Kabar5news
Minggu,28 Juni , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Profil Margono Djojohadikusumo, Kakek Prabowo Subianto dan Pendiri Bank Negara Indonesia

Sosok ekonom nasionalis yang berperan penting dalam pendirian bank nasional pertama Indonesia di tengah ancaman kembalinya Belanda.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
9 Februari 2026
in NASIONAL
0
Profil Margono Djojohadikusumo, Kakek Prabowo Subianto dan Pendiri Bank Negara Indonesia

Potret R.M. Margono Djojohadikusumo, Kakek Prabowo Subianto dan Pendiri Bank Negara Indonesia. (Sumber : Instagram @Prabowo)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Nama Margono Djojohadikusumo tercatat dalam sejarah ekonomi Indonesia sebagai salah satu tokoh penting di balik berdirinya bank nasional pertama di Tanah Air.

Ia dikenal sebagai ekonom dan negarawan yang memiliki gagasan kuat tentang pentingnya kedaulatan ekonomi bangsa. Margono juga merupakan kakek dari Presiden RI Prabowo Subianto.

RELATED POSTS

ANTAM dan CATL Percepat Hilirisasi Nikel Lewat Pabrik Baterai EV Terintegrasi

ANTAM Sabet Penghargaan Terbaik II atas Kinerja Rehabilitasi DAS 2026

Pasca proklamasi kemerdekaan 1945, Indonesia menghadapi tantangan besar, bukan hanya di medan perang fisik, tetapi juga dalam sektor ekonomi dan keuangan. Saat itu, Indonesia belum memiliki bank sentral nasional yang benar-benar berdiri atas kekuatan sendiri. Di tengah situasi tersebut, muncul perdebatan mengenai langkah yang harus ditempuh.

Margono, yang kala itu menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung, berpandangan bahwa Indonesia harus mendirikan bank sentral dari hasil jerih payah bangsa sendiri. Baginya, kedaulatan politik harus sejalan dengan kedaulatan ekonomi. Ia menolak gagasan sekadar menghidupkan kembali De Javasche Bank (DJB), bank warisan kolonial Belanda.

Di sisi lain, Menteri Kemakmuran Soerachman memiliki pandangan berbeda. Ia menilai DJB lebih praktis untuk difungsikan kembali karena telah memiliki sistem dan sumber daya yang siap pakai. Namun situasi berubah ketika Belanda berupaya kembali menjajah Indonesia dan hendak mengaktifkan DJB sebagai bank sentral versi kolonial.

Ancaman tersebut semakin menguatkan gagasan Margono. Bahkan sebelumnya, ia telah bergerak cepat dengan mengantongi restu Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta untuk mendirikan bank nasional.

Pada 5 Juli 1946, pemerintah resmi mendirikan Bank Negara Indonesia (BNI) berdasarkan Perpu No. 2 Tahun 1946. Margono dipercaya menjadi pemimpin awal bank tersebut.

BNI saat itu tidak hanya menjalankan fungsi sebagai bank sentral, tetapi juga sebagai bank umum yang memberikan kredit, menerima simpanan, serta menerbitkan obligasi. Modal awalnya pun berasal dari patungan rakyat Indonesia, mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun kedaulatan ekonomi.

Di tengah agresi militer Belanda, BNI menjadi ujung tombak perlawanan ekonomi. Ketika DJB menerbitkan uang NICA, BNI mengeluarkan Oeang Republik Indonesia (ORI). Situasi ini memicu apa yang dikenal sebagai “perang mata uang” atau currency war antara Indonesia dan Belanda.

Namun, agresi militer membuat operasional BNI sempat terhambat. Banyak cabang tutup dan aset dirampas. Setelah pengakuan kedaulatan pada 1949, BNI kembali aktif.

Pada 1953, pemerintah mengambil alih DJB dan mengubahnya menjadi Bank Indonesia sebagai bank sentral. Status BNI sebagai bank sentral pun berakhir dan secara resmi dicabut pada 1968, menjadikannya bank milik negara seperti yang dikenal saat ini.

Perjalanan Margono Djojohadikusumo menunjukkan bahwa perjuangan kemerdekaan tidak hanya berlangsung di medan tempur, tetapi juga di sektor ekonomi dan keuangan. Gagasannya tentang bank nasional menjadi fondasi penting dalam membangun sistem perbankan Indonesia yang berdaulat.

Tags: Bank IndonesiaBank Negara IndonesiaDe Javasche BankKabar5NewsKakek Prabowo SubiantoOeang Republik IndonesiaProfil Margono DjojohadikusumoSejarah BNISejarah Ekonomi IndonesiaTokoh Nasional
Previous Post

Jejak Heroik Halim Perdanakusuma, Pilot Pembom RAF pada Perang Dunia II

Next Post

Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Cara Aman agar Tetap Awet

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Antam Kembali Raih Kepercayaan Pasar Lewat Tiga Indeks ESG KEHATI

ANTAM dan CATL Percepat Hilirisasi Nikel Lewat Pabrik Baterai EV Terintegrasi

by Fajar Novryanto
28 Juni 2026
0

Kabar5News - Pemerintah memastikan pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) terintegrasi di Karawang, Jawa Barat, memasuki tahap akhir dan...

ANTAM Sabet Penghargaan Terbaik II atas Kinerja Rehabilitasi DAS 2026

ANTAM Sabet Penghargaan Terbaik II atas Kinerja Rehabilitasi DAS 2026

by Fajar Novryanto
27 Juni 2026
0

Kabar5News - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) melalui Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Nikel Kolaka kembali memperoleh pengakuan atas komitmennya dalam...

Taruna Akmil Diterjunkan ke 178 Sekolah Rakyat untuk Latih Disiplin Siswa

Taruna Akmil Diterjunkan ke 178 Sekolah Rakyat untuk Latih Disiplin Siswa

by Fajar Novryanto
27 Juni 2026
0

Kabar5News - Pemerintah akan melibatkan 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) dalam program pembinaan karakter bagi siswa Sekolah Rakyat yang tersebar...

TNI AL Persiapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, 100 Personel Akan Jalani Pelatihan di Italia

TNI AL Persiapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, 100 Personel Akan Jalani Pelatihan di Italia

by Fajar Novryanto
25 Juni 2026
0

Kabar5News - TNI Angkatan Laut terus mempersiapkan berbagai kebutuhan menjelang pengoperasian kapal induk Giuseppe Garibaldi yang akan memperkuat armada pertahanan...

ANTAM Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Pemanfaatan Pekarangan Rumah di Desa Mowundo

ANTAM Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Pemanfaatan Pekarangan Rumah di Desa Mowundo

by Fajar Novryanto
25 Juni 2026
0

Kabar5News - PT ANTAM (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara terus mendorong penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui...

Next Post
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Cara Aman agar Tetap Awet

Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Cara Aman agar Tetap Awet

Ibu-ibu Harap Catat! Ini Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadan 2026

Ibu-ibu Harap Catat! Ini Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadan 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Antam Kembali Raih Kepercayaan Pasar Lewat Tiga Indeks ESG KEHATI

ANTAM dan CATL Percepat Hilirisasi Nikel Lewat Pabrik Baterai EV Terintegrasi

28 Juni 2026
ANTAM Sabet Penghargaan Terbaik II atas Kinerja Rehabilitasi DAS 2026

ANTAM Sabet Penghargaan Terbaik II atas Kinerja Rehabilitasi DAS 2026

27 Juni 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In