Kabar5news
Rabu,26 Agustus , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Apa Itu Ekoenzim? Solusi Praktis Mengolah Limbah Sampah Lebih Berdaya Guna

Limbah sampah yang tidak diolah dengan baik bisa menimbulkan risiko berkelanjutan, kini ada metode ekoenzim untuk mengolahnya menjadi item bermanfaat.

Mera Puspita Sari by Mera Puspita Sari
26 Agustus 2026
in NASIONAL
0
Apa Itu Ekoenzim? Solusi Praktis Mengolah Limbah Sampah Lebih Berdaya Guna

Ilustrasi pembuatan ekoenzim (Foto: Gemini AI).

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Pengelolaan sampah dengan baik masih menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia yang berakibat adanya penumpukan serta timbunan di TPAS.

Berdasarkan data yang bersumber dari Sistem Informasi Pengolahan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), angka sampah nasional mencapai 31,9 juta ton pada tahun 2023.

RELATED POSTS

Kapal Induk Eks Garibaldi Mulai Bertolak ke Tanah Air, Dijadwalkan Tiba pada September Mendatang

TNI Gelar Kompetisi Siber, Pecahkan Rekor MURI dan Buka Peluang Jadi Prajurit

Dari sekian jumlah tersebut sekitar 11,3 juta ton atau 35,6 persen belum mampu dikelola dengan baik. Penumpukan yang tidak mampu dikelola dengan baik berakibat fatal jika terjadi pembiaran terus-menerus.

Berbagai resiko lambat laun akan terjadi, contohnya seperti kebakaran karena gas metana hasil dari sampah organik di TPA, longsor, dan lainnya.

Contoh Daerah Terdampak Pengelolaan Sampah Yang Tidak Baik

Melansir informasi dari Antara, sudah ada wilayah terkena efek pengelolaan sampah yang tidak baik.

TPA Galuga pernah longsor pada tahun 2019 yang mengakibatkan 18 warga kehilangan lahan pertanian maupun aset mereka.

Hal tersebut karena sampah produksi rumah tangga di Kabupaten Bogor maupun Kota Bogor telah dialihkan ke TPA Galuga yang setiap hari menampung sampai 2000 ton. Bahkan sampai saat ini masih ada 15 juta ton sampah belum terolah.

Sementara itu, pada bulan Juni kebakaran besar sempat terjadi di area TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Ratusan warga harus mengungsi serta terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Kebakaran membabat habis separuh luas TPA yang disebabkan oleh akumulasi gas metana sampah organik pada tempat pembuangan karena terpantik cuaca panas.

Upaya Meminimalkan Risiko dengan Mengolah Sampah Organik

Permasalahan sampah dapat berubah sebagai bom waktu jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Belajar dari kondisi tersebut, salah satu desa di Kabupaten Bogor berupaya mengolah sampah organik dari rumah warga menjadi sesuatu lebih bermanfaat.

Masyarakat yang berada di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor sangat antusias mengolah sampah organik menjadi ekoenzim.

Sekitar 40 orang ibu rumah tangga di Desa Benteng mendapat pelatihan tentang ekoenzim. Didampingi Penyuluh Pertanian dari Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Pemkab Bogor serta pegiat ekoenzim yang berasal dari Komunitas Eco-Enzyme Nusantara Bogor Raya.

Para ibu rumah tangga di Desa Banteng membuat cairan ekoenzim, lalu disimpan di rumah masing-masing. Nantinya dipakai sebagai obat luka maupun sanitasi udara ruangan.

Cairan tersebut juga bisa dipakai sebagai sabun cuci piring, sabun cuci baju yang ditambahkan MES, biang sabun atau garam.

Apa Itu Ekoenzim?

Berdasarkan informasi dari keslan.kemkes.go.id Ekoenzim (eco-enzyme) merupakan cairan alami serbaguna yang diperoleh dari proses fermentasi maupun campuran limbah organik dapur (contohnya sisa sayuran, kulit buah), gula (gula merah atau molase), dan air.

Cairan tersebut awalnya dikembangkan oleh Dr. Rosukon Poompanvong, peneliti asal Thailand, sebagai solusi ramah lingkungan dalam meminimalkan tumpukan sampah dapur yang biasanya berada di tempat pembuangan akhir.

Pembuatannya memakai proses fermentasi yang membutuhkan waktu selama 3 bulan sampai menghasilkan cairan warna coklat tua beraroma asam-manis kuat khas fermentasi.

Manfaat Ekoenzim

Cairan dari proses fermentasi ini mengandung enzim aktif, asam organik, garam mineral dengan beragam manfaat.
Mulai dari pembersih alami untuk menggantikan cairan pel lantai, sabun cuci piring, pembersih kamar mandi.

Ada juga dalam bidang pertanian untuk pupuk organik cair, pestisida alami.

Manfaat lainnya berupa sanitasi lingkungan yang bantu kurangi zat polutan pada saluran air maupun selokan dan menetralkan bau tidak sedap di sekitar sampah.

Cara Pembuatan Ekoenzim

Cairan ini bisa dibuat dengan perbandingan 3:1:10 yang rinciannya sebagai berikut:

• 3 bagian bahan organik yang meliputi sisa sayur maupun kulit buah segar (jangan dipakai jika busuk, berulat, berminyak, sudah dimasak).

•1 bagian gula terdiri dari gula merah, gula aren, molase (jangan pakai gula pasir putih).

• 10 bagian air bersih biasa.
Itulah seluk beluk ekoenzim sebagai solusi mudah dalam mengolah limbah sampah organik menjadi item yang lebih bermanfaat.

Tags: Apa Itu Ekoenzim?BeritaHariIniBeritaNasionalBeritaTerkiniBeritaUpdateberitaviralCara Membuat Ekoenzimekoenzimlimbah sampahManfaat Ekoenzim
Previous Post

Atlet Perbafi Boyong 2 Emas WFF Asia Pacific Championship 2026, Indonesia Jadi Tuan Rumah Laga Selanjutnya

Next Post

Senjata Paling Mematikan Asal Minangkabau Ini Mendunia Dipakai Agnez Mo dalam Reacher 4

Mera Puspita Sari

Mera Puspita Sari

Related Posts

Kapal Induk Eks Garibaldi Mulai Bertolak ke Tanah Air, Dijadwalkan Tiba pada September Mendatang

Kapal Induk Eks Garibaldi Mulai Bertolak ke Tanah Air, Dijadwalkan Tiba pada September Mendatang

by Fajar Novryanto
25 Agustus 2026
0

Kabar5News - Kapal induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi resmi memulai perjalanan menuju Indonesia. Kapal perang tersebut meninggalkan Italia pada Senin...

TNI Gelar Kompetisi Siber, Pecahkan Rekor MURI dan Buka Peluang Jadi Prajurit

TNI Gelar Kompetisi Siber, Pecahkan Rekor MURI dan Buka Peluang Jadi Prajurit

by Fajar Novryanto
24 Agustus 2026
0

Kabar5News - Kemampuan menghadapi ancaman di ruang digital kini menjadi bagian penting dalam pertahanan negara. Hal tersebut terlihat dari kompetisi...

Fakta Keunikan Kampung Desa Adat Sade Lombok Tengah yang Kini Ludes Terbakar

Fakta Keunikan Kampung Desa Adat Sade Lombok Tengah yang Kini Ludes Terbakar

by Mera Puspita Sari
24 Agustus 2026
0

Kabar5News - Deretan rumah khas suku Sasak yang berada di Kampung Desa Adat Sade ludes terbakar pada sabtu (22/8/2026) malam....

TNI AD Sigap Padamkan Kebakaran Hutan di Sejumlah Wilayah Indonesia

TNI AD Sigap Padamkan Kebakaran Hutan di Sejumlah Wilayah Indonesia

by Fajar Novryanto
21 Agustus 2026
0

Kabar5News - Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Tidak hanya di Kalimantan, titik api juga muncul...

TNI AL Latih Perwira 4 Negara, Dalami Teknologi Survei dan Pemetaan Laut

TNI AL Latih Perwira 4 Negara, Dalami Teknologi Survei dan Pemetaan Laut

by Fajar Novryanto
24 Agustus 2026
0

Kabar5News - Indonesia menjadi tempat belajar bagi perwira militer dari empat negara dalam bidang hidrografi. Perwira asal Pakistan, Kamboja, Vietnam,...

Next Post
Senjata Paling Mematikan Asal Minangkabau Ini Mendunia Dipakai Agnez Mo dalam Reacher 4

Senjata Paling Mematikan Asal Minangkabau Ini Mendunia Dipakai Agnez Mo dalam Reacher 4

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Senjata Paling Mematikan Asal Minangkabau Ini Mendunia Dipakai Agnez Mo dalam Reacher 4

Senjata Paling Mematikan Asal Minangkabau Ini Mendunia Dipakai Agnez Mo dalam Reacher 4

26 Agustus 2026
Apa Itu Ekoenzim? Solusi Praktis Mengolah Limbah Sampah Lebih Berdaya Guna

Apa Itu Ekoenzim? Solusi Praktis Mengolah Limbah Sampah Lebih Berdaya Guna

26 Agustus 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In