Kabar5News – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Banyumas dan Kebumen, Jawa Tengah, terus berjalan melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026. Program ini menyasar perbaikan akses jalan dan berbagai fasilitas dasar yang dibutuhkan masyarakat di wilayah pedesaan.
Melansir dari RRI, pembangunan jalan rabat beton di Desa Gumelar Lor, Kecamatan Tambak, Banyumas, telah mencapai 70 persen hingga Minggu (18/10/2026). Sementara itu, pengerjaan jalan di Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, mencapai 58 persen. Di Kabupaten Kebumen, pembangunan jalan di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, tercatat mencapai 55 persen.
Di Desa Gumelar Lor, pembangunan jalan ditargetkan sepanjang 120 meter, dengan 84 meter telah selesai dikerjakan. Adapun di Desa Sawangan, pembangunan jalan sepanjang 815 meter telah mencapai 473 meter.
Pekerjaan di Desa Sawangan juga mencakup pembangunan talud, plat beton, dan saluran drainase untuk mendukung konstruksi jalan serta mengelola aliran air. Sementara di Desa Tirtomoyo, pembangunan jalan rabat beton ditargetkan mencapai panjang 700 meter.
Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono mengatakan, program Bakti TNI AD untuk Rakyat merupakan bentuk kerja sama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.
“Program Bakti TNI AD untuk Rakyat ini merupakan wujud gotong royong TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Kami berharap seluruh sasaran yang telah direncanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas, kualitas hunian, sanitasi, dan pelayanan dasar,” ujar Sidik.
Selain pembangunan jalan, program di Banyumas mencakup pembangunan 10 jembatan, 30 titik sumur bor, rehabilitasi 105 rumah tidak layak huni, serta pembangunan fasilitas sanitasi. Revitalisasi sekolah, tempat ibadah, panti asuhan, dan makam juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Sementara di Kebumen, sasaran pembangunan meliputi 12 jembatan, 50 titik sumur bor, rehabilitasi 45 rumah tidak layak huni, serta pembangunan 20 fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Perbaikan fasilitas pendidikan dan tempat ibadah juga dilakukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Sejumlah kegiatan sosial turut dilaksanakan, seperti pelayanan kesehatan, donor darah, sunatan massal, bantuan kursi roda, dan bazar murah.
Program Bakti TNI AD untuk Rakyat secara resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Jumat (16/10/2026) di Alun-Alun Kecamatan Banyumas. Kegiatan ini melibatkan personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat serta dijadwalkan berlangsung hingga 16 Desember 2026.
Pembangunan jalan dan fasilitas dasar di wilayah pedesaan diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta meningkatkan akses terhadap layanan publik. Pemeliharaan infrastruktur setelah pembangunan juga menjadi faktor penting agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.










