Kabar5news
Sabtu,7 November , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Peremajaan Pabrik Pupuk di Indonesia Sudah Sangat Mendesak

Skema yang diterapkan membuat proyek pembangunan pabrik pupuk kurang menguntungkan bagi investor, sehingga sulit untuk dilakukan tanpa subsidi atau dukungan pemerintah.

Redaksi by Redaksi
8 Juni 2025
in NASIONAL
0
Jelang Lebaran, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Tersedia

Ilustrasi pabrik pupuk (Sumber foto: PT Pupuk Indonesia (Persero)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Pemerintah diminta segera melakukan peremajaan sejumlah pabrik pupuk, untuk menekan biaya dalam produksi pupuk bersubsidi di Indonesia.

Hal ini disampaikan peneliti Lembaga Kajian Geopolitik dan Bisnis (LKGB), Ferdiansyah, mengomentari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya inefisiensi belanja pupuk bersubsidi oleh pemerintah senilai Rp 2,92 triliun periode 2020-2022.

RELATED POSTS

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 36 Ton Konsentrat Emas dan 23 Kontainer Kayu Merbau

TNI Bantu Evakuasi dan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana di Bali

Menurut pandangan Ferdiansyah, hal ini merupakan imbas dari tingginya biaya produksi, karena pemerintah menerapkan kebijakan pupuk subsidi berbasiskan HPP plus margin, sejak 2003.

Ini artinya, harga jual pupuk bersubsidi ditetapkan berdasarkan Harga Pokok Produksi (HPP) ditambah dengan margin tertentu.

“Dengan kebijakan ini, pemerintah menentukan harga pupuk subsidi dengan mempertimbangkan biaya produksi yang ditanggung oleh produsen serta memberikan margin agar produsen tetap dapat beroperasi dengan baik,” ujar Ferdiansyah dalam keterangan resminya, Minggu (8/6/2025).

Namun, lanjut Ferdiansyah, melalui skema tersebut, Internal rate of Return (IRR) investasi pabrik pupuk di Indonesia kurang dari lima persen, sehingga tidak dimungkinkan untuk melakukan investasi pembangunan pabrik secara komersial.

Dengan kata lain, skema yang diterapkan membuat proyek pembangunan pabrik pupuk kurang menguntungkan bagi investor, sehingga sulit untuk dilakukan tanpa subsidi atau dukungan pemerintah.

“Dengan IRR yang rendah, investor atau perusahaan tidak akan tertarik untuk mendanai pembangunan pabrik karena keuntungannya tidak cukup besar dibandingkan dengan risiko dan biaya yang harus dikeluarkan,” ungkap Ferdiansyah.

Menurutnya, inilah yang membuat peremajaan pabrik pupuk di Indonesia menjadi tersendat dan berujung pada meningkatnya biaya produksi.

Ferdiansyah, Peneliti di Lembaga Kajian Geopolitik dan Bisnis (Foto: Ist)

Upaya pemerintah untuk merespons hal ini juga dinilai lamban, sebab sejak 2003, hanya ada satu proyek peremajaan pabrik pupuk.

Ferdiansyah lalu mengungkapkan, saat ini 24 dari 30 pabrik pupuk yang berbasis nitrogen (N-based), telah beroperasi lebih dari dua dekade.

“Pabrik yang sudah tua cenderung memiliki efisiensi produksi yang lebih rendah dan konsumsi energi yang lebih tinggi. Terlebih, kapasitas produksi urea dari pabrik-pabrik yang sudah berumur tua tersebut mencakup 72 persen dari total kapasitas produksi urea nasional,” paparnya.

Ferdiansyah melanjutkan, jika menggunakan standar dunia, kini di Indonesia hanya ada dua pabrik pupuk yang masuk kategori efisien.

Hal inilah yang membuat peremajaan pabrik pupuk di Tanah Air menjadi mendesak. Dan untuk melakukan hal itu, menurut Ferdiansyah, skema subsidi pupuk harus diubah.

Ia berkaca pada skema subsidi bahan bakar minyak (BBM), yang menggunakan angka keekonomian dan harga pasar (MOPS). Menurut Ferdiansyah, skema yang sama juga bisa digunakan sebagai dasar untuk menentukan nilai atau harga pupuk.

“Kini saatnya untuk mengevaluasi kebijakan yang sudah diterapkan selama lebih dari 20 tahun. Ini perlu dilakukan agar pabrik pabrik tua bisa segera diremajakan, dan efisiensi bisa ditingkatkan,” pungkas Ferdiansyah.

Tags: FerdiansyahLembaga kajian Geopolitik dan Bisnisperemajaan pabrik pupukpupuk bersubsidi
Previous Post

Badan Pemeriksa Keuangan Rekomendasikan PT Pupuk Indonesia Perbaiki Tata Kelola Pupuk

Next Post

Dirut Pupuk Indonesia Ungkap Peran Penting Pupuk Dukung Swasembada Pangan Nasional

Redaksi

Redaksi

Related Posts

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 36 Ton Konsentrat Emas dan 23 Kontainer Kayu Merbau

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 36 Ton Konsentrat Emas dan 23 Kontainer Kayu Merbau

by Fajar Novryanto
5 November 2026
0

Kabar5News - Upaya penyelundupan sumber daya alam kembali terbongkar. TNI Angkatan Laut (TNI AL) berhasil menggagalkan pengiriman 36 ton konsentrat...

TNI Bantu Evakuasi dan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana di Bali

TNI Bantu Evakuasi dan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana di Bali

by Fajar Novryanto
5 November 2026
0

Kabar5News - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Provinsi Bali sejak Minggu (1/11/2026) mengakibatkan sejumlah bencana alam di berbagai...

Sambut HUT ke-81, Korps Marinir Gelar Aksi Donor Darah di Lima Wilayah

Sambut HUT ke-81, Korps Marinir Gelar Aksi Donor Darah di Lima Wilayah

by Fajar Novryanto
4 November 2026
0

Kabar5News - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Marinir TNI Angkatan Laut, berbagai kegiatan sosial digelar sebagai bentuk...

Penyadapan Terhadap Presiden dan Ujian Supremasi Hukum di Indonesia

Penyadapan Terhadap Presiden dan Ujian Supremasi Hukum di Indonesia

by Redaksi
4 November 2026
0

Oleh: Lilis Tina Kanan Mahasiswi Semester 7 Fakultas Hukum Universitas Jayabaya Kabar5News - Perkembangan penanganan perkara dugaan penyadapan ilegal terhadap...

TNI AU dan Angkatan Udara India Jajaki Kerja Sama Baru, Ini yang Dibahas

TNI AU dan Angkatan Udara India Jajaki Kerja Sama Baru, Ini yang Dibahas

by Fajar Novryanto
3 November 2026
0

Kabar5News - Kerja sama pertahanan antarnegara tidak selalu diwujudkan melalui pembelian alutsista atau latihan militer berskala besar. Pertukaran pengetahuan, peningkatan...

Next Post
Dirut Pupuk Indonesia Ungkap Peran Penting Pupuk Dukung Swasembada Pangan Nasional

Dirut Pupuk Indonesia Ungkap Peran Penting Pupuk Dukung Swasembada Pangan Nasional

Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Tantangan Indonesia dalam Menjaga Kelestarian Alam

Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Tantangan Indonesia dalam Menjaga Kelestarian Alam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Tabungan Warga RI Terus Naik, Sinyal Sejahtera atau Kehati-hatian?

Tabungan Warga RI Terus Naik, Sinyal Sejahtera atau Kehati-hatian?

7 November 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 36 Ton Konsentrat Emas dan 23 Kontainer Kayu Merbau

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 36 Ton Konsentrat Emas dan 23 Kontainer Kayu Merbau

5 November 2026
  • 594 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In