Kabar5news
Selasa,10 Februari , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Profil Margono Djojohadikusumo, Kakek Prabowo Subianto dan Pendiri Bank Negara Indonesia

Sosok ekonom nasionalis yang berperan penting dalam pendirian bank nasional pertama Indonesia di tengah ancaman kembalinya Belanda.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
9 Februari 2026
in NASIONAL
0
Profil Margono Djojohadikusumo, Kakek Prabowo Subianto dan Pendiri Bank Negara Indonesia

Potret R.M. Margono Djojohadikusumo, Kakek Prabowo Subianto dan Pendiri Bank Negara Indonesia. (Sumber : Instagram @Prabowo)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Nama Margono Djojohadikusumo tercatat dalam sejarah ekonomi Indonesia sebagai salah satu tokoh penting di balik berdirinya bank nasional pertama di Tanah Air.

Ia dikenal sebagai ekonom dan negarawan yang memiliki gagasan kuat tentang pentingnya kedaulatan ekonomi bangsa. Margono juga merupakan kakek dari Presiden RI Prabowo Subianto.

RELATED POSTS

Ibu-ibu Harap Catat! Ini Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadan 2026

Pertamina Drilling Raih Penghargaan HSSE 2025

Pasca proklamasi kemerdekaan 1945, Indonesia menghadapi tantangan besar, bukan hanya di medan perang fisik, tetapi juga dalam sektor ekonomi dan keuangan. Saat itu, Indonesia belum memiliki bank sentral nasional yang benar-benar berdiri atas kekuatan sendiri. Di tengah situasi tersebut, muncul perdebatan mengenai langkah yang harus ditempuh.

Margono, yang kala itu menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung, berpandangan bahwa Indonesia harus mendirikan bank sentral dari hasil jerih payah bangsa sendiri. Baginya, kedaulatan politik harus sejalan dengan kedaulatan ekonomi. Ia menolak gagasan sekadar menghidupkan kembali De Javasche Bank (DJB), bank warisan kolonial Belanda.

Di sisi lain, Menteri Kemakmuran Soerachman memiliki pandangan berbeda. Ia menilai DJB lebih praktis untuk difungsikan kembali karena telah memiliki sistem dan sumber daya yang siap pakai. Namun situasi berubah ketika Belanda berupaya kembali menjajah Indonesia dan hendak mengaktifkan DJB sebagai bank sentral versi kolonial.

Ancaman tersebut semakin menguatkan gagasan Margono. Bahkan sebelumnya, ia telah bergerak cepat dengan mengantongi restu Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta untuk mendirikan bank nasional.

Pada 5 Juli 1946, pemerintah resmi mendirikan Bank Negara Indonesia (BNI) berdasarkan Perpu No. 2 Tahun 1946. Margono dipercaya menjadi pemimpin awal bank tersebut.

BNI saat itu tidak hanya menjalankan fungsi sebagai bank sentral, tetapi juga sebagai bank umum yang memberikan kredit, menerima simpanan, serta menerbitkan obligasi. Modal awalnya pun berasal dari patungan rakyat Indonesia, mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun kedaulatan ekonomi.

Di tengah agresi militer Belanda, BNI menjadi ujung tombak perlawanan ekonomi. Ketika DJB menerbitkan uang NICA, BNI mengeluarkan Oeang Republik Indonesia (ORI). Situasi ini memicu apa yang dikenal sebagai “perang mata uang” atau currency war antara Indonesia dan Belanda.

Namun, agresi militer membuat operasional BNI sempat terhambat. Banyak cabang tutup dan aset dirampas. Setelah pengakuan kedaulatan pada 1949, BNI kembali aktif.

Pada 1953, pemerintah mengambil alih DJB dan mengubahnya menjadi Bank Indonesia sebagai bank sentral. Status BNI sebagai bank sentral pun berakhir dan secara resmi dicabut pada 1968, menjadikannya bank milik negara seperti yang dikenal saat ini.

Perjalanan Margono Djojohadikusumo menunjukkan bahwa perjuangan kemerdekaan tidak hanya berlangsung di medan tempur, tetapi juga di sektor ekonomi dan keuangan. Gagasannya tentang bank nasional menjadi fondasi penting dalam membangun sistem perbankan Indonesia yang berdaulat.

Tags: Bank IndonesiaBank Negara IndonesiaDe Javasche BankKabar5NewsKakek Prabowo SubiantoOeang Republik IndonesiaProfil Margono DjojohadikusumoSejarah BNISejarah Ekonomi IndonesiaTokoh Nasional
Previous Post

Jejak Heroik Halim Perdanakusuma, Pilot Pembom RAF pada Perang Dunia II

Next Post

Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Cara Aman agar Tetap Awet

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Ibu-ibu Harap Catat! Ini Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadan 2026

Ibu-ibu Harap Catat! Ini Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadan 2026

by Mera Puspita Sari
9 Februari 2026
0

Kabar5News - Bulan Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada pertengahan bulan Februari 2026, sesuai yang tercantum dalam kalender Hijriah Indonesia....

Pertamina Drilling Raih Penghargaan HSSE 2025

Pertamina Drilling Raih Penghargaan HSSE 2025

by Noni Devitasari Silaban
7 Februari 2026
0

Kabar5News -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali menorehkan capaian positif sepanjang tahun 2025. Anak usaha PT Pertamina...

Prabowo Pastikan Renovasi Rumah Korban Bencana Jadi Prioritas Nasional

Prabowo Pastikan Renovasi Rumah Korban Bencana Jadi Prioritas Nasional

by Fajar Novryanto
6 Februari 2026
0

Kabar5News - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memastikan pemerintah tidak tinggal diam dalam menghadapi bencana yang melanda sejumlah wilayah, khususnya...

Pemerintah Menerapkan WFA dan Diskon Tarif Transportasi Umum Pada Periode Libur Hari Raya Idul Fitri 2026

Pemerintah Menerapkan WFA dan Diskon Tarif Transportasi Umum Pada Periode Libur Hari Raya Idul Fitri 2026

by Mera Puspita Sari
6 Februari 2026
0

Kabar5News - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto belum lama ini menyatakan bahwa, Pemerintah akan menerapkan kerja di mana saja...

Prabowo Serukan Gentengisasi, Bagaimana Sikap Menteri PKP?

Prabowo Serukan Gentengisasi, Bagaimana Sikap Menteri PKP?

by Fajar Novryanto
5 Februari 2026
0

Kabar5News - Program Gentengisasi yang diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu agenda strategis dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah...

Next Post
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Cara Aman agar Tetap Awet

Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Cara Aman agar Tetap Awet

Ibu-ibu Harap Catat! Ini Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadan 2026

Ibu-ibu Harap Catat! Ini Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadan 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

ilustrasi emas fisik atau emas digital. (sumber : Chatgpt)

Emas Fisik atau Emas Digital, Mana yang Lebih Aman untuk Investasi?

10 Februari 2026
Satu Panggilan Telepon yang Mengubah Langkah

Satu Panggilan Telepon yang Mengubah Langkah

9 Februari 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In