Kabar5news
Selasa,22 September , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Tingkatkan Kesejahteraan Petani Pupuk Indonesia Siap Beri Pendampingan Petani Dengan Program Makmur

Program Makmur memiliki kepanjangan “Mari Kita Majukan Usaha Rakyat”, program yang diluncurkan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir ini merupakan sebuah ekosistem pertanian yang terintegrasi dari hulu ke hilir sehingga dapat memberikan banyak manfaat bagi petani dalam meningkatkan produktivitas dalam mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan.

Irohman Nugroho by Irohman Nugroho
22 Februari 2025
in EKONOMI
0
Tingkatkan Kesejahteraan Petani Pupuk Indonesia Siap Beri Pendampingan Petani Dengan Program Makmur

Pada kesempatan ini, Tina mengajak petani terdaftar untuk segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi yang sudah dialokasikan Pemerintah sebesar 9,55 juta ton. Alokasi tersebut terbagi menjadi Urea 4,6 juta ton, NPK 4,2 juta ton, NPK Formula Khusus 147.798 ton, dan Organik 500.000 ton. (Foto: PT Pupuk Indonesia)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani nasional serta berkontribusi pada program swasembada pangan nasional, PT Pupuk Indonesia (Persero) siap memberikan pendampingan kepada seluruh petani melalui program Makmur. Saat ini, Perusahaan sedang menyelenggarakan Safari Makmur di Subang, Jawa Barat khusus penanaman padi di lahan kering.

RELATED POSTS

Wacana Rekening Otomatis untuk Remaja Usia 17 Tahun dan Saldo Rp50 Ribu, Bagaimana Skemanya?

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Pabrik Pupuk di Rusia, Sasar Pasar Asia-Pasifik

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pupuk Indonesia, Tina T. Kemala Intan mengatakan bahwa Safari Makmur merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapabilitas dari petani melalui kemitraan strategis stakeholder melalui layanan pengujian tanah, dosis pemupukan, serta memaksimalkan peran Pupuk Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang telah menjadi asta cita Presiden Prabowo.

“Jadi program Makmur ini untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian dengan cara memberikan pendampingan mulai dari cara menggunakan pupuk, hingga memberikan petani akses kepada offtaker yang siap membeli hasil panen dari petani,” demikian ungkap Tina.

Pada lahan petani binaan di lokasi ini, dilakukan uji demplot Pupuk NPK Formula Khusus Padi Gogo dengan Benih Padi Inpago 13 Fortize di lahan seluas 1 (satu) Hektar. Aktivitas pengujian ini, merupakan kerjasama Pupuk Indonesia dengan PSI-TP Kementerian Pertanian untuk perluasan lahan tanam padi gogo khususnya di Provinsi Jawa Barat. Kondisi saat ini, produktivitas tanaman padi gogo di lahan kering secara nasional hanya mencapai 3 – 4 Ton/Ha. Adapun melalui intervensi teknologi benih padi dan Pupuk NPK Formula Khusus ini, diharapkan produktivitas padi di lahan kering meningkat menjadi rata-rata 6 Ton/Ha.

Program Makmur memiliki kepanjangan “Mari Kita Majukan Usaha Rakyat”, program yang diluncurkan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir ini merupakan sebuah ekosistem pertanian yang terintegrasi dari hulu ke hilir sehingga dapat memberikan banyak manfaat bagi petani dalam meningkatkan produktivitas dalam mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan.

Melalui program Makmur, petani dapat mengetahui kandungan hara tanah melalui fasilitas Mobil Uji Tanah (MUT). Tujuannya, petani memperoleh rekomendasi dosis pupuk sesuai dengan kebutuhan tanah dan tanaman yang akan ditanam, sehingga petani dapat melakukan budidaya pertanian yang baik dan benar.

“Aktivitas pendampingan berfokus pada peningkatan produktivitas, jadi apa yang dimaksud meningkatkan produktivitas ini adalah mendapatkan pendampingan lebih banyak, jumlah panennya lebih besar dari sebelumnya,” jelasnya.

Hingga Desember 2024, Program Makmur yang dijalankan oleh Pupuk Indonesia telah melibatkan sebanyak 170.969 petani dengan total realisasi lahan mencapai 451.537 hektar di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Program ini mencakup berbagai komoditas strategis, termasuk padi, tebu, jagung, sawit, kopi, dan hortikultura. Kontribusi terbesar berasal dari komoditas padi dengan luas lahan 124.845 hektar dan melibatkan 40.416 petani.

Tina mengungkapkan bahwa program Makmur akan terus dilanjutkan pada tahun 2025. Program ini menjadi salah satu upaya Pupuk Indonesia berkontribusi mewujudkan swasembada pangan nasional.  Pada tahun ini, Pupuk Indonesia memiliki target realisasi program Makmur di lahan seluas 500 ribu hektare yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Dimana 200 ribu hektare khusus untuk tanaman padi, dan 300 ribu hektare selebihnya adalah komoditas non padi, seperti tebu, singkong, kopi, kakao, kelapa sawit, hortikultura, dan lainnya.

Pada kesempatan ini, Tina mengajak petani terdaftar untuk segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi yang sudah dialokasikan Pemerintah sebesar 9,55 juta ton. Alokasi tersebut terbagi menjadi Urea 4,6 juta ton, NPK 4,2 juta ton, NPK Formula Khusus 147.798 ton, dan Organik 500.000 ton.

“Pupuk Indonesia akan terus bekerja keras untuk berkontribusi mewujudkan swasembada pangan, dengan menyalurkan pupuk bersubsidi. Pada tahun 2025, Pupuk Indonesia mendapat amanah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 9,55 juta ton, jadi para petani harus diingat, kalau sudah dapat jatahnya bapak ibu harus menebus, kalau tidak ditebus tahun depannya dikurangi, jadi harus rajin menebus, kalau tebus harus bawa KTP sama uang,” tutupnya.

Tags: PT Pupuk Indonesia (Persero)swasembada pangan
Previous Post

Paket Stimulus Bulan Ramadan 1446 H Di Umumkan Presiden Prabowo Subianto

Next Post

Wujudkan Misi Asta Cita: Pembangunan SDM, Pekerja Kilang Pertamina Balikpapan Adu Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui Lomba Cerdas Cermat

Irohman Nugroho

Irohman Nugroho

Related Posts

Wacana Rekening Otomatis untuk Remaja Usia 17 Tahun dan Saldo Rp50 Ribu, Bagaimana Skemanya?

Wacana Rekening Otomatis untuk Remaja Usia 17 Tahun dan Saldo Rp50 Ribu, Bagaimana Skemanya?

by Fajar Novryanto
11 September 2026
0

Kabar5News - Memasuki usia 17 tahun biasanya menjadi momen penting bagi seorang remaja karena mulai memiliki identitas kependudukan melalui KTP....

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Pabrik Pupuk di Rusia, Sasar Pasar Asia-Pasifik

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Pabrik Pupuk di Rusia, Sasar Pasar Asia-Pasifik

by Fajar Novryanto
8 September 2026
0

Kabar5News - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok pada 3 September 2026 membuka sejumlah peluang...

Sempat Heboh! Soal STNK untuk Beli BBM Subsidi, Ini Fakta Sebenarnya

Sempat Heboh! Soal STNK untuk Beli BBM Subsidi, Ini Fakta Sebenarnya

by Fajar Novryanto
4 September 2026
0

Kabar5News - Informasi mengenai kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat membeli BBM subsidi sempat ramai diperbincangkan masyarakat. Rencana...

Bukan Cuma Cari Cuan, Ini yang Perlu Dicermati Investor di Awal September

Bukan Cuma Cari Cuan, Ini yang Perlu Dicermati Investor di Awal September

by Fajar Novryanto
31 Agustus 2026
0

Kabar5News - Memasuki September 2026, pasar saham Indonesia tidak hanya menawarkan peluang bagi investor untuk mencari keuntungan. Sejumlah sentimen justru...

Dollar Cost Averaging Jadi Tren Investasi Rutin, Cara Baru Hadapi Pasar yang Tak Menentu

Dollar Cost Averaging Jadi Tren Investasi Rutin, Cara Baru Hadapi Pasar yang Tak Menentu

by Fajar Novryanto
28 Agustus 2026
0

Kabar5News - Pergerakan pasar saham yang sulit diprediksi membuat sebagian investor mulai meninggalkan kebiasaan mengejar waktu terbaik untuk membeli aset....

Next Post
Wujudkan Misi Asta Cita: Pembangunan SDM, Pekerja Kilang Pertamina Balikpapan Adu Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui Lomba Cerdas Cermat

Wujudkan Misi Asta Cita: Pembangunan SDM, Pekerja Kilang Pertamina Balikpapan Adu Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui Lomba Cerdas Cermat

Kilang Pertamina Plaju Catatkan Produksi Mixed LPG Sebanyak 129 Ribu MT Sepanjang 2024

Kilang Pertamina Plaju Catatkan Produksi Mixed LPG Sebanyak 129 Ribu MT Sepanjang 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

21 September 2026
Musim Hujan Diprediksi Segera Datang, Begini Data dari BMKG

Musim Hujan Diprediksi Segera Datang, Begini Data dari BMKG

21 September 2026
  • 607 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In