Kabar5news
Jumat,28 Agustus , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Dollar Cost Averaging Jadi Tren Investasi Rutin, Cara Baru Hadapi Pasar yang Tak Menentu

Dollar-cost averaging menjadi pendekatan populer bagi investor yang ingin berinvestasi secara rutin tanpa harus terus menebak arah pergerakan pasar.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
28 Agustus 2026
in EKONOMI
0
Dollar Cost Averaging Jadi Tren Investasi Rutin, Cara Baru Hadapi Pasar yang Tak Menentu

Ilustrasi investasi rutin dengan metode Dollar-Cost Averaging (DCA) untuk menghadapi pergerakan pasar yang fluktuatif. Foto: ChatGPT

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Pergerakan pasar saham yang sulit diprediksi membuat sebagian investor mulai meninggalkan kebiasaan mengejar waktu terbaik untuk membeli aset. Sebagai gantinya, muncul pendekatan yang lebih sederhana, yakni Dollar-Cost Averaging (DCA).

Strategi ini dilakukan dengan menginvestasikan nominal yang sama secara berkala, terlepas dari kondisi harga aset. Ketika harga turun, investor mendapatkan lebih banyak saham. Sebaliknya, ketika harga naik, jumlah saham yang diperoleh menjadi lebih sedikit.

RELATED POSTS

LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil, Kenali Pembagian dan Aturannya

Alasan di Balik Pembatasan dan Pemblokiran Rekening, Begini Aturan Hukumnya

Pola tersebut membuat DCA menarik bagi investor yang ingin membangun portofolio tanpa harus terus-menerus memantau pergerakan pasar.

Tren Investasi yang Mengandalkan Konsistensi

DCA sebenarnya bukan strategi baru. Namun, konsep investasi berkala semakin relevan ketika investor menghadapi pasar yang penuh ketidakpastian.

Melansir Business Insider, Kamis (27/8/2026), mekanisme DCA bertumpu pada dua hal sederhana, yakni nominal investasi yang tetap dan jadwal investasi yang konsisten.

Investor tidak perlu menentukan apakah hari ini merupakan waktu terbaik untuk membeli. Mereka cukup menetapkan jumlah dan interval investasi sejak awal.

Konsep tersebut juga membuat investasi terasa lebih seperti kebiasaan finansial daripada aktivitas yang membutuhkan keputusan setiap hari.

Media Sosial Ikut Mendorong Tren

Popularitas DCA juga tidak bisa dilepaskan dari perubahan cara masyarakat memperoleh informasi finansial.

Konten mengenai investasi rutin, personal finance, dan kebebasan finansial semakin banyak ditemukan di media sosial. Konsep seperti “investasi sedikit tetapi konsisten” pun lebih mudah dipahami dibandingkan strategi yang mengharuskan investor membaca berbagai indikator pasar.

Namun, kemudahan tersebut memiliki sisi lain.

Popularitas sebuah strategi tidak berarti strategi tersebut cocok untuk semua orang. Investor tetap perlu memahami aset yang dibeli, biaya transaksi, risiko, serta tujuan investasinya.

Bukan Berarti Selalu Lebih Menguntungkan

Salah satu kesalahpahaman mengenai DCA adalah anggapan bahwa strategi tersebut pasti menghasilkan keuntungan lebih baik.

Padahal, riset Northwestern Mutual menemukan investasi sekaligus (lump sum) menghasilkan return kumulatif lebih baik dibandingkan DCA pada hampir 75 persen periode 10 tahun dalam penelitian tersebut.

Artinya, DCA lebih tepat dipahami sebagai strategi menghadapi ketidakpastian dan mengelola perilaku investor, bukan mesin pencetak keuntungan.

Bagi seseorang yang memiliki dana besar sejak awal, terlalu lama menahan uang di luar pasar justru dapat mengurangi potensi keuntungan ketika pasar mengalami kenaikan.

DCA dan Masalah FOMO

Di tengah tren investasi digital, DCA juga menarik karena dapat membantu menghadapi FOMO (fear of missing out).

Ketika harga aset melonjak, investor tidak harus buru-buru membeli karena takut ketinggalan. Sebaliknya, ketika harga anjlok, investor tidak otomatis harus menjual karena panik.

Jadwal investasi yang sudah ditentukan membuat keputusan lebih terstruktur.

Namun, strategi tersebut tetap membutuhkan evaluasi. Seperti dikatakan Sabrina Maria LaFleur, investor tetap perlu memperhatikan aset yang mereka investasikan meskipun proses pembeliannya dilakukan secara otomatis.

Bukan Sekadar Tren, tapi Kebiasaan

Pada akhirnya, DCA menarik bukan karena mampu meramal pasar, melainkan karena menawarkan cara sederhana untuk membangun disiplin investasi.

Investor dapat memilih saham atau ETF, menentukan nominal yang sesuai kemampuan, kemudian menjalankan investasi secara berkala.

Di tengah semakin mudahnya akses masyarakat terhadap pasar modal, pendekatan seperti DCA berpotensi semakin diminati karena sesuai dengan pola investasi yang praktis dan otomatis.

Meski begitu, mengikuti tren investasi tanpa memahami risikonya tetap bukan pilihan yang bijak. DCA mungkin membuat proses investasi lebih sederhana, tetapi keputusan mengenai apa yang dibeli tetap berada di tangan investor.

Tags: DCADollar-Cost AveragingETFFinancial PlanningFOMOInvestasi DigitalInvestasi Jangka PanjangInvestasi PemulaInvestasi RutinInvestasi SahamKabar5NewsLump Sum InvestmentPanic SellingPasar SahamPersonal FinancePortofolio InvestasisahamStrategi InvestasiTips InvestasiTren Investasi
Previous Post

Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar, Apa yang Berbeda Tahun Ini?

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil, Kenali Pembagian dan Aturannya

LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil, Kenali Pembagian dan Aturannya

by Fajar Novryanto
27 Agustus 2026
0

Kabar5News - Pembelian LPG 3 kilogram atau gas melon bakal memiliki aturan baru. Pemerintah tengah menyiapkan mekanisme yang mengaitkan akses...

Alasan di Balik Pembatasan dan Pemblokiran Rekening, Begini Aturan Hukumnya

Alasan di Balik Pembatasan dan Pemblokiran Rekening, Begini Aturan Hukumnya

by Fajar Novryanto
26 Agustus 2026
0

Kabar5News - Rekening bank bukan berarti selalu bebas digunakan dalam setiap kondisi. Dalam situasi tertentu, transaksi dapat ditunda atau dihentikan...

Mengenal Nilam Si “Emas Hijau” Terlihat Daun Biasa Nilainya Bisa Ratusan Juta Rupiah

Mengenal Nilam Si “Emas Hijau” Terlihat Daun Biasa Nilainya Bisa Ratusan Juta Rupiah

by Mera Puspita Sari
25 Agustus 2026
0

Kabar5News - Indonesia memiliki anugerah luar biasa dengan hadirnya keragaman hayati yang bisa dimanfaatkan untuk konsumsi pribadi maupun meningkatkan taraf...

BBM Bersubsidi Bakal Dibatasi, Siapa yang Masih Berhak Menikmatinya?

BBM Bersubsidi Bakal Dibatasi, Siapa yang Masih Berhak Menikmatinya?

by Fajar Novryanto
20 Agustus 2026
0

Kabar5News - Pemerintah kembali mengkaji pembatasan penggunaan BBM bersubsidi agar manfaat subsidi energi benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Menteri Energi...

Angin Segar bagi Pelaku Usaha, QRIS Kini Bebas MDR Mulai Oktober 2026

Angin Segar bagi Pelaku Usaha, QRIS Kini Bebas MDR Mulai Oktober 2026

by Fajar Novryanto
18 Agustus 2026
0

Kabar5News - Bank Indonesia (BI) memperluas kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen sebagai bagian dari upaya mendorong transaksi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Dollar Cost Averaging Jadi Tren Investasi Rutin, Cara Baru Hadapi Pasar yang Tak Menentu

Dollar Cost Averaging Jadi Tren Investasi Rutin, Cara Baru Hadapi Pasar yang Tak Menentu

28 Agustus 2026
Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar, Apa yang Berbeda Tahun Ini?

Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar, Apa yang Berbeda Tahun Ini?

28 Agustus 2026
  • 638 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In