Kabar5News – Penerapan Transformasi Digital dalam mengelola sumber daya alam secara lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sesuai dengan kebutuhan yang semakin mendesak untuk menjaga kelestarian alam sambil memenuhi permintaan global yang terus meningkat.
Ini juga mencakup penerapan digitalisasi dalam berbagai sektor seperti program sosial, untuk menciptakan solusi yang lebih optimal dan berorientasi pada keberlanjutan, termasuk dalam Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Terkait hal itu, Jurnalis Kabar5News, Irohman Nugroho berbincang dengan Rektor Universitas Pancasila, Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU dan mendalami gagasannya mengenai transformasi digital untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Dan berikut risalah perbincangan Kabar5News dengan Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU, di kampus Universitas Pancasila, beberapa waktu lalu.
Apa yang dimaksud dengan digitalisasi dalam konteks pengelolaan sumber daya alam dan bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam program makan bergizi?
Kita lihat yang pertama bahwa program Makan Bergizi Gratis luar biasa ide dari pemerintah Makan Bergizi itu adalah bagaimana meningkatkan gizi dari anak-anak sekolah sehingga mereka mendapatkan makanan atau asupan makanan yang bergizi supaya mereka secara fisik juga sehat tapi secara otak juga cerdas karena nantinya generasi sekarang ini nanti 2045 jadi generasi emas.
Mayoritas anak muda apalagi kita melihat bonus demografi berarti mereka ini yang akan mulai dari Pemerintahan ataupun masyarakat, pengusaha dan kita sudah lihat trennya sekarang banyak pemimpin kita yang mudah-muda, pejabat muda, Menteri anak muda, Wakil Presiden kita juga muda, para pengusaha muda juga banyak.
Jadi manusia itu bisa survive mengatasi keterbatasannya adalah dengan teknologi dan di antara teknlogi pangan itu banyak bukan hanya IT saja di situ ada “teknologi benih, teknologi pupuk, teknologi pengendalian cuaca, teknologi penyimpanan dll.” Salah satu dari teknologi yang bisa digunakan adalah teknologi digital maka disitulah “Transformasi Digital” kemudian masuk, kenapa kalau kita bicara tentang transformasi digital adalah sebuah proses di mana visi itu bisa diwujudkan dengan menggunakan perangkat digital jadi itu definisi dari transformasi digital adalah bagaimana visi bisa dicapai dengan menggunakan teknologi digital.
Bagaimana teknologi digital dapat membantu dalam mengoptimalkan kualitas penggunaan sumber daya alam untuk Program Makan Bergizi Gratis, tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan atau distribusi yang lebih efisien?
Berbicara tentang teknologi lebih kepada manusia kemudian saya membuat sebuah frame work atau kerangka bahwa transformasi digital ada kerangkanya.
- Transformasi tidak hanya dilakukan di satu level yang pertama adalah “Transformasi dari Leadership” dari kepemimpinan, para pemimpin kita harus punya visi digital jadi visi digital itu apa artinya bahwa kalau ada masalah itu mencari solusinya dengan teknologi digital.
- “Transformasi Dalam Penggunaan Informasi”, jadi bagaimana informasi digunakan dalam pengambilan keputusan jadi ketika pengambilan keputusan harus menggunakan data-data yang valid.
- “Transformasi di Bidang Operasional Itu Sendiri”, misalnya kalau berbicara pertanian, kenapa anak muda tidak mau jadi petani, petani itu kan pekerjaan kumuh, kotor, hina. Coba kita pakai “Smart Farming” dimana petani itu pakai gadget, mengendalikan drone, mengendalikan AI, anak-anak muda itu seneng jadi itu transformasi di dalam proses kerja.
- “Transformasi Dari Tenaga Kerjanya Itu Sendiri”, jadi kalau kita bicara pangan karena ini tidak mau berkaitan dengan petani dan peternak itu kita harus bisa menarik anak-anak muda untuk menjadi petani, peternak dengan cara bahwa menjadi petani dan peternak itu sama dengan masuk kantor, Jadi ke sawah itu adalah pergi ke kantor bukan ke sawah nyangkul jadi mindsetnya berubah dengan itu, apalagi kalau kita perlengkapi mereka dengan kemampuan menggunakan drone, menggunakan AI dan sebagainya. yang mudah sekali zaman sekarang Maka anak-anak muda ini akan mau menjadi petani milenial jadi itu transformasinya.

Bagaimana menurut anda dalam memastikan bahwa penerapan teknologi digital dalam Program Makan Bergizi Gratis dapat dijalankan dengan baik dan adil bagi semua pihak?
Kita harus menerapkan teori yang berkeadilan, teori berkeadilan prinsip dasarnya apa, bahwa teknologi diciptakan untuk manusia dan kemanusiaan (for Human and Humanity) jadi kita harus ingat bahwa teknologi itu untuk kemanusiaan juga bukan hanya manusia untuk kita, kemanusiaan itu artinya agar sesama itu sama-sama meningkat Kesejahteraannya, meningkat pengetahuannya.
Kemudian “Teknologi Digital” ini supaya tidak gagal, salah satu cara adalah melakukan proses ini dengan efisien, transparan yaitu dengan menggunakan teknologi digital kalau kita menggunakan transformasi digital di dalam perusahaan akan mengisi maka kemungkinan gagal itu akan diselamatkan teknologinya di gunakan dengan benar. Ini salah satu cara untuk membuat visi presiden bahwa akan membuat Sumber Daya Manusia Indonesia yang maju di masa depan dengan perangkat teknologi digital.