Kabar5news
Kamis,26 Februari , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Susi Susanti, Legenda Bulutangkis Indonesia, Berjuang Demi Status WNI

Di era Orde Baru, darah Tionghoa yang mengalir di tubuhnya adalah sebuah "beban" birokrasi

Kurt Morrison by Kurt Morrison
26 Februari 2026
in HIBURAN
0
Susi Susanti, Legenda Bulutangkis Indonesia, Berjuang Demi Status WNI

Susi Susanti saat meraih medali emas di Olimpiade Barcelona, 1992. Foto: Badmindo

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Masih terkait dengan polemik di jagat media sosial yang riuh dikarenakan unggahan seorang ibu asal Indonesia yang dengan bangga memamerkan keberhasilan anaknya menjadi warga negara asing.

Unggahan itu memicu perdebatan panjang, apakah nasionalisme mulai luntur, ataukah tanah air ini tak patut diperjuangkan. Namun, jauh hari semua keriuhan itu, sejarah mencatat kisah seorang wanita yang justru harus bertaruh segenap tenaga, keringat, dan air mata hanya untuk diakui sebagai bagian dari bangsa ini. Dia adalah Susi Susanti.

RELATED POSTS

Siapakah Lindi Fitriyana, Calon Istri Virgoun?

Pelajaran Nasionalisme dari Andrew Kalaweit di Tengah Gaduh LPDP

Bagi Susi, menjadi Indonesia bukanlah sebuah pilihan yang datang begitu saja dari akta kelahiran. Di era Orde Baru, darah Tionghoa yang mengalir di tubuhnya adalah sebuah “beban” birokrasi. Saat itu, ia wajib mengantongi SBKRI (Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia), sebuah dokumen yang sering kali menjadi tembok tinggi bagi mereka yang dianggap non-pribumi.

Betapa ironis, Susi telah menghabiskan ribuan jam di pelatnas, memeras keringat hingga batas fisik terjauh, dan memenangkan berbagai turnamen internasional dengan bendera Merah Putih di dadanya. Namun, saat kembali ke tanah air, ia sering kali masih dianggap “tamu”.

Barcelona 1992, Emas yang Menampar Diskriminasi
​Puncak dari segala refleksi ini terjadi pada final Olimpiade Barcelona 1992. Di tengah status kewarganegaraannya yang masih dipersulit, Susi berdiri di lapangan, bertarung bukan hanya melawan Bang Soo-hyun, tapi juga melawan keraguan negaranya sendiri terhadap loyalitasnya.

Saat shuttlecock terakhir jatuh, Susi memastikan emas pertama dalam sejarah Olimpiade Indonesia. Tangisnya yang pecah di atas podium saat lagu Indonesia Raya berkumandang adalah salah satu momen paling emosional dalam sejarah olahraga dunia.

Tangis itu bukan sekadar haru karena medali. Itu adalah tangis kelegaan bagaikan seorang anak yang akhirnya diterima oleh ibunya. Dengan medali emas untuk Indonesia di lehernya, tidak ada lagi birokrat yang bisa mempertanyakan: “Apakah Susi Susanti benar-benar orang Indonesia?”

​Refleksi Pada Era Sekarang

Melihat fenomena saat ini, di mana ada segelintir orang yang merasa bangga ketika anaknya mendapat kewarganegaraan asing, kisah Susi Susanti terasa seperti pengingat yang menyentil nurani.

Kini, di era kemudahan informasi, kewarganegaraan terkadang dipandang hanya sebagai instrumen transaksional, tentang fasilitas kesehatan yang lebih baik, paspor yang lebih kuat, atau prestise sosial.

Tentu, setiap orang memiliki hak asasi untuk menentukan masa depannya. Namun, ada kontras yang tajam antara mereka yang bangga “pergi” dengan dia yang berdarah-darah untuk “diakui tetap tinggal”.

Susi Susanti mengajarkan kepada kita bahwa nasionalisme tidak tumbuh dari fasilitas yang diberikan negara, melainkan dari keteguhan hati untuk memberi yang terbaik untuk bangsa, bahkan saat hak-hak kita dibatasi. Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah rumah yang patut diperjuangkan, bukan sekadar tempat singgah yang bisa ditinggalkan begitu saja saat ada tawaran yang lebih menarik di luar sana.

Tags: Keturunan TionghoaLegenda BulutangkisLPDPSBKRISusi SusantiWNI
Previous Post

Tips Kuat Puasa Seharian Bikin Tubuh Selalu Sehat, Aktivitas Harian Lancar

Next Post

Cocok untuk Keluarga dan Teman, Ini 5 Rekomendasi Tempat Buka Puasa Favorit di Depok

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Siapakah Lindi Fitriyana, Calon Istri Virgoun?

Siapakah Lindi Fitriyana, Calon Istri Virgoun?

by Mera Puspita Sari
26 Februari 2026
0

Kabar5News - Kabar bahagia menghampiri penyanyi Virgoun, yang akan segera menikah dengan pemain sinetron Lindi Fitriyana pada 26 Februari 2026....

Pelajaran Nasionalisme dari Andrew Kalaweit di Tengah Gaduh LPDP

Pelajaran Nasionalisme dari Andrew Kalaweit di Tengah Gaduh LPDP

by Kurt Morrison
25 Februari 2026
0

Kabar5News - Di tengah riuh rendah media sosial belakangan ini, publik sempat dihangatkan oleh perdebatan mengenai seorang penerima beasiswa LPDP...

Dijamin Betah, ini 5 Rekomendasi Tempat Bukber Instagramable di Bogor

Dijamin Betah, ini 5 Rekomendasi Tempat Bukber Instagramable di Bogor

by Fajar Novryanto
23 Februari 2026
0

Kabar5News - Kawasan Bogor selalu menjadi destinasi favorit untuk berburu tempat makan dengan suasana estetik dan udara sejuk. Tak hanya...

Bingung Mau Ngabuburit Kemana? Ini 5 Rekomendasi Tempat Low Budget di Jakarta

Bingung Mau Ngabuburit Kemana? Ini 5 Rekomendasi Tempat Low Budget di Jakarta

by Fajar Novryanto
19 Februari 2026
0

Kabar5News - Ngabuburit menjadi tradisi yang selalu dinanti selama bulan Ramadan. Menunggu waktu berbuka puasa terasa lebih menyenangkan jika dihabiskan...

Puasa Ikut NU Tapi Lebaran Ikut Muhammadiyah, Boleh atau Tidak Menurut Fikih?

Puasa Ikut NU Tapi Lebaran Ikut Muhammadiyah, Boleh atau Tidak Menurut Fikih?

by Damayanti Rizalino
19 Februari 2026
0

Kabar5news - Di Indonesia terdapat ormas berbasis Islam terbesar yang memiliki metode tersendiri dalam menetapkan awal puasa Ramadhan. NU atau...

Next Post
Cocok untuk Keluarga dan Teman, Ini 5 Rekomendasi Tempat Buka Puasa Favorit di Depok

Cocok untuk Keluarga dan Teman, Ini 5 Rekomendasi Tempat Buka Puasa Favorit di Depok

Komitmen Khusus Prabowo di Yordania, Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Perdamaian Palestina

Komitmen Khusus Prabowo di Yordania, Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Perdamaian Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Karyawan Kontrak Dapat THR atau Tidak, Bagaimana Aturannya?

Karyawan Kontrak Dapat THR atau Tidak, Bagaimana Aturannya?

26 Februari 2026
Kapan THR Paling Lambat Dibayarkan? Ini Batas Waktu dan Aturan Resminya

Kapan THR Paling Lambat Dibayarkan? Ini Batas Waktu dan Aturan Resminya

26 Februari 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In