Kabar5News – Langkah Tim Nasional Amerika Serikat harus terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan telak 1-4 dari Belgia di Seattle Stadium, Selasa (7/7/2026) pagi WIB.
Hasil tersebut membuat Amerika Serikat mengikuti jejak dua tuan rumah lainnya, Kanada dan Meksiko, yang lebih dulu tersingkir pada fase yang sama. Bagi AS, ini menjadi kegagalan keempat dalam lima edisi Piala Dunia terakhir untuk melangkah lebih jauh dari babak 16 besar.
Belgia langsung mengambil kendali pertandingan melalui gol cepat Charles De Ketelaere pada menit kesembilan. Amerika Serikat sempat menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Malik Tillman pada menit ke-31.
Namun, Belgia kembali menunjukkan dominasinya pada babak berikutnya. Charles De Ketelaere mencetak gol keduanya sebelum Hans Vanaken dan Romelu Lukaku melengkapi kemenangan 4-1 yang memastikan langkah Belgia ke perempat final.
Pochettino Akui Permainan Tim Tidak Berkembang
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mengakui timnya gagal menemukan ritme permainan sejak awal pertandingan. Menurutnya, para pemain tampil di bawah performa terbaik sehingga kesulitan mengimbangi permainan Belgia.
“Sejak awal, kami tidak bisa menyatu dengan permainan. Kami tidak pernah benar-benar masuk ke dalam ritme pertandingan,” ujar Pochettino kepada Fox.
Ia menilai gol penyeimbang yang dicetak Malik Tillman seharusnya bisa menjadi momentum kebangkitan. Namun, Belgia justru kembali unggul tidak lama berselang sehingga membuat timnya kehilangan kepercayaan diri.
“Bahkan saat kami mencetak gol penyeimbang menjadi 1-1, kami langsung kebobolan pada aksi berikutnya. Situasinya benar-benar sulit sejak awal,” katanya.
Enggan Mencari Alasan Kekalahan
Menjelang laga kontra Belgia, FIFA sempat menjadi sorotan setelah menangguhkan sanksi larangan bermain terhadap penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Meski sebelumnya menerima kartu merah saat menghadapi Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar, Balogun tetap diizinkan tampil berdasarkan ketentuan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA mengenai penangguhan hukuman selama masa percobaan satu tahun.
Balogun tampil sebagai starter dan bermain selama 89 menit sebelum digantikan Haji Wright. Selama berada di lapangan, ia mencatatkan 19 sentuhan bola, satu tembakan tepat sasaran, serta dua percobaan yang belum menemui target.
Meski demikian, Pochettino menegaskan keputusan tersebut bukan alasan di balik kekalahan timnya. Ia mengakui Belgia tampil lebih baik dan layak meraih kemenangan.
“Selamat untuk Belgia, mereka bermain lebih baik daripada kami. Hari ini bukan hari keberuntungan kami dan saya tidak bermaksud mencari alasan karena kami tidak menampilkan performa yang biasanya mampu ditunjukkan oleh tim ini. Itulah kenyataannya,” tegas Pochettino.












