Kabar5news
Senin,24 Agustus , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home IPTEK

Viral! Matahari Merah di Palangka Raya, Dampak Lain di Balik Fenomena Karhutla

Fenomena Matahari merah di Palangka Raya menjadi gambaran kondisi atmosfer yang dipengaruhi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
24 Agustus 2026
in IPTEK
0
Viral! Matahari Merah di Palangka Raya, Dampak Lain di Balik Fenomena Karhutla

Fenomena matahari merah di Palangka Raya, menggambarkan kualitas udara yang buruk akibat asap karhutla. Foto: Tiktok @unlockdestinasi

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Langit Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sempat menyajikan pemandangan tidak biasa pada Kamis (20/8). Matahari terlihat berwarna merah pekat di balik langit yang diselimuti kabut asap.

Pemandangan tersebut kemudian menarik perhatian masyarakat. Namun, di balik visual Matahari yang terlihat unik, terdapat kondisi atmosfer yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah.

RELATED POSTS

Huawei Pura 90s Pro Series Siap Meluncur, Intip Spesifikasi, Harga, Plus dan Minusnya

Diyakini Sebagai Mata Kedua, AI Memberi Manfaat Lebih untuk Tenaga Kesehatan

Prakirawan BMKG Palangka Raya, Chandra, menjelaskan perubahan warna Matahari tersebut bukan karena Matahari mengalami perubahan. Fenomena itu terjadi akibat adanya partikel asap di atmosfer yang memengaruhi perjalanan cahaya Matahari hingga sampai ke permukaan Bumi.

“Kalau Matahari terlihat merah pekat, itu karena adanya partikel-partikel asap di atmosfer yang menyebabkan cahaya Matahari mengalami hamburan,” jelas Chandra, seperti dikutip dari pemberitaan Detik.com.

Ketika cahaya Matahari melewati atmosfer yang dipenuhi partikel asap, sebagian cahaya mengalami hamburan. Warna dengan panjang gelombang lebih pendek lebih mudah tersebar, sementara warna merah dan jingga relatif lebih banyak mencapai mata pengamat.

Efek tersebut semakin terlihat ketika posisi Matahari mulai rendah menjelang sore. Pada kondisi itu, cahaya Matahari harus melewati lapisan atmosfer yang lebih panjang sebelum mencapai permukaan Bumi.

Bukan Sekadar Fenomena Langit

Di sinilah sisi lain dari fenomena Matahari merah tersebut menjadi penting. Perubahan warna Matahari dapat menjadi gambaran visual mengenai kondisi atmosfer yang sedang dipengaruhi kabut asap.

Citra sebaran asap pada Kamis sore menunjukkan sebagian wilayah Kalimantan Tengah berada dalam kondisi tertutup asap. Partikel yang berada di udara kemudian tidak hanya memengaruhi jarak pandang, tetapi juga membuat cahaya Matahari terlihat berbeda.

Dengan kata lain, fenomena yang terlihat indah dari kejauhan tersebut sebenarnya berkaitan erat dengan persoalan lingkungan yang sedang terjadi.

Chandra menjelaskan, kondisi tersebut merupakan efek dari keberadaan aerosol atau partikel di atmosfer.

“Jadi bukan Mataharinya yang berubah warna, tetapi cahaya Matahari yang melewati atmosfer dengan kandungan partikel asap cukup banyak sehingga warna yang sampai ke mata kita terlihat lebih merah,” ujarnya.

Fenomena tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana kondisi atmosfer dapat mengubah penampakan benda langit yang setiap hari kita lihat.

Dampaknya Tidak Berhenti pada Warna Matahari

Kabut asap akibat karhutla tentu memiliki dampak yang lebih luas dibandingkan sekadar membuat Matahari terlihat merah. Partikel asap yang berada di atmosfer dapat mengurangi jarak pandang dan memengaruhi kualitas udara.

Dalam kondisi tertentu, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap, terutama ketika kualitas udara memburuk. Aktivitas luar ruangan dapat terganggu, sementara kelompok masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Karena itu, fenomena Matahari merah di Palangka Raya tidak semestinya hanya dipandang sebagai pemandangan langit yang menarik untuk diabadikan.

Di balik warna merah tersebut terdapat proses atmosfer yang menunjukkan adanya konsentrasi partikel asap di udara. Semakin pekat perubahan warna yang terlihat, semakin jelas pula bagaimana kondisi atmosfer dapat memengaruhi cahaya yang sampai ke permukaan.

Karhutla dan Dampaknya yang Lebih Luas

Fenomena ini juga menjadi pengingat bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan tidak berhenti di lokasi kebakaran. Asap dapat terbawa angin dan memengaruhi wilayah yang lebih luas, termasuk kawasan perkotaan.

Matahari merah di Palangka Raya akhirnya menjadi salah satu contoh sederhana bagaimana karhutla dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari. Bukan hanya hutan dan lahan yang terdampak, tetapi juga udara, jarak pandang hingga pemandangan langit yang dilihat masyarakat.

Jadi, ketika Matahari tampak merah pekat di langit Palangka Raya, yang sebenarnya berubah bukanlah Mataharinya. Atmosfer Bumi yang dipenuhi partikel asaplah yang membuat cahaya Matahari tampil dengan warna berbeda.

Fenomena tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik pemandangan langit yang tidak biasa, ada persoalan karhutla dan kualitas lingkungan yang tetap perlu menjadi perhatian.

Tags: AtmosferBMKGFenomena AlamKabar5NewsKabut AsapKalimantan TengahKarhutlaKebakaran HutanKualitas UdaralingkunganMatahari MerahPalangka Raya
Previous Post

Timnas Wushu Indonesia Training Camp ke China, Persiapan Jelang Asian Games 2026

Next Post

TNI Gelar Kompetisi Siber, Pecahkan Rekor MURI dan Buka Peluang Jadi Prajurit

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Huawei Pura 90s Pro Series Siap Meluncur, Intip Spesifikasi, Harga, Plus dan Minusnya

Huawei Pura 90s Pro Series Siap Meluncur, Intip Spesifikasi, Harga, Plus dan Minusnya

by Fajar Novryanto
20 Agustus 2026
0

Kabar5News - Persaingan smartphone flagship kini tidak hanya soal chipset dan layar, tetapi juga kemampuan kamera serta fitur kecerdasan buatan....

Diyakini Sebagai Mata Kedua, AI Memberi Manfaat Lebih untuk Tenaga Kesehatan

Diyakini Sebagai Mata Kedua, AI Memberi Manfaat Lebih untuk Tenaga Kesehatan

by Mera Puspita Sari
20 Agustus 2026
0

Kabar5News - Teknologi kecerdasan buatan (AI) bukan hanya dipakai sebagai sarana pendukung bagi tenaga kesehatan. Namun, menyimpan banyak manfaat dalam...

Jangan Cuma Dipakai Chat, Ini 7 Fitur Android yang Jarang Dimanfaatkan

Jangan Cuma Dipakai Chat, Ini 7 Fitur Android yang Jarang Dimanfaatkan

by Fajar Novryanto
19 Agustus 2026
0

Kabar5News - Sebagian besar pengguna Android mungkin memanfaatkan ponsel untuk kebutuhan sehari-hari seperti berkomunikasi, berselancar di media sosial, mengambil foto,...

YouTube Membuat Aturan Baru Views, Begini Ketentuannya

YouTube Membuat Aturan Baru Views, Begini Ketentuannya

by Mera Puspita Sari
19 Agustus 2026
0

Kabar5News - YouTuber kembali membuat aturan baru, kali ini berkaitan dengan views atau jumlah penayangan video dari setiap kreator konten...

BYD Da Han Siap Debut Minggu Depan, Ini yang Bikin Sedan Flagship Ini Menarik

BYD Da Han Siap Debut Minggu Depan, Ini yang Bikin Sedan Flagship Ini Menarik

by Fajar Novryanto
18 Agustus 2026
0

Kabar5News - BYD bersiap memperkenalkan sedan flagship terbarunya, BYD Da Han, di China pada 21 Agustus 2026 dalam ajang Chengdu...

Next Post
TNI Gelar Kompetisi Siber, Pecahkan Rekor MURI dan Buka Peluang Jadi Prajurit

TNI Gelar Kompetisi Siber, Pecahkan Rekor MURI dan Buka Peluang Jadi Prajurit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

TNI Gelar Kompetisi Siber, Pecahkan Rekor MURI dan Buka Peluang Jadi Prajurit

TNI Gelar Kompetisi Siber, Pecahkan Rekor MURI dan Buka Peluang Jadi Prajurit

24 Agustus 2026
Viral! Matahari Merah di Palangka Raya, Dampak Lain di Balik Fenomena Karhutla

Viral! Matahari Merah di Palangka Raya, Dampak Lain di Balik Fenomena Karhutla

24 Agustus 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In