Kabar5News – Piala Dunia 2026 memasuki babak perempat final setelah melalui persaingan ketat yang melibatkan 48 negara peserta. Kini hanya delapan tim yang tersisa dalam perebutan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
Babak delapan besar kali ini tidak hanya menyajikan duel-duel menarik menuju semifinal, tetapi juga menghadirkan sejumlah catatan unik yang menandai perubahan peta persaingan sepak bola dunia. Mulai dari absennya dua raksasa dunia hingga lahirnya rekor baru, seluruh kontestan membawa cerita tersendiri dalam perjalanan mereka di turnamen ini.
Brasil dan Jerman Sama-sama Tersingkir
Salah satu fakta paling mencolok adalah untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, Brasil dan Jerman gagal mencapai babak perempat final pada edisi yang sama.
Selama beberapa dekade, setidaknya salah satu dari dua negara tersebut selalu berhasil menembus delapan besar. Absennya kedua raksasa itu menjadi simbol bergesernya peta kekuatan sepak bola internasional sekaligus membuka peluang bagi negara-negara lain untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Empat Negara Ulangi Prestasi di Piala Dunia 2022
Empat negara berhasil mempertahankan konsistensinya dengan kembali lolos ke babak perempat final setelah juga mencapainya pada Piala Dunia 2022. Mereka adalah Argentina, Inggris, Prancis, dan Maroko.
Argentina dan Prancis bahkan masih berpeluang mengulang partai final seperti yang terjadi pada edisi 2022. Jika kembali bertemu di laga puncak, keduanya akan mencatat sejarah sebagai dua tim yang tampil pada final Piala Dunia secara beruntun, sebagaimana pernah terjadi pada final 1986 dan 1990.
Empat Negara Masih Memburu Gelar Perdana
Persaingan juga semakin menarik karena empat negara masih berpeluang meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah, yakni Belgia, Maroko, Swiss, dan Norwegia.
Norwegia menjadi salah satu kejutan terbesar setelah untuk pertama kalinya berhasil menembus babak perempat final usai menyingkirkan Brasil.
Sementara itu, Maroko kembali menorehkan sejarah sebagai negara Afrika pertama yang mampu mencapai babak delapan besar dalam dua edisi Piala Dunia secara berturut-turut.
Dominasi Wakil Eropa Masih Berlanjut
Eropa kembali mendominasi babak perempat final dengan menempatkan enam wakil, yaitu Belgia, Inggris, Prancis, Norwegia, Spanyol, dan Swiss.
Dua slot lainnya ditempati Argentina sebagai wakil Amerika Selatan serta Maroko dari Afrika.
Dari delapan peserta tersebut, enam tim berstatus juara grup, sedangkan Maroko dan Norwegia berhasil melangkah jauh meski lolos sebagai runner-up grup.
Prancis dan Spanyol Tampil Paling Konsisten
Hingga memasuki babak perempat final, Prancis menjadi satu-satunya tim yang selalu meraih kemenangan dalam waktu normal di setiap pertandingan.
Sementara itu, Spanyol tampil sangat impresif di sektor pertahanan karena belum sekalipun kebobolan sepanjang lima pertandingan yang telah dijalani pada turnamen ini.
Persaingan Top Skor Semakin Sengit
Persaingan di daftar pencetak gol terbanyak juga semakin menarik menjelang babak delapan besar.
Lionel Messi masih memimpin daftar top skor sementara dengan koleksi delapan gol, disusul Kylian Mbappé dan Erling Haaland yang masing-masing telah mencetak tujuh gol.
Di sisi lain, Prancis dan Argentina menjadi dua tim paling produktif sepanjang turnamen dengan sama-sama mengoleksi 14 gol, menjadikan keduanya sebagai kandidat kuat dalam perebutan gelar juara Piala Dunia 2026.












