Kabar5news
Selasa,24 Maret , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Akademisi Bicara: Tantangan dan Peluang Moderasi Beragama di Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto

moderasi beragama sebagai elemen kunci dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang multikultural.

Irohman Nugroho by Irohman Nugroho
19 Maret 2025
in NASIONAL
1
Akademisi Bicara: Tantangan dan Peluang Moderasi Beragama di Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto

(Sumber foto: Jurnalis Kabar5News)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Moderasi beragama di Indonesia adalah upaya menjaga keseimbangan dalam kehidupan beragama untuk menciptakan harmoni di tengah keberagaman.

Sebagai negara dengan berbagai agama dan kepercayaan, moderasi beragama menjadi kunci untuk mencegah ekstremisme dan intoleransi.

RELATED POSTS

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

Prinsip ini mengajarkan sikap toleran, menghormati perbedaan, dan mengutamakan dialog dalam menyelesaikan konflik.

Pemerintah dan masyarakat terus berupaya memperkuat moderasi beragama melalui pendidikan, regulasi, dan kampanye kesadaran publik.

Dengan moderasi beragama, Indonesia dapat menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah pluralitas budaya dan agama.

Terkait hal ini, Jurnalis Kabar5News, Irohman Nugroho beberapa waktu lalu berbincang dengan salah satu kandidat Rektor Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram, Dr. Susilo Edi Purwanto, S.Ag., M.Si.

Dari kacamatanya, kami menggali tantangan dan peluang moderasi beragama di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

(Sumber foto: Jurnalis Kabar5News)

Bagaimana pandangan Susilo Edi Purwanto mengenai hak tersebut? Berikut risalahnya.

  1. Bagaimana pandangan pemerintahan Prabowo-Gibran melihat peran moderasi beragama dalam memperkuat persatuan bangsa?

Pemerintahan Prabowo-Gibran terlihat memandang moderasi beragama sebagai elemen kunci dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang multikultural. Moderasi beragama dianggap sebagai pendekatan yang menekankan keseimbangan dalam beragama, menghindari sikap ekstrem, dan mendorong toleransi serta penghormatan terhadap perbedaan. Dengan mengedepankan moderasi beragama, diharapkan tercipta harmoni sosial yang dapat memperkuat integrasi nasional dan mencegah konflik berbasis agama. Asta Cita Pemerintahan Parabwo Gibran yang ke delapan merupakan dukungan pemeritah dalam penguatan Moderasi Beragama. khususnya Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan ,alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.           

  1. Bagaimana peran Kementerian Agama dalam menerapkan moderasi beragama di pemerintahan Prabowo Subianto?

Kementerian Agama memiliki peran sentral dalam implementasi moderasi beragama. Pada 26 Januari 2023, dibentuk Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) sebagai unit pendukung yang bertanggung jawab mempromosikan moderasi beragama dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama.

BMBPSDM menggantikan Badan Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan yang sebelumnya ada, dengan fokus baru pada moderasi beragama. Badan ini juga berperan dalam pengembangan kebijakan strategis dan program-program yang mendukung moderasi beragama di Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 58 tahun 2023 Kementerian Agama telah meluncurkan sekretariat Bersama Moderasi Beragama Kehadiran Sekber ini penting untuk mengkoordinasikan pelaksanaan penguatan moderasi beragama yang melibatkan 19 kementerian dan lembaga, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing

  1. Apa saja tantangan yang dihadapi oleh Pemerintahan Prabowo Subianto dalam menerapkan moderasi beragama di Indonesia?

Tantangan yang dihadapi meliputi:

    • Polarisasi Sosial: Meningkatnya ketegangan sosial-politik akibat polarisasi agama dan identitas dapat menghambat upaya moderasi beragama.
    • Intoleransi dan Radikalisme: Masih adanya kelompok-kelompok yang menyebarkan paham intoleran dan radikal menjadi hambatan dalam menciptakan kerukunan antarumat beragama.
    • Implementasi Kebijakan: Meskipun regulasi seperti Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama telah diterbitkan, tantangan terletak pada implementasi efektif di lapangan.
  1. Apa saja contoh kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintahan Prabowo Subianto untuk meningkatkan moderasi beragama di Indonesia?

Beberapa kebijakan yang diterapkan meliputi:

    • Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023: Regulasi ini bertujuan memperkuat moderasi beragama secara sistematis dan berkelanjutan.
    • Program Terjemahan Al-Qur’an dalam Bahasa Daerah: BMBPSDM meluncurkan program penerjemahan Al-Qur’an ke dalam berbagai bahasa daerah untuk memperluas pemahaman keagamaan yang inklusif.
    • Sembilan Langkah Strategis: BMBPSDM mengembangkan sembilan langkah strategis yang mencakup percepatan moderasi beragama, advokasi pembangunan tempat ibadah, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kompetensi penyuluh agama, dan akselerasi sertifikasi halal.
    • Asta Program Prioritas Menteri Agama yang mengembangkan Penguatan Moderasi Beragama dengan membangun kesaradan untuk menjaga keseimbangan hubungan manusia dan alam
    • Kampung Moderasi: sebagai upaya penguatan Moderasi Beragama di akar rumput.
  1. Bagaimana Pemerintahan Prabowo Subianto menangani kasus-kasus intoleransi dan radikalisme di Indonesia?

Pemerintahan Prabowo Subianto mengambil pendekatan komprehensif dalam menangani intoleransi dan radikalisme, antara lain:

    • Penguatan Regulasi: Mendorong akselerasi Peraturan Presiden tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Fase Kedua.
    • Pendidikan dan Sosialisasi: Mengadakan program pendidikan dan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya radikalisme dan pentingnya toleransi.
    • Kolaborasi Antar Lembaga: Bekerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mengatasi kasus intoleransi secara efektif.
  1. Apa rencana yang bisa dilakukan pemerintahan Prabowo-Gibran untuk meningkatkan pemahaman dan praktik moderasi beragama di kalangan generasi muda Indonesia?

Pemerintahan Prabowo-Gibran dapat melakukan langkah-langkah berikut:

    • Program Pendidikan: Mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama ke dalam kurikulum pendidikan formal dan non-formal.
    • Kegiatan Kepemudaan: Menyelenggarakan kegiatan yang menanamkan nilai-nilai moderasi di kalangan pelajar dan mahasiswa.
    • Pemanfaatan Media Sosial: Menggunakan platform digital untuk menyebarkan pesan-pesan toleransi dan moderasi yang menarik bagi generasi muda.
  1. Bagaimana pemerintahan Prabowo-Gibran akan mendukung pendidikan moderasi beragama di sekolah dan perguruan tinggi?

Dukungan dapat diberikan melalui:

    • Pengembangan Kurikulum: Memasukkan materi moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
    • Pelatihan Guru dan Dosen: Menyelenggarakan pelatihan bagi pendidik untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan mengajarkan moderasi beragama.
    • Penguatan Rumah Moderasi Beragama: menguatkan  kajian dan pengembangan moderasi beragama di perguruan tinggi sebagai wadah diskusi dan penelitian.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan moderasi beragama dapat semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia, sehingga memperkuat persatuan dalam keberagaman.

Continue Reading
Tags: Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM)Dr. Susilo Edi PurwantoInstitut Agama Hindu Negeri Gde Pudja MataramKementerian Agama Republik IndonesiaModerasi Beragama
Previous Post

Palestina Sebut Indonesia Sebagai Negara Yang Konsisten Mendukung Perjuangan Kemerdekaan Palestina

Next Post

RUU TNI Akan Perkuat Peran TNI dalam Memajukan Bangsa

Irohman Nugroho

Irohman Nugroho

Related Posts

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

by Kurt Morrison
24 Maret 2026
0

Kabar5News - Dunia pertahanan Indonesia kembali mencatatkan babak baru. Posisi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI kini kembali diperkuat dengan kehadiran...

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

by Mera Puspita Sari
20 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) sampai sekolah online yang mulai berlaku April 2026. Kebijakan tersebut...

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

by Fajar Novryanto
19 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat terdampak bencana dengan tetap menjaga kearifan lokal. Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan...

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

by Fajar Novryanto
17 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah melakukan penataan ulang sistem pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menerbitkan aturan baru guna memperkuat birokrasi yang...

TMP Kalibata Resmi Berpindah Kelola ke Kemenhan

TMP Kalibata Resmi Berpindah Kelola ke Kemenhan

by Kurt Morrison
17 Maret 2026
0

Kabar5News – Sebuah babak baru dalam pengelolaan simbol kehormatan negara dimulai. Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, yang selama selama ini berada...

Next Post
RUU TNI Akan Perkuat Peran TNI dalam Memajukan Bangsa

RUU TNI Akan Perkuat Peran TNI dalam Memajukan Bangsa

PGN Area Cilegon Pastikan Layanan Gas Bumi Aman Selama Ramadhan

PGN Area Cilegon Pastikan Layanan Gas Bumi Aman Selama Ramadhan

Comments 1

  1. Adi says:
    1 tahun ago

    Menarik, semoga implikasi dari moderasi beragama sampai ke daerah2 yang dimana nilai toleransinya masih sempit

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

24 Maret 2026
Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

Menelisik Fenomena Pendatang Paska Mudik Lebaran, di Era Gubernur DKI Wiyogo Atmodarminto

23 Maret 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In