Kabar5news
Rabu,20 Mei , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Mantan Dubes Indonesia untuk Polandia Kritik Media Barat tentang Pemberitaan Indonesia

Pemberitaan ekonomi Indonesia yang dinarasikan negatif oleh dua jurnalis muda The Economist mendapat kritik tajam dari Mantan Dubes Indonesia untuk Polandia.

Mera Puspita Sari by Mera Puspita Sari
19 Mei 2026
in EKONOMI
0
Mantan Dubes Indonesia untuk Polandia Kritik Media Barat tentang Pemberitaan Indonesia

Mantan Dubes Indonesia untuk Polandia, Peter F.Gontha kritik media Barat (Foto/FB Peter F.Gontha).

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Mantan Dubes Indonesia untuk Polandia, Peter F. Gontha kritik media barat dalam memberitakan Indonesia terkait kondisi ekonomi.

Bias muncul dalam artikel terbaru yang diterbitkan The Economist tentang ekonomi Indonesia hingga memancing gelombang pesimis dari sebagian besar masyarakat.

RELATED POSTS

Lowongan Kerja di Cirebon Terbaru Mei 2026, Peluang Karier di Berbagai Sektor

Lowongan Kerja Cilegon Terbaru Mei 2026, Kesempatan Emas di Sektor Industri

Belum lama ini, Peter F. Gontha dalam akun Facebook nya mengkritisi salah satu media barat yang menggiring narasi tidak seimbang.

“Indonesia berhak mendapatkan analisis yang adil, bukan narasi yang sudah ditentukan oleh pimpinan redaksi “The Economist” di New York,” tulis Peter F. Gontha yang ditulis huruf kapital semua sebagai judul untuk postingannya di FB.

Politikus Partai Nasdem ini mengkritisi artikel terbaru The Economist yang menggambarkan negara Indonesia dengan sudut pandang sempit dan sangat negatif, bikin masyarakat makin resah.

“Sebuah artikel terbaru yang diterbitkan oleh The Economist mengenai ekonomi Indonesia telah menimbulkan keprihatinan serius di kalangan banyak masyarakat Indonesia yang merasa bahwa negara ini digambarkan melalui sudut pandang sempit dan terlalu negatif,” tulisnya.

Sosok Pembuat Berita dengan Narasi Negatif Tentang Ekonomi Indonesia

Lebih lanjut, Peter menyorot tajam kualitas pemberitaan internasional yang dilakukan oleh dua jurnalis muda sangat tidak seimbang, tidak merefleksikan kebijaksanaan dan objektivitas.

2 jurnalis muda The Economist (Foto/FB Peter F.Gontha).

“Artikel tersebut ditulis oleh dua jurnalis yang relatif muda, Aaron Connelly dan Ethan Wu, yang terkait dengan liputan Internasional The Economist,” ungkapnya.

“Hal ini secara alami menimbulkan pertanyaan yang sah dan penting: apakah kompleksitas sebuah negara sebesar, sepenting dan sedinamis Indonesia membutuhkan pemahaman historis yang lebih mendalam, pengalaman kawasan yang lebih luas, dan perspektif yang lebih seimbang dibandingkan apa yang tercermin dalam artikel tersebut?,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tentang usia jurnalis sebenarnya tidak masalah, entah itu muda atau berpengalaman. Namun, artikel yang dituliskan berbuah kritik tajam jika berisikan narasi tidak seimbang terlalu menyudutkan, yang positif tidak diangkat hingga mempengaruhi psikologi masyarakat luas.

“Usia muda sebenarnya bukan persoalan. Banyak jurnalis muda menghasilkan karya luar biasa. Pengalaman panjang pun tidak selalu menjamin kebijaksanaan atau objektivitas,” jelasnya.

“Namun ketika sebuah tulisan mengenai negara dengan hampir 300 juta penduduk tampak sangat condong pada pesimisme, sementara banyak penjelasan penting dari pejabat senior Indonesia justru tidak dimuat, maka kritik terhadap pemberitaan tersebut menjadi sepenuhnya wajar,” terangnya.

Penjelasan Terkait Kebijakan Ekonomi Indonesia Tidak Muncul dalam Artikel

Isi dalam artikel tidak ada satupun kalimat memaparkan kebijakan ekonomi Indonesia yang disampaikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa saat wawancara dengan awak media.

“Dalam wawancara tersebut, pengambil kebijakan ekonomi Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, dikabarkan menjelaskan banyak hal penting: cadangan devisa Indonesia, posisi transaksi berjalan, tekanan dolar global, kebijakan fiskal, pendanaan program ketahanan pangan, ketahanan makroekonomi hingga strategi jangka panjang pemerintah,” tulisnya.

Peter kembali menegaskan bahwa tulisan tentang beberapa hal penting tersebut malah tidak ada sama sekali dalam artikel.

Pengusaha 78 tahun ini dalam postingannya mengungkapkan bahwa artikel hanya menyoroti seputar kekhawatiran politik, kecemasan pasar, pergantian Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati yang bertahun-tahun lamanya dekat dengan kebijakan yang disukai IMF dan Bank Dunia.

Peter juga menambahkan bahwa Indonesia sebenarnya sudah tidak memiliki ketergantungan pada program IMF, segala kewajiban lunas, sudah keluar dari kerangka ekonomi luar negeri.

“Padahal Indonesia telah berkembang jauh melampaui masa ketergantungan terhadap program-program IMF. Indonesia telah melunasi kewajiban pada IMF dan secara sadar memilih keluar dari ketergantungan jangka panjang terhadap kerangka ekonomi yang diarahkan dari luar negeri,” tulisnya.

Kebijakan Indonesia Saat Ini Tidak Sesuai Ortodoksi Ekonomi Barat Tradisional

Indonesia diketahui sedang menempuh jalur pembangunan berbeda dari kebijakan ortodoksi ekonomi barat tradisional. Sebagaimana diungkapkan oleh Peter F.Gontha.

“Indonesia sedang menempuh jalur pembangunan yang berbeda menekankan hilirisasi industri, ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya strategis, penguatan pasar domestik, kemandirian nasional jangka panjang,” jelasnya.

“Kebijakan seperti ini mungkin tidak selalu sesuai dengan ortodoksi ekonomi Barat tradisional, tetapi bukan berarti kebijakan tersebut salah atau tidak bertanggung jawab,” sambungnya.

Pentingnya Jurnalis Membangun Narasi Seimbang

Kritik tajam yang dilontarkan Peter merupakan sesuatu sah dalam demokrasi, bersifat sehat dan perlu.

Apalagi menyangkut pemberitaan internasional yang mempertaruhkan nama negara serta membawa pengaruh besar bagi masyarakat, maka perlu adanya analisa seimbang sebelum dipublikasikan.

“Yang menjadi pertanyaan adalah: Apakah artikel tersebut sejak awal memang sudah dibangun dengan narasi tertentu? Apakah Indonesia benar-benar dianalisis secara seimbang? Ataukah tujuan utamanya hanya memperkuat kecemasan pasar dan menciptakan sensasi?,” imbuhnya.

Ia kembali menekankan bahwa Indonesia memang memiliki hak untuk mendapat pengawasan dan kritik yang adil. Tetapi, juga mempunyai hak terhadap kejujuran intelektual, konteks utuh serta keseimbangan pemberitaan.

“Negara sebesar dan sepenting Indonesia tidak dapat direduksi menjadi narasi selektif yang ditulis dari perspektif editorial yang jauh dan belum tentu memahami sepenuhnya realitas politik, ekonomi, sejarah, dan sosial bangsa ini,” tuturnya.

Sebagai penutup, mantan Dubes Indonesia untuk Polandia ini mengingatkan pentingnya akan jurnalisme yang seimbang.

“Jurnalisme yang seimbang membangun kredibilitas. Narasi negatif yang selektif justru merusaknya,” pungkasnya.

Tags: BeritaEkonomiBeritaHariIniBeritaTerkiniBeritaUpdateberitaviralJurnalis The EconomistMantan Dubes Indonesia untuk Polandianarasi negatif ekonomi IndonesiaPeter F.GonthaThe Economist
Previous Post

Mengenal Sejumlah Alutsista Baru TNI Beserta Kemampuan Terbaiknya 

Next Post

PT Antam Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kolaka

Mera Puspita Sari

Mera Puspita Sari

Related Posts

Lowongan Kerja di Cirebon Terbaru Mei 2026, Peluang Karier di Berbagai Sektor

Lowongan Kerja di Cirebon Terbaru Mei 2026, Peluang Karier di Berbagai Sektor

by Fajar Novryanto
18 Mei 2026
0

Kabar5News - Wilayah Cirebon dan sekitarnya kembali menghadirkan berbagai peluang kerja menarik bagi para pencari kerja, khususnya pada pertengahan Mei...

Lowongan Kerja Cilegon Terbaru Mei 2026, Kesempatan Emas di Sektor Industri

Lowongan Kerja Cilegon Terbaru Mei 2026, Kesempatan Emas di Sektor Industri

by Fajar Novryanto
16 Mei 2026
0

Kabar5News - Kawasan industri di Cilegon kembali menghadirkan berbagai peluang kerja menarik bagi para pencari kerja, khususnya pada pertengahan bulan...

Peluang Karier Terbaru! Lowongan Kerja Denpasar Mei 2026 Hadir di Berbagai Sektor

Peluang Karier Terbaru! Lowongan Kerja Denpasar Mei 2026 Hadir di Berbagai Sektor

by Fajar Novryanto
15 Mei 2026
0

Kabar5News - Memasuki pertengahan bulan Mei 2026, Denpasar kembali membuka peluang luas bagi para pencari kerja. Aktivitas ekonomi yang terus...

Kesempatan Emas! Lowongan Kerja Surabaya Mei 2026 untuk Berbagai Posisi

Kesempatan Emas! Lowongan Kerja Surabaya Mei 2026 untuk Berbagai Posisi

by Fajar Novryanto
13 Mei 2026
0

Kabar5News - Pada bulan Mei 2026, Surabaya kembali menghadirkan angin segar bagi para pencari kerja dengan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja...

Sedang Cari Kerja? Ini Daftar Lowongan Kerja Terbaru di Jogja Mei 2026

Sedang Cari Kerja? Ini Daftar Lowongan Kerja Terbaru di Jogja Mei 2026

by Fajar Novryanto
12 Mei 2026
0

Kabar5News - Memasuki pertengahan Mei 2026, peluang kerja di Yogyakarta kembali menunjukkan tren yang cukup positif. Berbagai perusahaan dari sektor...

Next Post
PT Antam Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kolaka

PT Antam Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kolaka

Cara Clipper Menentukan Tema Tepat Supaya Konten FYP

Cara Clipper Menentukan Tema Tepat Supaya Konten FYP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Rekomendasi 4 Platform Gratis Bantu Bikin Video AI Berkualitas Beserta Prompt dan Caranya

Rekomendasi 4 Platform Gratis Bantu Bikin Video AI Berkualitas Beserta Prompt dan Caranya

20 Mei 2026
PT Antam Respons Gejolak Pasar Modal, Pastikan Kinerja dan Strategi Tetap Solid

PT Antam Respons Gejolak Pasar Modal, Pastikan Kinerja dan Strategi Tetap Solid

20 Mei 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In