabar5News - Program Gentengisasi yang diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu agenda strategis dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah...

Keunggulan Rumah Beratap Genteng, Program Gentengisasi Prabowo untuk Indonesia ASRI

Keunggulan Rumah Beratap Genteng, Program Gentengisasi Prabowo untuk Indonesia ASRI

by Fajar Novryanto
4 Februari 2026
0

Kabar5News - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong penggunaan genteng sebagai atap rumah di seluruh Indonesia. Kebijakan tersebut disampaikan dalam...

Next Post
Gebrakan di Awal 2026! Nokia X2 Resmi Dirilis, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya

Gebrakan di Awal 2026! Nokia X2 Resmi Dirilis, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya

Kumpulan Prompt Gemini AI Foto Wajah Asli Jernih dan Natural

Kumpulan Prompt Gemini AI Foto Wajah Asli Jernih dan Natural

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

5 Rekomendasi Pemanis Alami untuk Pecinta Kopi dan Teh, Aman Bagi Penderita Diabetes

5 Rekomendasi Pemanis Alami untuk Pecinta Kopi dan Teh, Aman Bagi Penderita Diabetes

7 Februari 2026
Lebih Mengenal Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

Lebih Mengenal Chairil Anwar, Si Binatang Jalang

7 Februari 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In