Kabar5News – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut berhasil mengamankan 21 pelaku begal dalam operasi penertiban yang digelar di kawasan Belawan, Kota Medan. Aksi cepat aparat ini berlangsung dramatis dan menuai pujian dari warga sekitar.
Penangkapan yang dilakukan pada Jumat (17/4) tersebut memperlihatkan kesigapan aparat dalam mengejar pelaku hingga ke area permukiman.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat beberapa pelaku berusaha melarikan diri sebelum akhirnya berhasil diamankan, bahkan salah satu di antaranya tampak menangis saat ditangkap.
Kepala Dinas Penerangan Komando Armada I, Wahyu, menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan 15 personel dari Polisi Militer Angkatan Laut Komando Armada I (Pomal Koarmada I).
Dari operasi awal, satu pelaku berinisial AP berhasil diamankan dengan barang bukti berupa alat hisap sabu, paket narkotika, serta obeng yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan.
Operasi berlanjut pada Minggu (19/4) dini hari, dengan melibatkan sinergi antara TNI AL, Polri, dan Pemerintah Kota Medan. Tim bergerak secara taktis menuju titik sasaran di Jalan KL Yos Sudarso setelah sebelumnya melakukan briefing di markas.
Dalam pengembangan tersebut, seorang pelaku lain berinisial IS (21) kembali diamankan saat melintas menggunakan sepeda motor.
Aparat melakukan tindakan cepat dan terukur hingga pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan berarti.
Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti seperti pisau dapur, pistol mainan, hingga kunci inggris yang diduga digunakan dalam aksi pembegalan dan kekerasan.
Secara keseluruhan, dari 21 orang yang diamankan, 11 orang telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut, 8 orang dipulangkan kepada keluarga, sementara 2 lainnya masih dalam pemeriksaan.
Keberhasilan operasi ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang bahkan mendatangi markas TNI AL di Belawan sebagai bentuk dukungan.
Pihak TNI AL pun mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan lingkungan.












