Kabar5News – Perkembangan teknologi robotika semakin mendekati kehidupan sehari-hari. Di Indonesia, robot humanoid dan robot berkaki empat kini mulai dipasarkan untuk berbagai kebutuhan.
AiMOGA Robotics memperkenalkan dua produknya, yakni Mornine dan Argos. Mornine memiliki bentuk menyerupai manusia, sedangkan Argos hadir dengan desain seperti anjing. Keduanya menawarkan kemampuan berbeda, mulai dari membantu pelayanan hingga membawa barang.
Mornine, Robot Humanoid Seharga Hampir Rp1 Miliar
Mornine menjadi salah satu robot yang menarik perhatian karena bentuknya menyerupai manusia. Robot ini memiliki tinggi sekitar 167 sentimeter dengan berat mencapai 70 kilogram.
Mornine dibekali kamera, berbagai sensor, serta teknologi LiDAR untuk membantu mengenali lingkungan dan mendukung pergerakannya. Robot ini juga dapat digunakan untuk menyambut pengunjung, memberikan informasi, menjelaskan produk, hingga membantu navigasi.
Harga Mornine di Indonesia:
- Sekitar Rp800 juta hingga Rp1 miliar
- Harga global sekitar 285.800 yuan
Dengan harga tersebut, Mornine lebih diarahkan untuk kebutuhan profesional, seperti perusahaan, pusat perbelanjaan, rumah sakit, perkantoran, hingga sektor pelayanan.
Mornine Punya Teknologi Navigasi
Kemampuan Mornine tidak hanya terletak pada bentuknya yang menyerupai manusia. Robot ini dirancang untuk dapat memahami kondisi di sekitarnya melalui sejumlah perangkat sensor.
Teknologi LiDAR membantu Mornine dalam mendeteksi lingkungan, sementara kamera dan sensor lainnya mendukung kemampuan navigasi serta interaksinya dengan manusia. Hal ini memungkinkan robot bergerak di ruang yang sebelumnya memang dirancang untuk aktivitas manusia.
Argos, Robot Berkaki Empat Sekitar Rp50 Juta
Berbeda dari Mornine, Argos hadir dengan desain berkaki empat yang menyerupai anjing. Robot ini lebih diarahkan sebagai pendamping yang dapat mengikuti pengguna dan membantu membawa barang.
Argos juga dilengkapi kamera, mikrofon, radar, serta speaker. Perangkat tersebut mendukung kemampuannya untuk merespons suara maupun sentuhan.
Harga Argos di Indonesia:
- Sekitar Rp50 juta
- Harga global sekitar 15.800 yuan
- Waktu penggunaan sekitar 3-4 jam
Dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan Mornine, Argos menawarkan pilihan robotika yang lebih sederhana tetapi tetap memiliki sejumlah fungsi praktis.
Baterai Belum Bisa Digunakan Seharian
Meski dibekali berbagai teknologi, kedua robot tersebut masih memiliki keterbatasan dalam daya tahan baterai.
Mornine dapat digunakan secara aktif sekitar dua hingga tiga jam, sedangkan Argos memiliki durasi penggunaan sekitar tiga hingga empat jam dalam sekali pengisian daya.
Kondisi tersebut membuat pengisian ulang tetap menjadi bagian penting, terutama jika robot digunakan untuk aktivitas dalam waktu panjang.
Sudah Menjangkau Lebih dari 60 Negara
Kehadiran Mornine dan Argos di Indonesia bukan menjadi langkah pertama AiMOGA dalam memasarkan produk robotiknya. Perusahaan tersebut menyebut telah mengirimkan lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara.
Robot-robot tersebut juga telah diterapkan dalam berbagai skenario, termasuk sektor otomotif, kesehatan, industri, dan pelayanan.
Kehadiran Mornine dan Argos menunjukkan bagaimana robot yang sebelumnya identik dengan film fiksi ilmiah mulai diarahkan untuk kebutuhan nyata. Mornine menawarkan konsep robot humanoid yang dapat berinteraksi dengan manusia, sementara Argos hadir sebagai robot pendamping dengan bentuk yang lebih familiar.
Dari robot humanoid seharga hampir Rp1 miliar hingga robot berkaki empat sekitar Rp50 juta, teknologi robotika kini perlahan mulai menemukan tempatnya di Indonesia.











